Segaris.co
Minggu, 19 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Indonesia jadi target Suriah baru, pengganti proyek Ukraina yang gagal

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
10 April 2022 | 15:59 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Ganda Situmorang

Patriot 98 NKRI

 

PASKA mundurnya NATO dari perang 20 tahun di Afghanistan dan disusul kemudian dengan kekalahan perang proxy  NATO vs Rusia di Suriah maka AS sebagai patron NATO tentu butuh negara tumbal baru sebagai pengganti pasar senjata dan meneruskan hegemoni perang dan petrodolar.

Sesuai rencana maka Ukraina pun didapuk sebagai boneka mainan baru. Tidak ada pilihan negara lain setelah agenda NATO gagal di Uighur China dan Hongkong. Namun China hari ini terlalu kuat. Pengalaman dan memori kolektif bangsa China, sejarah mereka selama ribuan tahun lebih dari cukup memahami agenda usang NATO di dua teritori tersebut.

Ditambah lagi China hari ini bukanlah China seperti 20 tahun lalu. Peer to peer secara ekonomi dan militer dua negara ini, China dan US sudah berimbang bahkan beberapa aspek teknologi China sudah unggul seperti teknologi 5G dan elektromagnetik pulse yang konon bisa melumpuhkan seluruh perangkat elektronik di satu kota di AS hanya dengan satu klik. Ngeri!

Sudah petantang petenteng

Kembali ke Ukraina, dengan Presiden modal popularitas dan karisma semu yaitu seorang mantan pelawak Zelenski, dengan mudah NATO memberikan PHP akan dijadikan anggota baru NATO.

Belum resmi masuk NATO, Zelensky sudah petantang petenteng semakin ganas menzolimi rakyat mayoritas berbahasa Rusia di Donbass.

Setelah 10 tahun berdiam diri, selama itu pula Putin menyusun strategi dan logistik, maka pada tanggal 24 Februari 2022 operasi militer khusus demiliterisasi Ukraina oleh angkatan bersenjata Rusia pun dimulai.

NATO ternyata hanya diam tak berkutik sambil diam-diam operasi bawah tanah mengirimkan senjata yang masih gratisan ke Ukraina. Nombok donk!

Maka, untuk nutupin nomboknya, sanksi ekonomi sepihak kepada Rusia pun dijatuhkan oleh NATO dan sekutunya (Barat). Sanksi brutal dan membabi buta sepanjang sejarah era glogalisasi Barat.

Rentetan paket sanksi Barat ke Rusia yang meruntuhkan nilai-nilai kebebasan individu dan pondasi liberal, kapitalisme dan globalisasi itu sendiri karena ternyata asset individu bahkan hingga olahragawan, artis dan kucing Rusia pun diberi sanksi oleh Barat. Phenomena Rusophobia melanda Barat.

Inflasi paling tinggi melanda Barat

Putin membalas dengan cantik. Transaksi gas harus dengan mata uang Rusia yaitu Rubel. Baru dengan satu jurus ini saja mata uang Rubel malah menguat. Belum komoditas Rusia lainnya. Rusia dapat rejeki durian runtuh ratusan miliar dolar disaat Barat dilanda krisis energi dan pangan. Inflasi paling tinggi melanda Barat sepanjang operasi militer khusus  Rusia di Ukraina.

AS pun semakin kelimpungan, pasar senjata hilang, hegemoni terancam nyata oleh duo Rusia dan China saja. Belum dibantu oleh Iran, India dan Indonesia?

Disini menjadi menarik dengan posisi Indonesia saat ini sebagai pemegang Presidensi G20. Beruntung sekarang Indonesia punya Presiden Jokowi. Tidak bisa didikte oleh Barat dan setia garis lurus kepada konstitusi NKRI harga mati. AS semakin keteteran Maka Indonesia dijadikan target baru pengganti proyek gagal di Ukraina.

Sampai disini kita bisa memahami benang mundurnya konsorsium AS dibawah bendera sekutunya Jepang dari proyek IKN. China dan Arab Saudi langsung masuk, Barat semakin meradang.

Menhan belanja Rafael setelah diblok belanja Sukhoi oleh AS. Tak kalah cerdik, Putin kabarnya burung akan memberikan Sukhoi gratis ke Indonesia, secara sahabat lama dua bangsa terjalin sejak Krusvhev dan Soekarno. Masa Krusvhev, dia membantu militer Indonesia relatif yang terkuat di Asia saat itu (baca tulisan Guntur Soekarnoputra yang beredar beberapa hari yang lalu).

Sesuai skenario Arab Spring

Konon Presiden Jokowi bersikukuh mengundang Putin menghadiri acara G20 Oktober ini di Bali. Seperti sudah diduga oleh Penulis, Biden mengancam tidak hadir jika Putin ikut serta nonton tari Kecak di Bali. Tentunya sekutu AS mengekor.

Disini kita akan melihat langkah kuda Pak Jokowi, yang penulis juga hanya bisa meraba-raba.

Proxy dan pion-pionnya sudah diaktifasi oleh Barat. Uang tunai untuk dana operasi Suriahkan Indonesia mengalir deras, ada yang tertangkao kemarin oleh Bea cukai di Soekarno Hatta.

Bayangkan berapa ton uang kertas dolar yang sudah berhasil masuk tak terdeteksi melewati sepanjang garis pantai Nusantara di Khatulistiwa.

Dana cair, demo 11 April kabarnya tidak ada kata batal. Harus tetap jalan meskipun ijin dari Polri tidak turun. Demikian juga agenda-agenda mereka yang lain dengan target Indonesia rusuh sesuai skenario Arab Spring. Ya iyalah, dananya sudah cair!

Disini rakyat Indonesia harus cerdas melihat situasi, supaya jangan mau terjebak adu domba berbau SARA. Khususnya Relawan Jokowi, jangan sampai kecolongan kawal Jokowi dan jaga NKRI harga mati.

Begitulah kira-kira.

8 April 2022

Tags: AgendaAmerika SerikatGagalIndonesiaJokowiNATOSuriahTargetUkraina
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

“Membaca pesan suci di balik nama Josepha Alexandra”

by Ingot Simangunsong
17 Mei 2026 | 06:27 WIB
0

Catatan| Mauliate Simorangkir DI dalam labirin birokrasi yang kerap terjebak dalam pola konvensional status quo, otoritas sering kali bermutasi menjadi...

Read more
Buah Pikir

Lelang jabatan di Taput, Dinas Pekerjaan Umum dulu “diburu” kini tidak diminati

by Ingot Simangunsong
14 April 2026 | 08:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang DULU jabatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat( PUPR) adalah jabatan yang sangat seksi dan "diburu"...

Read more
Buah Pikir

Sistem meritokrasi untuk calon Kadis Pendidikan Tapanuli Utara

by Ingot Simangunsong
2 Maret 2026 | 12:13 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang KENAPA jabatan Kepala Dinas Pendidikan sangat penting di Tapanuli Utara? Karena ada filosofi orang Batak "Anakhon...

Read more
Buah Pikir

SMAN 3 PlusTarutung berprestasi dengan biaya sangat murah

by Ingot Simangunsong
26 Februari 2026 | 07:40 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang MANTAN Bupati Tapanuli Utara 2 periode Torang Lumbantobing (Toluto), seorang lulusan STMN Pansurnapitu ( SMKN2 Siatas...

Read more
Buah Pikir

Gaya dan Pola Solo vs Gaya dan Pola Batak

by Ingot Simangunsong
12 Februari 2026 | 06:53 WIB
0

Oleh | Dr Mauliate Simorangkir, M.Si SETELAH istilah 'omon-omon' populer, kini muncul istilah baru yaitu 'garong' yang dipopulerkan oleh Bapak...

Read more
Sutrisno Pangaribuan
Buah Pikir

Risiko dipimpin Gubernur yang tidak kompeten

by Ingot Simangunsong
11 Februari 2026 | 20:34 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan PENGUNDURAN diri ASN dari jabatan tinggi pratama (eselon 2) di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tidak...

Read more

Berita Terbaru

News

‎Pemkab Taput lakukan penyegaran birokrasi, tekankan kompetensi dan integritas

19 Juli 2026 | 18:34 WIB
News

‎Bupati Taput dorong penguatan karakter ‘SAITAPAIAS’ dan literasi ‘TAPAMAJUMA’ di SMPN 1 Tarutung

19 Juli 2026 | 16:15 WIB
News

19 Juli 2026 | 14:25 WIB
News

Residivis Narkoba ditangkap di depan Gereja HKBP Sukadame, sabu dan ganja disita

19 Juli 2026 | 13:57 WIB
News

Timsus Dayok Mirah patroli malam, amankan dua motor berknalpot brong

19 Juli 2026 | 11:42 WIB
News

Wesly Silalahi hadiri Reuni Akbar SMP Cinta Rakyat 1, kenang masa sekolah

19 Juli 2026 | 05:12 WIB
News

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan mediasi perselisihan Aantarwarga

18 Juli 2026 | 15:15 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar pimpin latihan menembak tingkatkan kesiapsiagaan personel

18 Juli 2026 | 15:03 WIB
News

Polres Pematangsiantar gelar Baksos di Panti Jompo

18 Juli 2026 | 14:14 WIB
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

18 Juli 2026 | 07:53 WIB
News

UPDATE: Korban meninggal kecelakaan beruntun di Sibolangit bertambah menjadi 4 orang

17 Juli 2026 | 18:24 WIB
News

Kecelakaan beruntun libatkan tujuh kendaraan di Sibolangit, satu orang dilaporkan meninggal

17 Juli 2026 | 18:00 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita