Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Celakanya E-Katalog: Transparan tapi bisa dimanipulasi dan dikorupsi

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
3 April 2025 | 13:35 WIB
in News

PEMATANGSIANTAR — SEGARIS.CO — Pengadaan barang dan jasa melalui e-katalog memang dirancang untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam belanja pemerintah, tetapi tetap memiliki celah yang bisa dimanfaatkan untuk korupsi.

Beberapa faktor yang membuatnya rawan, antara lain:

Mark-up harga

Meskipun e-katalog memudahkan perbandingan harga, penyedia barang dan jasa bisa saja menaikkan harga lebih tinggi dari harga pasar karena minimnya kompetisi.

Tanpa kontrol ketat, pemerintah bisa membeli barang dengan harga yang jauh lebih mahal.

Monopoli vendor tertentu

Beberapa instansi pemerintah bisa saja hanya memilih vendor tertentu yang sudah “diatur” sebelumnya, sehingga ada praktik kolusi antara penyedia barang/jasa dan pejabat pengadaan.

Spesifikasi barang yang diatur

Pejabat pengadaan bisa saja menyusun spesifikasi barang atau jasa yang hanya bisa dipenuhi oleh satu vendor tertentu. Ini membuka peluang suap atau gratifikasi agar vendor tertentu bisa masuk dalam e-katalog.

Horas Sitompul: “Wesly Silalahi diharapkan tata Kota Pematangsiantar lebih humanis”

Permainan dalam proses penunjukan langsung

Karena e-katalog memungkinkan penunjukan langsung tanpa lelang, pejabat yang korup bisa langsung memilih vendor yang memberi keuntungan pribadi tanpa melalui proses kompetisi yang sehat.

Rekayasa dalam proses verifikasi vendor

Ada kemungkinan bahwa proses seleksi dan verifikasi vendor di e-katalog dilakukan dengan cara yang tidak objektif, misalnya dengan meminta imbalan agar vendor tertentu bisa masuk dalam daftar.

Meskipun e-katalog bertujuan untuk meminimalisir korupsi, tanpa pengawasan yang ketat, sistem ini tetap bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Transparansi harga, audit berkala, dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan bisa menjadi solusi untuk mengurangi risiko ini.

Beberapa kasus korupsi e-katalog yakni: Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Pemprov Kalimantan Selatan (2024), Kasus Proyek Pembangunan Jalan di Kalimantan Timur (2023) dan Kasus Suap Pengadaan Alat di Basarnas (2023). [RED/***]

 

Tags: E-KatalogKorupsiManipulasisegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 14:04 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --  BIDANG Kedokteran dan Kesehatan Polres Pematangsiantar melaksanakan Safety Food untuk distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu 2...

Read more
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 13:25 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Gunung api...

Read more
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more

Berita Terbaru

SEREMONI

Kejari Simalungun gelar upacara Harlah ke-81 Kejaksaan RI 

2 September 2026 | 16:17 WIB
SEREMONI

Polres Pematangsiantar beri kejutan Harlah ke-81 Kejaksaan 

2 September 2026 | 16:03 WIB
News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

2 September 2026 | 14:04 WIB
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

2 September 2026 | 13:25 WIB
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus