Segaris.co
Selasa, 18 Agustus 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Oplus_131072

Oplus_131072

Suara Hati dari Simalingkar A, KT PPSH belum merasa Merdeka

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
18 Agustus 2026 | 16:27 WIB
in News

DELISERDANG – SEGARIS.CO – PERAYAAN hari kemerdekaan negara, seharusnya dipenuhi suasana kegembiraan dan sukacita oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tapi tidak bagi warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Persatuan Petani Satu Hati (KT. PPSH) Desa Simalingkar A dan Desa Namo Bintang.

Kelompok tani ini sedang menjaga tanahnya yang berada di Dusun III Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, dari penguasaan tanpa hak yang dilakukan oleh PT. Nusa Dua Bekala, anak perusahaan PT. Nusa Dua Properti, yang berada di bawah bendera PTPN 1 Regional 1.

Hal itu disampaikan kuasa hukum KT. PPSH, Keprianto Tarigan, SH, kepada media dalam konferensi pers yang dilakukan di posko penjagaan tanah, Senin (17/08/2026).

“Saat ini kami sedang berperkara dengan PT. Nusa Dua Bekala yang dipimpin oleh Emil. Saat ini banyak tanah kami yang sudah dirampas oleh mereka dengan gaya preman. Tetapi APH (Aparat Penegak Hukum-red) tidak pernah hadir,” ungkap Keprianto.

Belum merasakan kemerdekaan

Disebutkannya banyak bangunan yang sudah diruntuhkan tetapi tidak juga diganti rugi.

“Saat ini sebagian dari anggota kelompok tani, belum merasakan kemerdekaan itu. Dan saat ini juga kami sedang membangun lima gubuk kami karena terjadi cooling doang dimana kedua belah pihak mengajak duduk bersama. Kami meminta kepada Presiden Prabowo agar hadir di tempat kami ini,” ucap Keprianto yang juga seorang pensiunan guru itu.

Mantan aktivis PDI Pro Mega ini meminta agar Presiden Prabowo segera memberantas para mafia tanah yang ada di Simalingkar A dan juga di perusahaan milik negara tersebut.

“Surat tanah kami sah. Ada surat yang sudah berusia 20 tahun dari desa. Bahkan ada surat tanah kami yang sudah dijadikan agunan ke bank. Itu menandakan bahwa surat tanah kami sah,” katanya.

Sesudah ada RDP dengan DPRD tahun 1999

Salah seorang anggota kelompok tani, Dollah beru Ginting (65), membeberkan bahwa tanah miliknya telah dikuasai sejak tahun 2000.

“Penguasaan ini dilakukan sesudah ada RDP (rapat dengar pendapat) dengan DPRD di tahun 1999 yang menegaskan bahwa tanah dikembalikan kepada masyarakat. Setelah itu diterbitkanlah SK Camat oleh Camat saat itu yang bernama Jupiter Purba dimana pada saat RDP, Camat Jupiter Purba juga hadir bersama BPN, PTPN, dan masyarakat. Tanah ini adalah tanah ulayat. Dan disini sudah ada dari dulu kampung. Dan ada makam tertua yang dimakamkan pada tahun 1819 disini. Makam raja-rajanya juga ada. Makam raja yang pertama, kedua, ketiga juga ada,” kata Dollah beru Ginting.

Dia mengungkapkan kalau rumahnya dulu dan banyak rumah warga dihancurkan oleh preman-preman suruhan PTPN. Menurutnya kalau sekarang mungkin sudah ada sebagian yang mendapat ganti rugi dari PTPN.

“Harapan kami, kembalikan tanah kami sesuai hasil RDP tahun 1999. Karena kami butuh untuk anak kami, keluarga kami. Sebab raja-raja dulu pun banyak warga-warga dari luar kota datang kesini untuk menjadi rakyatnya. Jadi surat tanah kami sudah SK Camat. Dan PBB pun kami bayar. Di brogh-kan ke bank pun laku surat tanah kami,” ucap Dollah.

Tahun 2017 digusur PTPN 2

Sementara salah seorang anggota kelompok tani yang bernama Juma Kitro mengungkapkan bahwa dirinya menguasai tanah di lokasi tersebut yang diwariskan oleh orangtuanya.

“Kakek saya bercerita kalau tahun 1870 sudah berada di desa ini. Bapak saya dan saya pun lahir di ladang ini juga. Ladang ini terus-menerus kami kerjakan. Tahun 2017 digusurlah tanah kami oleh PTPN 2 dengan preman-preman dan aparat kepolisian,” ungkap Juma Kitro yang mengaku telah mengabdi selama 48 tahun sebagai perangkat desa.

Dia mengatakan berhenti dari perangkat desa pada tahun 2016. Dan setelah berhenti dari perangkat desa, tanahnya pun digusur paksa oleh PTPN 2.

“Dulu menurut orangtua saya, yang punya desa ini adalah Sibayak Lau Cih. Lalu tanah itu dibagi-bagikan oleh raja-raja kepada masyarakat. Ada juga yang disewakan. Setelah kemerdekaan, tanah dikuasai oleh PTP. Dan baru tahun 1999 dikembalikan kepada masyarakat. Dan tahun 2017 lalu digusur paksa lagi oleh PTPN 2,” katanya.

Diungkap Juma Kitro bahwa Kampung Lau Cih dulunya ada lima desa. Kelima desa itu adalah Desaau Cih, Bekala, Simalingkar, Ujung Jahe, Simalingkar Barat.

“Karena pada saat pemilu tahun 1980-an jumlah pemilihnya tidak memenuhi aturan, maka digabungkanlah desa itu. Dimana jumlah penduduknya saat itu sekitar 800-an KK,” katanya. [Sipa Munthe/***]

Tags: DeliserdangMerdekaPancurbatuSegaris.coSuara Hati
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

PDI Perjuangan Sumut gelar upacara HUT ke-81 RI, Rapidin: Isi kemerdekaan dengan kerja nyata

by Ingot Simangunsong
17 Agustus 2026 | 11:54 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO -- DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Read more
News

Hasto: Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir harus menjadi Rumah Rakyat

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 19:47 WIB
0

SAMOSIR, SEGARIS.CO — SEKRETARIS Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir harus menghadirkan...

Read more
News

Hasto ajak Tokoh Agama dan masyarakat Samosir rawat Indonesia sebagai Rumah Bersama

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 19:40 WIB
0

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto disambut kader dan undangan SAMOSIR, SEGARIS.CO — SEKRETARIS Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto...

Read more
Oplus_131072
News

Mengapa Hari Damai Aceh ke-21 berujung ricuh? Bendera Bulan Bintang dan ruang demokrasi jadi sorotan

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 15:05 WIB
0

BANDA ACEH, SEGARIS.CO – PERINGATAN 21 tahun perdamaian Aceh yang seharusnya menjadi momentum mengenang berakhirnya konflik bersenjata justru diwarnai kericuhan...

Read more
News

Hari Damai Aceh ke-21 berujung ricuh, Sembilan orang ditangkap dan sejumlah warga terluka

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 14:52 WIB
0

BANDA ACEH, SEGARIS.CO – PERINGATAN 21 tahun perdamaian Aceh yang digelar di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026),...

Read more
News

Gempa M7,7 guncang Flores: 47 meninggal, Pemerintah percepat evakuasi dan bantuan darurat

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 10:12 WIB
0

FLORES, NTT, SEGARIS.CO – PENANGANAN darurat pascagempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Read more

Berita Terbaru

SEREMONI

Sambut HUT Polwan ke-78, Polwan Polres Pematangsiantar gelar Gaktiblin

18 Agustus 2026 | 18:14 WIB
News

Suara Hati dari Simalingkar A, KT PPSH belum merasa Merdeka

18 Agustus 2026 | 16:27 WIB
SEREMONI

Wesly Silalahi jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 RI, Syalomita Jessica bawa baki bendera

17 Agustus 2026 | 18:41 WIB
News

PDI Perjuangan Sumut gelar upacara HUT ke-81 RI, Rapidin: Isi kemerdekaan dengan kerja nyata

17 Agustus 2026 | 11:54 WIB
SEREMONI

Apel kehormatan dan renungan suci HUT ke-81 RI digelar di TMP Nagur

17 Agustus 2026 | 09:11 WIB
Buah Pikir

Tingkat inflasi Sumut tinggi, TANGGUNG JAWAB SIAPA?

16 Agustus 2026 | 22:51 WIB
SEREMONI

Wali Kota buka QRIS Padel Championship 2026, dorong perluasan transaksi digital

16 Agustus 2026 | 20:06 WIB
News

Hasto: Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir harus menjadi Rumah Rakyat

16 Agustus 2026 | 19:47 WIB
News

Hasto ajak Tokoh Agama dan masyarakat Samosir rawat Indonesia sebagai Rumah Bersama

16 Agustus 2026 | 19:40 WIB
News

Mengapa Hari Damai Aceh ke-21 berujung ricuh? Bendera Bulan Bintang dan ruang demokrasi jadi sorotan

16 Agustus 2026 | 15:05 WIB
News

Hari Damai Aceh ke-21 berujung ricuh, Sembilan orang ditangkap dan sejumlah warga terluka

16 Agustus 2026 | 14:52 WIB
SEREMONI

Wali Kota Pematangsiantar siapkan beasiswa bagi Paskibraka yang lulus UI

16 Agustus 2026 | 10:47 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita