Segaris.co
Senin, 19 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir
Sabar Mangadoe, Penasehat DPP DGP dan Founder Yayasan Gerakan Kebajikan Pancasila

Sabar Mangadoe, Penasehat DPP DGP dan Founder Yayasan Gerakan Kebajikan Pancasila

Elektabilitas Ganjar Pranowo akan 2 kali Prabowo Subianto

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
6 Maret 2022 | 13:04 WIB
in Buah Pikir

TUJUH bulan yang lalu, berbagai kalangan memberikan perhatian pada Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. Kemudian, perhatian terhadap gerakan relawan Dulur Ganjar Pranowo (DGP) dan Gema Puan.

Saat ini, berbagai lembaga survei terpercaya, apakah itu Litbang Kompas, SMRC dan Charta Politika telah melaporkan bahwa: elektabilitas Ganjar Pranowo sudah lebih tinggi dari elektabilitas Prabowo Subianto, apalagi dibandingkan dengan Anies Baswedan.

Padahal tingkat popularitas Ganjar Pranowo saat ini baru mencapai 60% saja, dimana untuk di luar pulau Jawa dan Bali, bahkan baru mencapai 30% saja.

Sementara itu popularitas Prabowo Subianto sudah di atas 95% dan Anies Baswedan sudah di atas 90%, hampir mentok!!!

Kini elektabilitas Ganjar Pranowo sudah mencapai di sekitaran plus minus 20%.

Dan diperkirakan pada saatnya nanti elektabilitas Ganjar Pranowo dapat mencapai di atas 40%, persis seperti elektabilitas Jokowi 6 bulan sebelum Pilpres 09 Juli 2014 yang lalu.

Kita yakini bahwa elektabilitas Ganjar Pranowo pastilah akan terus meningkat lagi.

Popularitas Ganjar Pranowo akan menuju 90%

Seiring dengan menaiknya tingkat popularitas Ganjar Pranowo, terutama untuk di luar pulau Jawa dan Bali yang saat ini baru mencapai 30%, maka tentunya laju kenaikan popularitas Ganjar Pranowo yang secara nasional baru mencapai 60% saat ini, akan naik menuju 90% ke atas, menyamai popularitas Prabowo Subianto maupun Anies Baswedan.

Singkatnya, pastilah popularitas Ganjar Pranowo yang dari saat ini baru mencapai 60%, akan juga pada saatnya nanti mencapai 90% ke atas seperti popularitas Prabowo dan Anies Baswedan.

Sehingga dengan demikian elektabilitas Ganjar Pranowo pun pasti akan semakin jauh meninggalkan elektabilitas Prabowo Subianto, apalagi Anies Baswedan, dimana popularitas mereka berdua saat ini sudah mentok, karena sudah di atas 90%.

Kesimpulannya; kondisi elektabilitas Ganjar Pranowo yang tinggi, yang jauh melampaui Prabowo Subianto, apalagi dibanding Anies Baswedan, tentunya bukan hanya menyebabkan Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri pasti akan memilih Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 yang diajukan oleh PDI-Perjuangan.

Namun juga akan semakin menjamin bahwa Capres Ganjar Pranowo, di tahun 2024 akan menang melawan siapa pun Capres lawannya nanti!!!

Tak jua berarti

Sementara itu seperti kita ketahui bersama bahwa elektabilitas Puan Maharani tak jua berarti, karena berada di sekitaran hanya 1% saja.

Jadi masih mungkinkah elektabilitas Puan Maharani ini dapat mencapai di atas 5%?? Banyak sekali orang dan berbagai kalangan berpendapat mustahil, termasuk para anggota dan pengurus PDI-Perjuangan sendiri.

Katakanlah pada akhirnya elektabilitas Puan Maharani ternyata mampu mencapai sekitar 5%, apakah karena itu Megawati akan memilih Puan Maharani sebagai Capres dibanding Ganjar Pranowk yang elektabilitasnya beberapa kali lipat dibanding Puan Maharani??

Arrgghhh.. masih terlalu banyak orang tidak mengenal dengan baik atau pun benar tentang sosok Megawati Soekarnoputri ini.

Pilpres 2014, Megawati dan Jokowi

Sebagai contoh, dalam Peristiwa Pilpres tahu 2014 lalu-pun, dimana pada akhirnya pada tanggal 14 Maret 2014, Megawati memutuskan memilih Jokowi sebagai Capres 2014 yang diusung PDI-Perjuangan, banyak orang sudah melupakannya.

Padahal saat itu, Megawati sudah terikat pada “Perjanjian Politik Batu Tulis 2009″ dengan Prabowo Subianto.

Salah satu bunyi dari perjanjian politik itu, bahwa bila Paslon Capres/Cawapres Megawati Prabowo (MegaPro2009) kalah pada Pilpres 2009, maka Capres 2014 adalah Prabowo Subianto dan wakilnya siapa pun kader PDI’Perjuangan yang ditunjuk Megawati.

Dan fakta politiknya ternyata MegaPro2009 kalah. Namun karena elektabilitas Jokowi mampu mencapai 2 kali lebih dibanding Prabowo Subianto di awal tahun 2014, lalu Megawati sampai harus membatalkan perjanjian politik batu tulis 2009 itu.

Bahkan Capres Jokowi harus ‘head to head” lawan Capres Prabowo Subianto, dimana pada akhirnya Capres Jokowi 2014 menang dengan unggul 6% suara.

Banyak orang tidak ketahui atau pun sadari

Itulah sosok sesungguhnya dari seorang Megawati Soekarnoputri yang banyak orang tidak ketahui atau pun sadari.

Bahwa bila menyangkut kepentingan yang lebih besar lagi demi rakyat, bangsa dan negara Negara Kesatuan Republik Indonesia, NKRI dan Pancasila serta Bhinneka Tunggal Ika, beliau pastilah berani mengambil sebuah keputusan politik strategis, apa pun resikonya, seperti membatalkan Perjanjian Batu Tulis tahun 2009 yang telah dijelaskan di atas.

Dan keputusan Megawati itu telah terbukti tepat!! Jokowi terpilih jadi Presiden 2014-2019, dan lanjut terpilih lagi menjadi Presiden 2019-2024.

Jadi bagaimanalah mungkin Megawati mau memaksakan diri dengan memilih Puan Maharani, meskipun putri kandungnya sendiri untuk menjadi Capres 2024, bila elektabilitas Ganjar Pranowo masih tetap berkali-lipat dibanding elektabilitas Puan?? Bila Puan berpeluang besar kalah!! Tidak mungkinlah.

Salam Tri-Panji DGP
Salam Tri-Karsa DGP
Salam Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika.

Merdekaa..

Penulis: Sabar Mangadoe
Penasehat DPP Dulur Ganjar Pranowo (DGP)

 

Tags: Anies BaswedanElektabilitasGanjar PranowoMegawati SoekarnoputriPDI-PerjuanganPrabowo Subianto
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan  BEBERAPA waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah...

Read more
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
0

Oleh | Herry Chandra, ST Pimpinan PT Hydra Media Indonesia. Tim Hydra Net DUNIA telekomunikasi Indonesia sedang tumbuh pesat. Kebutuhan...

Read more
Buah Pikir

“Bupati sehari”

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 07:19 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   OLIMPIADE Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara diselenggarakan Dinas Pendidikan Sabtu, 19...

Read more
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more

Berita Terbaru

KESEHATAN

Berawal dari perjuangan mengobati anak,  Helleria Barasa merintis bisnis MCI One More

18 Oktober 2026 | 23:21 WIB
News

Tiga warga apresiasi Daud Simanjuntak, keluhan infrastruktur cepat ditindaklanjuti

18 Oktober 2026 | 08:46 WIB
News

Henry Dunan Pardede: “Daud Simanjuntak, figur mumpuni yang cepat tanggap, peduli dan terbuka untuk semua kalangan”

17 Oktober 2026 | 21:59 WIB
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus