Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Ilustrasi

Ilustrasi

Kawanan monyet dan babi hutan serang kebun jagung di Habinsaran Toba

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
3 Juni 2022 | 17:02 WIB
in News

Jurnalis l Antoni Antra Pardosi

 

KAWANAN monyet dan babi hutan menyerang lahan perkebunan jagung milik warga di Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba.

Kejadian tersebut berlangsung sejak beberapa tahun lalu dan semakin tak terkendali dalam tiga tahun terakhir.

Dua hama tersebut datang bergantian, monyet menyerang pada siang hari ketika jagung berusia dua bulan, sedangkan babi hutan pada malam hari ketika jagung masih berusia satu bulan.

“Padahal, tanaman jagung tumbuh subur dan harganya terus melambung, belum lagi memikirkan tingginya harga pupuk,” kata Tinggi Pardosi, salah seorang warga Dusun Jongginihuta, Kamis (03/06/2022).

Baca juga : 36 tahun mengabdi di SMP Negeri 1 Ujung Padang, Pak Kamin baru tiga bulan nikmati gaji Rp1 juta

 

Mengakibatkan kerugian besar

Kerugian yang dialami petani akibat serangan kedua hama tersebut tidaklah main-main, bisa mencapai ratusan juta rupiah dalam setahun.

Kebun jagung Tinggi Pardosi misalnya, dari lahan seluas sekitar 6 rante atau 14.400 meter persegi setidaknya mampu menghasilkan uang Rp4,5 juta. Namun, akibat serangan monyet dan babi hutan dia pernah mengalami kerugian Rp3 juta, dengan demikian hanya menyisakan Rp1,5 juta saja.

“Boleh dikatakan saya merugi dengan menghitung biaya pembelian bibit, pupuk, pembasmi hama, dan perawatan lainnya,” ungkapnya.

Tinggi Pardosi adalah satu di antara ratusan petani jagung khususnya yang lokasi lahannya berdekatan dengan hutan.

Hasil pengamatan Segaris.co di beberapa kawasan pertanian seperti Sileangleang, Bungus, Siduadua, Golatbidang, Ubor, Sabahuala, dan Rambapalia hampir semuanya mengalami nasib yang sama.

Begitu juga halnya dengan kawasan pertanian lainnya di sejumlah desa di Kecamatan Habinsaran serta dua kecamatan tetangga, yaitu Borbor dan Nansau.

Antisipasi

Sejauh ini, upaya yang bisa dilakukan petani hanya menjaga agar monyet dan babi hutan tidak memasuki kebun.

Mengatasi serangan babi hutan dilakukan dengan memasang tumpukan api unggun, ronda dengan menginap di gubuk, memasang jerat, serta diburu dengan cara menggunakan golok, tombak, dan senapan angin.

“Babi hutan sudah mulai berkurang namun monyet masih tetap merajalela,” ujar petani lainnya, Lamhot Pardosi.

Terdesak

Menurut pengamatan Segaris.co, maraknya serangan monyet terhadap perkebunan warga erat kaitannya dengan pengalihan lahan hutan menjadi perkebunan seperti kelapa sawit, eucalyptus, kopi, jagung, dan penebangan pohon yang tidak terkendali.

Pengalihan fungsi lahan dan penggundulan hutan dengan sendirinya mempersempit tutupan luas habitat monyet, dan itulah sebabnya kawanan monyet nekat mendatangi perkebunan jagung untuk mencari makanan.

Di sisi lain, pelepasliaran sejumlah monyet oleh pihak kehutanan dan konservasi beberapa tahun terakhir juga turut meningkatkan populasi monyet di kawasan ini. (***)

Tags: BabiJagungKabupatenMonyetParsoburanTanamanToba
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 14:04 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --  BIDANG Kedokteran dan Kesehatan Polres Pematangsiantar melaksanakan Safety Food untuk distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu 2...

Read more
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 13:25 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Gunung api...

Read more
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more

Berita Terbaru

SEREMONI

Kejari Simalungun gelar upacara Harlah ke-81 Kejaksaan RI 

2 September 2026 | 16:17 WIB
SEREMONI

Polres Pematangsiantar beri kejutan Harlah ke-81 Kejaksaan 

2 September 2026 | 16:03 WIB
News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

2 September 2026 | 14:04 WIB
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

2 September 2026 | 13:25 WIB
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus