TAPANULI TENGAH, SEGARIS.CO – BUPATI Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam menangani bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Menurut Masinton, sejak bencana terjadi, Pemerintah Kabupaten bergerak cepat bersama BPBD, TNI, Polri, Basarnas, serta berbagai unsur relawan untuk mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman, sekaligus memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi.
Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan tempat-tempat pengungsian di gedung pemerintah, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya.
Selain itu, dapur umum dan layanan kesehatan juga dioperasikan guna membantu warga yang terdampak.
Masinton menegaskan bahwa pendataan korban dilakukan secara transparan dan objektif, dengan mengutamakan masyarakat yang mengalami dampak paling berat agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pemerintah pusat, serta seluruh pihak terkait agar proses penanganan darurat dan pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, saling membantu para korban, serta tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Tapanuli Tengah.
“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Pemerintah akan terus hadir dan bekerja maksimal hingga seluruh warga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan normal,” katanya. [Red/***]






