Segaris.co
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Bersama STUNTING, Hj Susanti Dewayani “PATAHKAN PEMAKZULAN”

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
26 Maret 2023 | 08:08 WIB
in Kolom

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG

SETIAP pemimpin, memiliki cara tersendiri, dalam “mematahkan” permasalahan yang harus diselesaikannya, terkhusus yang berkaitan dengan “kursi kepenguasaan” yang hendak “diruntuhkan”.

Saya – sampai tulisan ini dikemas – belum pernah ketemu, apalagi berdialog dengan Wali Kota Pematang Siantar, Hj Susanti Dewayani, yang oleh anggota dewan terhormat, sedang giat-giatnya untuk dimakzulkan (diberhentikan dari jabatannya), dan sudah sampai ke Mahkamah Agung. Begitu, kata berita.

Hj Susanti Dewayani, adalah Wali Kota perempuan kedua di Provinsi Sumatera Utara, setelah Rohani Darus Danil (dua periode Wali Kota Tebingtinggi 1990-2000).

Persamaan kedua perempuan ini, sama-sama almamater Universitas Gajah Mada (UGM), dengan disiplin ilmu yang berbeda, yakni Hj Susanti Dewayani, fakultas kedokteran dan Rohani Darus Danil, fakultas hukum.

Pintar (smart), itu sudah tidak perlu diragukan, karena disiplin ilmu yang didalami kedua perempuan tersebut, sangat-sangat berkaitan dengan anatomi kemanusiaan (organ tubuh dan organ hukum). Luar biasa!!!

——

Sebagai seorang Ibu – dokter spesialis anak dan pemimpin Kota Pematang Siantar dengan luas wilayah 79,97 km2 dan berpenduduk 268.254 jiwa (2021), dimana laki-laki berjumlah 132.615 jiwa dan perempuan 135.639 jiwa (termasuk di dalamnya anggota dewan terhormat) – Hj Susanti Dewayani yang sedang dihadapkan pada pemakzulan, tetap pada komitmennya, yakni membangun, membangun dan membangun.

Salah satu gerakan yang dilakukan Hj Susanti Dewayani adalah, bagaimana mengupayakan penurunan jumlah anak-anak yang terdampak stunting, yang tidak hanya sebagai permasalahan Kota Pematang Siantar, juga masalah nasional.

Stunting adalah kondisi ketika tinggi badan anak lebih pendek daripada standar usianya akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil atau anak pada masa pertumbuhannya.

Berdasarkan data WHO, suatu negara dikatakan mengalami masalah stunting bila jumlah kasusnya berada di atas 20%.

Sementara itu, berdasarkan data tahun 2018, jumlah kasus stunting di Indonesia adalah sebanyak 30,8%, atau tiga dari sepuluh anak Indonesia. Oleh karena itu, stunting masih menjadi masalah yang harus segera ditangani.

Hj Susanti Dewayani pun lebih memilih untuk fokus terhadap masalah stunting, ketimbang merepotkan diri memikirkan masalah pemakzulan dirinya.

“Penanganan stunting merupakan tanggung jawab kita bersama. Anak kita merupakan investasi kita, dan tabungan kita, serta generasi penerus bangsa,” kata Hj Susanti Dewayani.

*****

APA yang dilakukan Hj Susanti Dewayani – terlepas suka tidak suka – harus juga dilihat dari segi kebermanfaatannya bagi kepentingan orang banyak dan bangsa.

Hj Susanti Dewayani – sadar atau tidak – melalui gerakan beruntun dalam penanganan masalah anak-anak terdampak stunting, sedang memberikan pelajaran, tentang program yang berkaitan dengan kepentingan rakyat atau kepentingan bangsa.

Bagaimana Hj Susanti Dewayani, lebih mengutamakan kepentingan rakyat yang dipimpinnya (yang terdampak stunting), ketimbang memikirkan upaya pemakzulan dirinya.

The show must go on. Program kerakyatan harus berjalan. Anak-anak harus terselamatkan dari dampak stunting. Persentase stunting, harus secepatnya diselesaikan, dan harus lebih cepat dari upaya pemakzulan. Karena, yang terpenting adalah, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, harus terbebaskan dari dampak stunting.

Hj Susanti Dewayani, kelihatannya lebih tertarik untuk fokus dalam upaya penurunan angka stunting ke angka standard WHO, 20 persen atau di bawah 20 persen anak terdampak stunting. Jika memungkinkan menjadi, ZERO STUNTING dari pada PEMAKZULAN.

Upaya penyelamatan anak-anak dari dampak STUNTING, adalah kekuatan rakyat dalam mematahkan upaya PEMAKZULAN.

Bersama STUNTING – yang lebih berpihak pada kerakyatan – Hj Susanti Dewayani “PATAHKAN PEMAKZULAN”.

Rekam jejak digital STUNTING ini akan sampai ke MAHKAMAH AGUNG dengan hanya bermodalkan quota telekomunikasi.

 

Penulis, INGOT SIMANGUNSONG, pimpinan redaksi medionline segaris.co, inisiator Jurnalis Ganjar Pranowo, pengurus Relawan DPP Dulur Ganjar Pranowo, motivator Gerakan Daulat Desa Provinsi Sumatera Utara, inisiator Emak-Emak Jejaring Dasa Sinaga

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: Hj Susanti DewayaniPemakzulanPematang SiantarStunting
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

Henry Dunan Pardede: “Daud Simanjuntak, figur mumpuni yang cepat tanggap, peduli dan terbuka untuk semua kalangan”

17 Oktober 2026 | 21:59 WIB
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus