Segaris.co
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Ilustrasi

Ilustrasi

KPK: Anggaran jembatan “Menggila”, Cukup Rp 1 miliar, digelontorkan Rp 2 miliar

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
7 Maret 2024 | 01:40 WIB
in News

JAKARTA – SEGARIS.CO – Koordinator Pelaksana Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Pahala Nainggolan mengungkapkan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk membangun satu jembatan, padahal sebenarnya diperkirakan cukup dengan Rp 1 miliar saja.

Pahala menyampaikan hal ini saat menjelaskan tentang praktik korupsi dalam sektor pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah, terutama dalam bidang konstruksi.

“Sudah hampir tidak ada kontraktor yang tidak memberikan ‘sesuatu’ kepada pemerintah terkait hal ini,” ujar Pahala dalam Rapat Koordinasi Nasional dan Peluncuran aplikasi e-Audit di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Rabu (06/03/2024).

Raih 116.056 suara, Mangihut Sinaga ke DPR-RI Senayan

Deputi Pencegahan KPK ini juga mengungkapkan bahwa dalam dialog dengan asosiasi penyedia jasa konstruksi, mereka menetapkan margin sebesar 15 persen dari nilai kontrak sebagai keuntungan.

Selain itu, para kontraktor juga harus mengalokasikan sebesar 15 persen untuk suap. Jika harus melakukan perjalanan bolak-balik ke Jakarta, nilai suap bisa mencapai 20 persen dari kontrak.

Pahala menyebutkan bahwa dari nilai kontrak proyek konstruksi, sekitar 50 persen digunakan untuk keuntungan perusahaan, suap, dan PPN. Contohnya, biaya pembangunan yang seharusnya Rp 1 miliar bisa membengkak menjadi Rp 2 miliar karena praktik korupsi ini.

Namun, Pahala juga menyampaikan kabar baik dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Mereka sedang mengembangkan database harga konstruksi dan sistem bernama Si Pasti. Sistem ini akan menetapkan harga perhitungan sendiri (HPS) dalam pengadaan barang dan jasa di sektor konstruksi.

Jika ada pejabat pemerintah dan vendor yang menetapkan HPS di atas standar Kementerian PUPR, hal tersebut akan terdeteksi dalam sistem audit digital tersebut. [RE/***]

 

 

Tags: JembatanKorupsiKPKsegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Lima perkara besar yang pernah ditangani Kuntadi, Jampidsus baru Kejaksaan Agung

by Ingot Simangunsong
22 Juli 2026 | 18:05 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO -- PELANTIKAN Dr. Kuntadi, S.H., M.H. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menempatkan sosok jaksa karier...

Read more
News

Profil Kuntadi, Jampidsus baru Kejaksaan Agung: Jaksa karier dengan Rekam Jejak penanganan korupsi besar

by Ingot Simangunsong
22 Juli 2026 | 17:51 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO -- PRESIDEN Prabowo Subianto secara resmi melantik Dr. Kuntadi, S.H., M.H. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus...

Read more
News

Pemko dan Polres Pematangsiantar matangkan kesiapan Sumut Rally 2026

by Ingot Simangunsong
22 Juli 2026 | 17:13 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- PEMERINTAH Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama Polres Pematangsiantar menggelar Rapat Forum Lalu Lintas di Ruang Rupatama Mapolres, Selasa...

Read more
News

Propam Polres Pematangsiantar gelar Ops Gaktibplin, satu personel ditegur karena jenggot

by Ingot Simangunsong
22 Juli 2026 | 17:00 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --SEKSI Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Pematangsiantar menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) terhadap personel...

Read more
News

Wali Kota Pematangsiantar dukung Program API dan perhatian bagi Guru Sekolah Minggu

by Ingot Simangunsong
21 Juli 2026 | 18:09 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – WALI Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kota Pematangsiantar...

Read more
News

Ratusan personel SAR berpacu dengan waktu, dua korban ledakan rumah mewah di Grand Polonia masih hilang

by Ingot Simangunsong
21 Juli 2026 | 16:30 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO – TIM SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan rumah mewah yang...

Read more

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Interupsi berujung Baper, Bobby kabur dari Ruang Rapat Paripurna DPRDSU

22 Juli 2026 | 22:46 WIB
Kolom

Kuntadi resmi jadi Jampidsus, ini lima agenda yang dinanti publik

22 Juli 2026 | 20:01 WIB
News

Lima perkara besar yang pernah ditangani Kuntadi, Jampidsus baru Kejaksaan Agung

22 Juli 2026 | 18:05 WIB
News

Profil Kuntadi, Jampidsus baru Kejaksaan Agung: Jaksa karier dengan Rekam Jejak penanganan korupsi besar

22 Juli 2026 | 17:51 WIB
News

Pemko dan Polres Pematangsiantar matangkan kesiapan Sumut Rally 2026

22 Juli 2026 | 17:13 WIB
News

Propam Polres Pematangsiantar gelar Ops Gaktibplin, satu personel ditegur karena jenggot

22 Juli 2026 | 17:00 WIB
News

Wali Kota Pematangsiantar dukung Program API dan perhatian bagi Guru Sekolah Minggu

21 Juli 2026 | 18:09 WIB
Kolom

Kasus Febrie Adriansyah dan ujian soliditas penegak hukum

21 Juli 2026 | 17:57 WIB
News

Ratusan personel SAR berpacu dengan waktu, dua korban ledakan rumah mewah di Grand Polonia masih hilang

21 Juli 2026 | 16:30 WIB
News

Pengadilan Negeri Pematangsiantar putuskan gugatan BNI tidak dapat diterima

21 Juli 2026 | 15:23 WIB
News

Wali Kota terima silaturahmi YPU, dukung program Bilal Mayat

20 Juli 2026 | 18:58 WIB
News

Ketua DPD ApresiMP Sumut sampaikan hasil Seminar Nasional Koperasi Merah Putih

20 Juli 2026 | 18:48 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita