Segaris.co
Jumat, 23 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Cawe-cawe Jokowi, Siapa MARAH, Siapa MEMBELA?

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
1 Juni 2023 | 16:43 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Sutrisno Pangaribuan

BEBERAPA waktu yang lalu, jagat raya politik Indonesia dibuat meriah oleh Gibran Rakabuming Raka. Putra sulung Presiden Joko Widodo, Walikota Surakarta.

Acara minum wedang plus deklarasi dukungan relawan Jokowi-Gibran kepada Prabowo Subianto. Menteri Pertahanan, Capres Partai Gerindra, dibuat tersentak dan takjub seketika.

Gibran berhasil memaksa Prabowo menemuinya lebih dahulu sebelum menemui SBY di Pacitan. Prabowo sumringah, PDI-P pun memanggil Gibran.

Adik Gibran, Kaesang Pangarep pun mulai dapat pekerjaan baru, sebagai bintang iklan Parpol di Depok, Jawa Barat.

Putra bungsu Presiden Jokowi yang kini sering menjadi host atau bintang tamu di acara televisi.

Sejak “join bisnis” dengan Raffi Ahmad, kini Kaesang mulai ditarik ke dunia politik. Parpol yang ingin lolos ke Senayan tersebut “memaksa” Kaesang menjadi calon  walikota.

KUASA HUKUM minta Polda Metro Jaya ambil alih KASUS KEMATIAN Fajar Siringo-ringo

Bobby Afif Nasution, menantu Presiden Jokowi, suami Kahiyang Ayu pun tidak ketinggalan. Bobby baru saja  mendapat dukungan dari 170 relawan untuk maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara (Cagubsu).

Meski pun pertemuan dengan relawan tidak dihadiri oleh Capres, namun acara tersebut berhasil dimanfaatkan Walikota Medan untuk menggalang dukungan kepadanya. Hingga akhirnya pendukung Bobby menyatakan setia deengan menghasilkan gerakan dengan hastag #IkutBobbyNasution.

Saat elit politik sibuk menebak arah dukungan di Pilpres 2024, tiba-tiba Presiden Jokowi mengaku akan “cawe-cawe di Pemilu 2024 demi bangsa dan negara.

Taty Sulystiani: “Orangtua harus berperan menjadi contoh”

Elit politik pun sibuk menafsir makna cawe-cawe yang dilontarkan Jokowi. Kata cawe-cawe sebagai kata biasa yang digunakan dalam percakapan santai dan tidak formal menjadi luar biasa karena diucapkan Presiden Jokowi.

Akhirnya pihak istana sibuk melakukan bantahan terhadap berbagai tuduhan, tudingan, dan serangan yang dilakukan elit politik. Kata cawe-cawe ditasirkan negatif oleh kelompok “oposisi” sebagai bentuk intervensi politik terhadap proses dan hasil Pemilu 2024.

Tuduhan penjegalan Capres tertentu, hingga pembegalan Partai Demokrat yang dituding Denny Indrayana, bekas anak buah SBY pun dianggap sebagai “cawe-cawe Jokowi”.

LANGKAH AWAL Program Taman Edukasi, SMP Negeri 1 Ujung Padang tanam bibit buah-buahan

Berdasarkan dinamika politik tersebut, Kongres Rakyat Nasional (Kornas) sebagai wadah berhimpun dan berjuang rakyat dalam mewujudkan tujuan dan cita- cita bangsa Indonesia menyampaikan pandangan dan sikap sebagai berikut:

PERTAMA, bahwa Presiden Jokowi dan keluarganya berhasil menarik semua mata elit politik tertuju pada mereka.

Aktivitas biasa dari Jokowi dan keluarganya pun selalu dikaitkan dengan urusan politik, sehingga menjadi pusat perhatian dan pembicaraan elit politik.

KEDUA, bahwa kualitas elit politik Indonesia saat ini berada pada titik terendah dalam sejarah. Sehingga pembicaraan politik hanya berputar dan berpusat pada Presiden Jokowi dan keluarganya.

Elit politik tidak pernah membahas ide, gagasan, dan program yang ditawarkan  pasca  periode kepemimpinan Jokowi.

KETIGA, bahwa semua elit politik Indonesia saat ini sangat tergantung pada Presiden Jokowi. Sehingga mereka sibuk berupaya mendapat “endorse” dari Jokowi.

Capres yang sering diajak Jokowi selalu sumringah, sedang Capres lainnya berupaya agar bisa sekedar minum kopi bersama anaknya.

Siti Raya Sinaga: “PKG sangat PENTING dan BERMANFAAT”

KEEMPAT, bahwa Capres  saat ini juga hanya terbagi dua kelompok, yakni simetris atau asimetris dengan Jokowi.

Sehingga isu yang dijadikan “tagline” pun tetap berkaitan dengan Jokowi. Kelompok pertama isunya tentang keberlanjutan, sedang kelompok kedua isunya perubahan.

KELIMA, bahwa Jokowi sebagai kader dan “petugas partai PDI-P” tentu sah terlibat atau cawe-cawe dalam Pemilu 2024. Bahkan menyatakan dukungan secara terbuka pun dapat dilakukan.

Hal yang sama juga seharusnya dapat dilakukan oleh SBY, kader dan petugas partai Demokrat, saat jadi Presiden RI. Akan tetapi Presiden Jokowi tidak dibenarkan menggunakan seluruh kekuasaan, alat perlengakapan dan kelengkapan serta fasilitas negara untuk berpihak kepada Capres yang didukungnya.

Heppy dan Alvaro JUARA LOMBA Hardiknas PKG Bandar Huluan

KEENAM, bahwa elit politik diminta untuk segera berbenah, berubah agar tidak terus menerus ketergantungan terhadap Jokowi. Iklim politik Indonesia saat ini jenuh, stagnan akibat elit politik tidak memiliki tawaran apapun.

Publik hanya disuguhi “infotainment politik” yang hanya membahas aktor, sutradara, dan alur cerita. Sementara ide, gagasan, dan program politik sengaja tidak dibahas karena mungkin tidak tersedia.

KETUJUH, bahwa sebagai rekan juang politik Jokowi sejak 2014, dan memutuskan berjuang bersama Ganjar Pranowo sejak 2022.

Kornas telah dan sedang, dan akan terus menggali, mencari informasi masalah dan kebutuhan rakyat.

Untuk dijadikan bahan evaluasi terhadap program Jokowi. Sekaligus menjadi bahan masukan memperkaya dan melengkapi ide, gagasan, dan program politik Ganjar Pranowo.

Bagi Kornas, sebagaimana Pilpres 2014 dan 2019 bukan tentang Jokowi, tetapi tentang kita; rakyat Indonesia. Sehingga tagline Jokowi 2014: “Jokowi Adalah Kita.”

Maka Pilpres 2024 nanti juga bukan tentang Ganjar Pranowo, tetapi tentang kita, tentang rakyat Indonesia, maka tagline nya: “Ganjar Milik Kita,” milik rakyat Indonesia.

Penulis, Sutrisno Pangaribuan, Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas)

Tags: Cawe-caweGibranJokowisegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan  BEBERAPA waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah...

Read more
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
0

Oleh | Herry Chandra, ST Pimpinan PT Hydra Media Indonesia. Tim Hydra Net DUNIA telekomunikasi Indonesia sedang tumbuh pesat. Kebutuhan...

Read more
Buah Pikir

“Bupati sehari”

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 07:19 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   OLIMPIADE Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara diselenggarakan Dinas Pendidikan Sabtu, 19...

Read more
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more

Berita Terbaru

News

WASPADA! BMKG INGATKAN CUACA EKSTREM DI SUMUT 23–25 OKTOBER, WARGA DIMINTA SIAGA

22 Oktober 2026 | 20:53 WIB
News

Peduli kesehatan masyarakat, Satgas Inti Mahakarya IPK Simalungun bagikan masker di Jalan Asahan

22 Oktober 2026 | 19:37 WIB
News

Pemkab Taput dan Kementerian ESDM bahas pengembangan potensi panas bumi

22 Oktober 2026 | 10:52 WIB
News

Kejari Simalungun dampingi Kajati Sumut, serahkan Legal Opinion dan 10 sertifikat tanah wakaf

21 Oktober 2026 | 20:31 WIB
News

KPK bantah video viral Nusron Wahid dijemput paksa, Ini fakta debenarnya

21 Oktober 2026 | 01:28 WIB
News

Pemkab Taput raih apresiasi sukses  Tuan Rumah Rakernas V MPK Indonesia ‎

20 Oktober 2026 | 07:49 WIB
News

‎Rekonstruksi Jalan Salib Kasih–Simanampang perkuat akses pariwisata dan pertanian Taput

20 Oktober 2026 | 07:31 WIB
News

Polisi ringkus tersangka penggelapan Avanza, korban rugi Rp190 juta

19 Oktober 2026 | 16:26 WIB
News

KWT di Pematangsiantar panen sayuran dan cabai, pendampingan Daud Simanjuntak diapresiasi

19 Oktober 2026 | 09:12 WIB
KESEHATAN

Berawal dari perjuangan mengobati anak,  Helleria Barasa merintis bisnis MCI One More

18 Oktober 2026 | 23:21 WIB
News

Tiga warga apresiasi Daud Simanjuntak, keluhan infrastruktur cepat ditindaklanjuti

18 Oktober 2026 | 08:46 WIB
News

Henry Dunan Pardede: “Daud Simanjuntak, figur mumpuni yang cepat tanggap, peduli dan terbuka untuk semua kalangan”

17 Oktober 2026 | 21:59 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus