Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom
Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co, Ingot Simangunsong

Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co, Ingot Simangunsong

Politisi RAMPOK, REKAM JEJAK dan GOLPUT

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
27 Mei 2023 | 21:57 WIB
in Kolom

Catatan  | Ingot Simangunsong

MEMASUKI tahapan pesta demokrasi, panggung politik “diledakkan” dengan terbongkarnya tindak pidana korupsi anggaran Rp8 triliun lebih, yang tersangkanya Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) yang juga Sekjen Partai NasDem, JGP.

Kemudian, setelah hiruk pikuk tuding menuding adanya kerja-kerja politik dan kriminalisasi, mengalir cerita siapa-siapa dan dari partai politik apa, yang menerima aliran dana hasil korupsi Rp8 triliun lebih itu.

Soal tindak pidana itu, ya sudahlah, kita serahkan saja kepada pihak penegak hukum. Dengan tetap menggantungkan pengharapan, meletakkan hukum sejatinya panglima keadilan.

KORUPSI Menkominfo “MENGALIR” ke sejumlah PARTAI POLITIK

Hukum tidak boleh lentur terhadap politisi rampok yang tidak punya hati karena lebih mementingkan kepentingan kelompok, partai dan pribadinya.

Jika benar telah merugikan negara, patutlah ditetapkan tindak pemiskinan dengan menyita harta kekayaan para pelaku dan penikmat korupsi Rp8 triliun lebih tersebut.

*****

TERKAIT pesta demokrasi –  yang dimulai dengan pemilihan calon anggota DPR RI, provinsi, kabupaten/kota dan DPD – disengaja atau tidak, para politisi busuk yang korup itu, telah menimbulkan “kegamangan” bagi para pemilih dalam memberikan hak suaranya.

Jumlah anggaran yang dikorup JGP bersama kelompok rampok yang diorganisirnya itu, menjadi ibarat pepatah yang menyebutkan “gara-gara setitik nila, rusak susu sebelangah.”

TIDAK DITAHAN karena JAMINAN, Ihut Irencius Malau: “BPN HARUS BERTANGGUNGJAWAB dan CAMAT PANGURURAN juga tahu”

JGP bersama politisi lainnya – ntah siapa pun itu – telah menorehkan rasa ragu dan berangsur kehilangan kepercayaan di kalangan konstituen atau pemilih (lebih khususnya kalangan milenial).

Paling yang masih berupaya bertahan dengan tidak peduli masalah kekorupsian, ya mereka yang sudah terperangkap pada konsep menunggu datangnya “serangan fajar” atau “wani piro.”

*****

KAUM Golongan Putih (Golput), yang menentukan sikap tidak menggunakan hak suaranya, diharapkan tidak naik dibandingkan pesta demokrasi Pilpres dan Pileg 2019.

Berdasarkan data lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, persentase golput atau tidak memilih dalam pemilihan presiden pada 2019 menurun yakni 19,24 persen dari total PDT yakni 192,83 juta jiwa dibandingkan tahun 2014.

Sellina Malau: “Terimakasih Pak Kapolres telah kirim berkas Kepala Desa Huta Namora ke Kejari Samosir”

Sementara, golput pada pileg 2019 justru lebih besar dibandingkan pilpres yakni 29,68 persen. Jumlah tersebut, naik dibandingkan tahun 2014.

Kemudian, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ada 34,75 juta orang yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golongan putih (golput) dalam Pemilu 2019.

Jumlah itu setara dengan 18,02% dari seluruh daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 yang sebanyak 192,77 juta orang.

Jumlah pemilih golput pada Pemilu 2019 menurun 40,69% dibandingkan periode sebelumnya. Pada Pemilu 2014, jumlah pemilih golput mencapai 58,61 juta orang atau 30,22%.

Dengan munculnya kasus korupsi Rp8 triliun lebih, diharapkan tingkat pesimistis pemilih terhadap keberadaan partai politik dan para politisi yang hendak menduduki kursi DPR RI, provinsi, kabupaten/kota dan DPD RI, tidak semakin menguat.

Jika kasus korupsi tersebut dijadikan para pemilik hak suara, sebagai acuan semakin buruknya para politisi dan partai politik, tentu akan mempengaruhi naiknya tingkat pertumbuhan para loyalis Golput.

Tentu, hal tersebut tidaklah diinginkan, karena kerja-kerja yang selama ini dilakukan untuk membangunkan para loyalis Golput untuk bangun dari tidur panjang mereka dan bergerak menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS), menjadi sia-sia.

*****

KERJA-kerja “biadab” dan “tak beradab” yang dilakukan JGP di kubangan korupsi Rp8 triliun lebih itu, telah menyita (mengkrangkeng) kerja keras menyadarkan para loyalis Golput.

Setiap garis gerak yang berpartisipasi membangunkan loyalis Golput, harus kembali kerja ekstra, agar para loyalis Golput tidak kembali ke atas kasurnya dan tidur pulas yang panjang.

Kemudian, patut jugalah, menyampaikan pesan kepada para pemilik suara, agar lebih fokus pada mengawasi rekam jejak para calon anggota DPR-RI, provinsi, kabupaten/kota dan DPD-RI.

Walau bukanlah menjadi satu jaminan, tetapi rekam jejak, adalah pintu masuk untuk lebih waspada, sebelum menentukan sikap datang ke TPS dan menetapkan pilihan pada figur yang mendekati TEPAT dan LAYAK dipilih.

Kalau pun endingnya, harus bermasalah dan berprilaku seperti JGP, itu sudah menjadi ranah si politisi busuk dan partai politik, yang moralitasnya memang sangat-sangat dan sangat TERGANGGU.

Artinya, terkait MORAL, tidaklah menjadi ranah rakyat sebagai pemilih, tetapi bagaimana partai politik menjaga MORAL kadernya. Setidaknya, partai politik, tidaklah menjadi SARANG PENYAMUN.

Penulis, Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi medionline Segaris.co, motivator Gerakan Daulat Desa (GDD) Provinsi Sumatra Utara.

Tags: GolputKorupsiNasDemPartaiPolitikRekam Jejak
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

Henry Dunan Pardede: “Daud Simanjuntak, figur mumpuni yang cepat tanggap, peduli dan terbuka untuk semua kalangan”

17 Oktober 2026 | 21:59 WIB
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus