MEDAN, SEGARIS.CO – TIM SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan rumah mewah yang hancur akibat ledakan di Kompleks Grand Polonia, Jalan Mustang, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Selasa (21/7/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan berdasarkan pendataan sementara terdapat tujuh orang berada di dalam rumah saat ledakan terjadi.
Dari jumlah tersebut, empat orang berhasil selamat, satu korban ditemukan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya hingga kini masih hilang dan dalam pencarian.
Ketika AIB menjadi TONTONAN: Apa yang sedang terjadi dengan HATI MANUSIA?
Operasi pencarian melibatkan sekitar 300 hingga 400 personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, Brimob, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, dan unsur terkait lainnya.
Tim juga mengerahkan alat berat berupa ekskavator, crane, serta peralatan ekstrikasi untuk mempercepat proses evakuasi.
Dalam operasi tersebut, tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Selain melakukan penyisiran manual, petugas juga memanfaatkan drone thermal untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di bawah tumpukan material bangunan.
Sementara itu, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Dugaan awal mengarah pada kebocoran gas, namun aparat menegaskan penyebab ledakan baru dapat dipastikan setelah proses olah tempat kejadian perkara dan investigasi selesai.
Tim SAR gabungan menyatakan akan terus melanjutkan upaya pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan. [Red/***]






