Segaris.co
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Sogok meraih predikat WTP?

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2023 | 20:50 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Sutrisno Pangaribuan

MESKI masa kepemimpinannya tinggal menghitung hari, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi masih terus menebar kontroversi “asbun”.

Terbaru saat Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam 10 tahun berturut-turut.

Semula, Edy mengapresiasi capaian tersebut, yang disampaikan dalam sambutan di acara Kick Off Opini Menuju 10 Tahun Berturut-turut WTP Pemprov Sumut.

Edy menyinggung ada pemerintah daerah yang menerima 10 kali WTP secara berturut-turut.

“Ada WTP sudah sampai 9 kali, mau 10 kali dan ada sudah 10 kali. Pak siapa yang di ujung sana, Pak Edimin, kok bisa pula kau 10 kali? Berapa kau sogok itu orang?,” tanya Edy, Senin (14/08/2023).

Meski demikian, Edy menyampaikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan Pemkab Labusel.

Duakali berturut-turut terima Opini WTP, Wali Kota: “Sejak itu kita mereformasi diri”

“Makasih, saya tahu usaha ini. Pendapatan dia berapa lah, tapi dia bisa WTP. Mana yang keluar, mana yang masuk, sesuai hitungannya. Itu yang menjadikan WTP, bukan besar dan kecilnya, nah besar dan kecilnya ini kan maunya kita, kita yang akan membuatnya,” kata Edy.

Sementara itu, Kadis Kominfo Pemprovsu, Ilyas Sitorus buru- buru “pasang badan” dengan menjelaskan bahwa Edy sedang bercanda.

“Itu konteksnya bercanda, wajah Gubernur juga tersenyum melontarkan itu, yang hadir juga tertawa termasuk Pak Edimin, Bupati Labusel dan Ketua BPK Sumut, Eydu Oktain Panjaitan, candaan ini terlontar karena kedekatan Pak Gubernur dengan Pak Edimin, tidak ada maksud men-judge di situ karena Pak Edy Rahmayadi tahu sulit mendapatkan WTP,” kata Ilyas S Sitorus di kantornya, Jalan HM Said, Medan, Selasa (15/08/2023).

Pemkab Simalungun masuk kategori INFORMATIF

Pernyataan berkonsekuensi hukum

Edy semakin jumawa, karena lima tahun tidak memiliki lawan seimbang. Edy berhasil membuat jinak para ketua di Sumut. Tidak ada kelompok masyarakat yang berani “kritis”, membuat Edy berbicara sesukanya.

Edy berhasil membuat adem dinamika politik Sumut hanya dengan bercanda dan asbun. Bahkan meski Edy sering menabrak sejumlah peraturan dalam berbagai kebijakan, semua berjalan mulus karena tidak ada yang berani melawan Edy.

Edy juga berhasil membuat jinak “para ketua” di DPRD Sumut. Anggota legislatif yang sejatinya sebagai “watch dog” rakyat, termyata hanya sibuk berebut remah-remah kekuasaan berupa penambahan jumlah anggaran reses, alokasi dana hibah rumah ibadah, dan dana sosper.

Kalahkan FC Persito 6-4, FC Naga Hitam akan hadapi Ponker Asiong di FINAL Naga Hitam Cup I

Negosiasi politik berjalan mulus, karena Edy memenuhi selera dan kepentingan jangka pendek para legislator. Tidak satu pun anggota legislatif yang memiliki nyali menyampaikan kritik kepada Edy, baik terkait tata kelola pemerintahan, mau pun sikapnya yang selalu bercanda dan asbun.

BPK RI Perwakilan Sumut merupakan satu-satunya lembaga yang diberi tugas oleh konstitusi untuk memeriksa keuangan Pemda.

Maka saat ada tuduhan sebagai “orang yang disogok”, seharusnya membuat marah pimpinan BPK RI Perwakilan Sumut, bukan ikut tertawa.

Bahkan sekali pun Ilyas mengklaim bahwa Edy sedang bercanda, namun candaan tersebut keterlaluan dan melampaui batas.

Tanpa ada bantahan dari BPK RI Sumut, maka publik akan menilai bahwa status WTP dapat diperoleh dengan “menyogok”. Sehingga predikat WTP tidak perlu dikejar, karena bukan ukuran prestasi.

Tanpa disadari, Edy sebenarnya sedang mengarahkan telunjuknya kepada dirinya sendiri, bukan kepada yang lain.

Predikat WTP yang diperoleh Pemprovsu selama dipimpin Edy berarti didapat dengan “menyogok itu orang”.

Edy tidak mungkin menyampaikan pernyataan berdasarkan pengalaman orang lain. Sebab Edy sendiri pasti paham bahwa jika pernyataannya tidak benar, maka hal tersebut merupakan fitnah yang dapat merendahkan harkat dan martabat orang lain.

Meski diklaim Ilyas sebagai candaan, pernyataan Edy berkonsekuensi hukum. Gubsu tidak dibenarkan bercanda atas alasan apa pun, terutama menyangkut materi yang sensitif.

Praktik korupsi, termasuk suap, sogok, hingga tindakan memperdagangkan pengaruh sudah dijadikan sebagai “extraordinary crime”.

Bahkan negara membentuk KPK sebagai lembaga khusus memberantas korupsi. Maka pernyataan Edy tersebut dapat dijadikan sebagai informasi awal untuk memulai proses hukum oleh KPK.

Jika BPK RI Perwakilan Sumut dan BPK RI tidak mempersoalkan pernyataan “asal bunyi” dari Edy, maka publik akan mempersoalkannya dengan meminta KPK RI melakukan penyelidikan terhadap semua proses pemeriksaan keuangan pemerintah daerah.

Jika terdapat praktik sogok dalam upaya meraih predikat WTP, seperti tuduhan Edy, maka oknum penyogok dan penerima sogok, termasuk perantara sogok (jika ada) harus ditangkap oleh KPK.

KPK RI harus segera memanggil Edy terkait pernyataan “sogok itu orang” dalam memeroleh status WTP. Jika Edy tidak segera mengklarifikasi pernyataan “sogok orang itu”, maka pernyataan Edy sebagai pejabat publik, yang disampaikan dalam acara resmi dapat dimaknai sebagai pernyataan resmi Gubernur dan benar. Sebab jika tidak benar, maka pernyataan tersebut adalah hoax atau fitnah.

Penulis, Sutrisno Pangaribuan, politisi PDI-P, anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara 2014-2019.

 

Tags: Edy RahmayadisegarisSegaris.coSumutWTP
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan  BEBERAPA waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah...

Read more
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
0

Oleh | Herry Chandra, ST Pimpinan PT Hydra Media Indonesia. Tim Hydra Net DUNIA telekomunikasi Indonesia sedang tumbuh pesat. Kebutuhan...

Read more
Buah Pikir

“Bupati sehari”

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 07:19 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   OLIMPIADE Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara diselenggarakan Dinas Pendidikan Sabtu, 19...

Read more
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more

Berita Terbaru

News

Henry Dunan Pardede: “Daud Simanjuntak, figur mumpuni yang cepat tanggap, peduli dan terbuka untuk semua kalangan”

17 Oktober 2026 | 21:59 WIB
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus