SAMOSIR — SEGARIS.CO – Setelah dilantik pada 20 Februari lalu dan mengikuti rangkaian kegiatan retreat kepala daerah se-Indonesia pada 21–28 Februari 2024, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk memimpin apel gabungan perdana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir.
Apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Samosir, Senin (03/03/2025) dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Marudut Tua Sitinjak, para staf ahli bupati, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Samosir.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa apel perdana ini bertujuan menyatukan semangat dan pemikiran seluruh jajaran pemerintahan agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Samosir.
Ia juga menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi arahan Presiden RI selama kegiatan retreat.
Rakernas Raja Sitempang Indonesia: Perkuat komitmen kebersamaan dan kemajuan daerah
Tiga arahan Presiden
Bupati Vandiko menjabarkan tiga poin utama yang menjadi fokus kerja pemerintah daerah:
Kolaborasi Nasional – Indonesia adalah negara besar yang membutuhkan sinergi antara kepala daerah agar program pembangunan nasional dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
Optimalisasi Potensi Daerah – Dengan keterbatasan anggaran, kepala daerah dituntut untuk menggali seluruh potensi yang ada guna meningkatkan pendapatan daerah.
Keterlibatan Langsung ke Masyarakat – Pemimpin daerah harus turun langsung ke lapangan untuk memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berdampak nyata.
Sinergitas dan kreativitas ASN jadi kunci
Menindaklanjuti arahan tersebut, Vandiko menegaskan pentingnya sinergitas antar-OPD dalam mendukung pembangunan Samosir.
“Sinergitas adalah kunci utama. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, perlu gerakan bersama, termasuk berkolaborasi dengan masyarakat. Semua ini demi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh ASN untuk lebih kreatif dalam menggali potensi daerah guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Segera turun ke lapangan, identifikasi kebutuhan masyarakat, susun program yang benar-benar menyentuh kepentingan publik, dan eksekusi dengan tepat. Jika kita bekerja dengan kreativitas, pembangunan Samosir akan semakin cepat,” tegasnya.
Periode kedua: bekerja lebih cepat dan efektif
Memasuki periode kedua kepemimpinannya, Vandiko mengingatkan seluruh OPD untuk meningkatkan kinerja, bukan malah bersantai.
“Kesempatan yang diberikan masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata. Pelayanan harus lebih baik, program harus lebih efektif, dan eksekusi harus lebih cepat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar setiap kebijakan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.
Menjelang bulan Ramadan, Vandiko menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada ASN dan masyarakat Muslim di Samosir.
Wabup Ariston: tingkatkan semangat dan hilangkan ego sektoral
Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menambahkan bahwa keberlanjutan pembangunan harus menjadi fokus utama pemerintahan.
“Apa yang sudah berjalan baik akan kita pertahankan, sementara yang belum tercapai akan kita kejar bersama. Kita memiliki satu visi dan misi, maka harus bergerak dalam satu langkah yang sama,” ujarnya.
Sebagai langkah awalnya di posisi wakil bupati, Ariston menegaskan akan melakukan monitoring dan pengawasan ke setiap dinas guna memastikan kolaborasi berjalan optimal.
“Kita harus hilangkan ego sektoral. Penting bagi kita untuk proaktif dalam menjalankan program agar visi-misi bupati bisa terealisasi dengan cepat demi kepentingan masyarakat,” katanya. [Hatoguan Sitanggang/***]





