Segaris.co
Jumat, 30 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Gerbong politik, politik Gerbong

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
15 Mei 2022 | 21:16 WIB
in Kolom

“GERBONG politik”, juga punya batasan jumlah penumpang. Riskan untuk membawa jumlah melebihi kapasitas. Jadi dalam panggung politik, memang harus ada yang “ditinggalkan” atau “tidak diberi tiket” untuk mencapai tujuan.

Masinis gerbong politik, tentu harus menjaga ketegaan berpolitiknya, dalam menyeleksi “penumpang” agar capaian tujuan, benar-benar maksimal.

Di ruang lingkup lingkaran politik, lupa melupakan atau tinggal meninggalkan, itu sudah hal yang lumrah. Bagi yang merasa terlupakan atau dilupakan, dan yang merasa ditinggalkan atau tertinggalkan, ya harus menentukan sikap.

Tetap merasa bagian dari tujuan politik – dapat menerima situasi keterbatasan penumpang gerbong politik – dan menjalankan fungsinya di luar lingkaran, sebagai gerakan gerbong militan. Berjuang di luar gerbong politik, dan menjadi supplyer dokumentasi politik kebersamaan dalam membangun.

Atau merubah posisi, menjadi pihak yang berseberangan, dan menjadi alat pengawasan melekat terhadap tujuan masinis gerbong politik. Artinya, tidak sekadar ngomel-ngomel ngedumel tidak jelas arah, karena rasa emosi tidak masuk dalam gerbong politik.

Baca juga : Dua perempuan “tangguh” kepala daerah, Rohani Darus Daniel dan Susanti Dewayani

Jangan baper

Sebagai bagian dari proses pencapaian kemenangan politik, jangan jadi terbawa perasaan (baper), saat terjadinya pemutusan mata rantai keterkaitan.

Berpolitik itu tidak bergaransi sikap konsisten. Karena, kepentingan pribadi, kepentingan kelompok dan kepentingan partai, sangat kental, dibandingkan konsistensi yang kapan saja dapat mencair.

Kemudian, jangan baper juga dengan pernyataan bahwa politik itu kejam. Karena, kekejaman itukan, hanya masalah perasaan, sementara berpolitik tidak serta merta mengaitkan apa yang disebut perasaan.

Jadi, jangan baper, agar saat memposisikan diri, benar-benar kuat. Sehingga, sebagai apa pun pilihan yang ditetapkan, menjadi sebuah kekuatan yang diperhitungkan.

Tidak lagi bergerak, sebatas narasi ke narasi, tetapi menjadi alat penekan dengan narasi yang diperkuat data. Agar orang-orang yang berada dalam gerbong politik atau politik gerbong itu, menjadi waspada dan tetap berada di relnya, agar gerbong politik atau politik gerbong itu, sampai ke tujuannya dengan baik.

Baca juga : SEMANGAT branding “Simaloengoen” dan transparansi

Tidak perlu gusar atau grasa-grusu

Memposisikan diri, tidak perlu gusar atau grasa-grusu. Karena masinis mau pun para penumpang “gerbong politik” atau “politik gerbong”, hanya merasa gerah, jika orang-orang yang berada di luar komunitas mereka, mampu mempertunjukkan kualitas narasi dan data.

Kemudian, sebagai sesama-sama bagian dari pertumbuhan dan perkembangan sebuah wilayah, dimana perbedaan satu sama lainnya, hanya pada gerbong, sepatutnya saling memahami, bahwa waktu akan menghasilkan jawaban atas sukses tidaknya sebuah misi “gerbong politik” atau “politik gerbong”.

Perlu juga dicamkan, “gerbong politik” atau “politik gerbong”, adalah sarana bergeraknya sebuah visi-misi. Sekali lagi, ada kepentingan yang sangat kental di dalamnya. Yang membutuhkan pengawasan, agar kepentingan itu, tidak sepenuhnya menjadi kepentingan pribadi, kepentingan kelompok atau kepentingan partai. Tetapi, harus tetap diawasi dan dijaga agar menjadi kepentingan orang banyak, yakni rakyat sejahtera.

Kemampuan daya pikir (otak) “gerbong politik” atau “politik gerbong”, harus dibarengi dengan kemampuan yang sama (bila perlu melebihi) dari orang-orang yang berada di luar gerbong. Tetapi, harus tetap di jalur kepentingan orang banyak, yakni rakyat sejahtera.

Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi segaris.co

Tags: GerbongPolitik
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

SMAS St Maria Tarutung berbenah, perkuat mutu pendidikan dan cetak generasi berprestasi

30 Oktober 2026 | 12:02 WIB
News

Wakil Bupati Taput buka Festival Ulos dan Fashion 2026

30 Oktober 2026 | 11:13 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara apresiasi pelatihan kerajinan bambu dan rotan Kemenperin RI

29 Oktober 2026 | 20:05 WIB
News

Pemkab Taput dukung pengembangan wirausaha baru

29 Oktober 2026 | 19:55 WIB
Buah Pikir

Wakil Bupati Taput: “Manfaatkan teknologi digital mencari informasi agar menjadi guru yang adaptif”

29 Oktober 2026 | 11:51 WIB
News

LANDEN MARBUN: Dari Jalan Metal, Parlemen Medan, hingga menatap tata kelola Amerika Serikat

29 Oktober 2026 | 07:37 WIB
News

Di Tanah Jawa, Kejari Simalungun temukan pekerjaan revitalisasi sekolah yang perlu diperbaiki

28 Oktober 2026 | 20:45 WIB
News

Landen Marbun: “Jika penangkapan dan pengungkapan dilakukan setelah ada korban, maka kita terlambat satu langkah”

28 Oktober 2026 | 20:33 WIB
Tak Berkategori

Kapolres Pematangsiantar hadiri kirab kebangsaan dan doa lintas agama sambut Sumpah Pemuda

28 Oktober 2026 | 10:24 WIB
News

Bupati Taput tekankan peran strategis guru dalam meningkatkan kualitas SDM

28 Oktober 2026 | 10:11 WIB
News

Jhonson M Silaban pimpin SMSI Tapanuli Utara

28 Oktober 2026 | 10:01 WIB
News

Berawal dari arisan ibu-ibu, CU Maju Tarutung kini bermodal Rp126 miliar

27 Oktober 2026 | 13:52 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus