Segaris.co
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Sejarah

GM Panggabean Sang Guru Jurnalis dan Mental (3)

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
6 Maret 2022 | 14:44 WIB
in Sejarah

Menjadi Wartawan SIB Tanpa Surat Lamaran

APRIL tahun 1984—lupa tanggalnya—Pak Pos singgah ke rumahku, dan menyodorkan sebuah amplop dengan pengirimnya Harian Sinar Indonesia Baru, SIB, yang isinya meminta saya datang ke kantor Harian SIB, Jalan Brigjen Katamso 54 ABCD, Kota Medan untuk pengambilan honor tulisan.

Sungguh sangat menggembirakan. Bagaimana tidak. Tiga tahun mengirim tulisan, walau tidak mendapatkan imbalan apa pun, tetap setia mengirim tulisan.

Tidak sebatas merasa gembira untuk menerima honor. Yang lebih membuat dag-dig-dug jantung saya, bagaimana bersikap saat memasuki gedung mewah dan berhadapan dengan para pengelola Harian SIB. Karena, selama tiga tahun, saya tidak pernah mendatangi kantor itu.

Sesampainya di depan kantor Harian SIB, kutemukan ratusan perempuan sedang memadati teras dan ruang tunggu.

Menurut petugas Satpam, hari itu ada penerimaan calon karyawati, yang langsung diwawancarai almarhum DR GM Panggabean.

Keramaian saat itu, melenyapkan gemuruh perasaanku dan menjadi biasa-biasa saja. Kemudian, kusodorkan surat panggilan untuk mengambil honor tulisan kepada Satpam itu, dan diantarnya untuk ketemu dengan bagian kasir honor, Kak Yohana Panggabean.

Kak Yo—begitu aku memanggilnya—sangat ramah dan suaranya lembut.

Diterima jadi wartawan tanpa lamaran

Selesai menandatangani bukti penerimaan honor, Kak Yo bertanya, apakah saya sudah bekerja. Tentu saya jawab, belum. Mau jadi wartawan, katanya. Saya katakan, apa memang ada penerimaan wartawan.

Kak Yo mengatakan memang belum ada. Tapi, dia meminta saya untuk naik ke lantai dua, menemui almarhum Nazar Efendi Erde, redaktur senior yang orang Melayu dan penanggungjawab rubrik “Seni Budaya”.

Pertemuan dengan almarhum Nazar Efendi Erde cukup unik dan mengesankan. Usai memperkenalkan diri dan menyatakan maksud saya, dikatakannya, “kamu tahu tidak, untuk melamar anak orang itu ada syaratnya.”

Saya paham, dan harus mempersiapkan lamaran. Ketika saya hendak beranjak meninggalkan ruang redaksi—dimana terdapat meja kerja bentuk setengah bundar dan di depannya ada empat meja lainnya—almarhum Nazar Efendi Erde malah menyampaikan agar saya segera saja menghadap almarhum DR GM Panggabean.

Almarhum Nazar Efendi Erde memanggil sekretaris pribadi DR GM Panggabean dan meminta untuk membawa saya menghadap ke GM Panggabean yang Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi Harian SIB.

Grogi juga berhadapan dengan GM Panggabean yang berwajah sangar dengan rambut agak panjang disisir lurus. Tatapan matanya yang tajam dan dengan suara agak berat menanyakan nama dan apa tujuan saya.

Selesai menyebut nama dan tujuan, GM Panggabean menanyakan apa pekerjaan kedua orangtua dan kenapa saya tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

Saya sampaikan bahwa kedua orangtua saya hanya guru Sekolah Dasar (SD) di Sekolah Nasrani Jalan Seram, tidak dapat melanjutkan kuliah karena tidak ada biaya (sesungguhnya saya berbohong ketika itu, saya baru saja meninggalkan bangku perkuliahan di Jurusan Antropolgi, IKIP Medan karena bandel, mohon maaf Pak GM Panggabean).

Di luar dugaan, GM Panggabean memanggil almarhum Pdt Marganda Tobing alias Kak Sondang. Kepada almarhum, diminta untuk mendampingi dan membina saya sebagai calon wartawan.

“Mulai besok, kamu sudah boleh bekerja. Jangan bikin malu…” kata GM Panggabean.

Sungguh luar biasa ketika itu, saya diterima menjadi wartawan tanpa surat lamaran. Bangga dapat bergabung bersama tim redaksi Harian SIB.

Artinya, saya tidak lagi sekadar mengirim tulisan, tetapi sudah berada dalam ruang lingkup kerja jurnalistik sebenarnya.

Setiap pagi, saya mengikuti rapat redaksi bersama para senior, diantaranya Bang Tumpal Sitohang, Bang Masdrenty Keliat, almarhum Bang Cornelius Simanjorang, Kak Ras Meita Purba, Kak Nelly Hutabarat, Bang Efendi Naibaho, Bang Carlie Samosir, Bang Eddy Bukit, Bang Petrus Sembiring, almarhum Ulamatuah Saragih, almarhum Sori Gumusar Simare-mare, Timbul Jese Simorangkir, Dermawan Sembiring, Bengkel Ginting dan almarhum Tumpal Panjaitan, yang dipimpin Oslanto Tobing (almarhum), M Zaki Abdullah (almarhum), dan Viktor Siahaan sebagai Koordinator Liputan.

By Ingot Simangunsong (Andreas Bresman MS)

Tags: GM PanggabeanHarian SIBHonorWartawan
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Sejarah

Sejarah ketupat

by Ingot Simangunsong
30 April 2022 | 21:06 WIB
0

ADALAH Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa. Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali bakda, yaitu bakda Lebaran dan...

Read more
Sejarah

Tim Revisi Buku Sejarah Pembentukan Kabupaten Nias Barat dikukuhkan

by Ingot Simangunsong
17 April 2022 | 13:20 WIB
0

Jurnalis | Methodius Gulo   BUPATI Nias Barat diwakili Sekretaris Daerah, Fakhili Gulo mengukuhkan tim revisi buku sejarah Pembentukan Kabupaten...

Read more
Sejarah

Ikatan antara Rusia dan Indonesia didasarkan pada kesamaan budaya dan pertalian filologis

by Ingot Simangunsong
30 Maret 2022 | 10:15 WIB
0

BUKAN suatu kebetulan bahwa lagu "Rayuan Pulau Kelapa" menjadi sangat populer di negara kami pada tahun 60-an, dan orang Indonesia...

Read more
Sejarah

GM Panggabean Sang Guru Jurnalis dan Mental (11)

by Ingot Simangunsong
14 Maret 2022 | 00:20 WIB
0

"Saya tonton naskah dramamu, bagus ya"   SUNGGUH, di luar dugaan saya. Ternyata Pak GM meluangkan waktunya juga untuk menonton...

Read more
Sejarah

GM Panggabean Sang Guru Jurnalis dan Mental (10)

by Ingot Simangunsong
13 Maret 2022 | 07:51 WIB
0

Di Singapura, Ternyata Jadi Taxi  PAK GM mendirikan Lembaga Sisingamangaraja XII, sekaligus sebagai Ketua Umum-nya. Lembaga ini punya perwakilan di kabupaten/kota...

Read more
Sejarah

GM Panggabean Sang Guru Jurnalis dan Mental (9)

by Ingot Simangunsong
12 Maret 2022 | 05:06 WIB
0

Bayi Tabung yang Menghebohkan   PIHAK RSUD dr Pirngadi Medan memperkenalkan program “Bayi Tabung” melalui konferensi pers, yang saya hadiri—karena...

Read more

Berita Terbaru

News

Bupati Tapanuli Utara Pimpin FGD, targetkan perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dan komprehensif

4 Juni 2026 | 08:01 WIB
News

BESOK… DPRD Sumut gelar RDP bahas korban penipuan BNI Siantar

2 Juni 2026 | 15:07 WIB
News

Martogi Sinaga serahkan SK defenitif PAC IPK Ujungpadang

1 Juni 2026 | 15:56 WIB
SEREMONI

Pemkab Tapanuli Utara kembali raih Opini WTP dari BPK RI

30 Mei 2026 | 10:50 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara serahkan santunan korban kebakaran Hutatinggi

29 Mei 2026 | 22:03 WIB
News

PAN Langkat sembelih 5 sapi Qurban di Idul Adha 1447 H

28 Mei 2026 | 15:55 WIB
News

‎Bupati Taput tinjau pemulihan jalan BKPSU dan lokasi Huntap bantuan KDM

28 Mei 2026 | 06:44 WIB
SEREMONI

Kapolres Simalungun Sholat Idul Adha di Rambung Merah

27 Mei 2026 | 14:07 WIB
News

‎Diikuti 104 peserta, SAfest 2026 Sibandang – Muara sukses

25 Mei 2026 | 06:49 WIB
News

Pangulu minta Ketua Maujana Nagori Rambung Merah segera DICOPOT

24 Mei 2026 | 18:26 WIB
News

‎Masuk 42 Daerah Piloting Nasional, Pemkab Taput gelar ToT digitalisasi bantuan sosial bagi 510 agen

23 Mei 2026 | 10:54 WIB
News

Wabup Taput: “BUMDes Saurdot harus menjadi contoh dan role model”

22 Mei 2026 | 11:46 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita