Segaris.co
Minggu, 27 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir
Sutrisno Pangaribuan

Sutrisno Pangaribuan

Ganjar Butuh Koalisi Besar (Bersama Rakyat)

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
25 April 2023 | 21:29 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Sutrisno Pangaribuan

PADA Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) tahun 2014, Joko Widodo diberi surat tugas oleh PDI-Perjuangan (PDI-P) sebagai Calon Presiden, Jumat (14/03/2014), kurang dari tiga bulan sebelum Pilpres, Rabu (09/07/2014).

Joko Widodo (Jokowi) yang berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) diusung lima partai politik (Parpol), yakni PDI-P, Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa didukung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Pasangan Jokowi-JK, unggul 53,15% mengalahkan pasangan Prabowo-Hatta 46,85%.

Pada Pilpres 2014 ini, rakyat mendukung Jokowi secara optimal karena dianggap mewakili rakyat secara luas. Bahkan tagline Jokowi di Pilpres 2014: Jokowi Adalah Kita. Partisipasi rakyat secara luas terjadi di Pilpres 2014 ini.

Sementara itu pada Pilpres 2019, Jokowi diumumkan sebagai Capres PDI-P pada Jumat (23/2/2018), kurang dari 14 bulan sebelum Pilpres, Rabu (09/04/2109).

Jokowi berpasangan dengan KH. Ma’ruf Amin didukung 9 parpol, yakni PDI-P, Golkar, PKB, PPP, Nasdem, Hanura, PKPI, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno didukung 5 parpol, yakni Gerindra, PAN, PKS, Partai Demokrat, dan Partai Berkarya.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, menang 55,50% mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 44,50%.

Pada Pilpres 2019 tersebut, keterlibatan rakyat mendukung Jokowi berubah. Tidak ada lagi partisipasi rakyat yang secara spontan mengorganisir diri dan kelompoknya secara mandiri seperti Pilpres 2014.

Roy Yantho Simangunsong: “Orang muda di legislatif lebih fokus DORONG PEMKO SIANTAR ciptakan lapangan kerja”

Kelompok elit politik, aktivis politik dan pengusaha yang mendominasi pergerakan dukungan.

Berdasarkan dinamika kedua Pilpres tersebut di atas, ternyata pergeseran peta dukungan parpol, elit politik, pun aktivis politik tidak berdampak signifikan terhadap perolehan suara Jokowi.

Ternyata kekuatan politik Jokowi itu ada pada rakyat, bukan pada elit politik, aktivis politik mau pun pengusaha.

Rakyat menjadi kekuatan utama yang murni, mandiri, dan  bebas dari “vested interest” individu mau pun kelompok.

Relawan DGP hadiri “OPEN HOUSE”, Ganjar Pranowo: “Matur nuwum SUDAH DATANG”

Mengumumkan Ganjar Pranowo

Untuk ketiga kalinya pada Jumat (21/4/2023 ), bertepatan dengan hari peringatan Kartini dan sehari sebelum Idul Fitri 1 Syawal 1444 H, PDIP mengumumkan sekaligus memperkenalkan Ganjar Pranowo sebagai Capres PDIP di Pemilu 2024.

Pengumuman tersebut lebih awal dari rencana semula, yakni bertepatan dengan Peringatan Hari Lahirnya Pancasila (01/06/2023 ).

Perubahan tersebut tentu melalui pertimbangan yang matang oleh Ketua Umum PDI-, Hj. Prof (HC) DR (HC) Megawati Soekarnoputri.

Kemenangan “hattrick” menjadi target utama PDI-P, baik Pileg mau pun Pilpres seperti pada Pemilu dan Pilpres 2014 dan 2019.

Keberanian PDI-P untuk mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 disambut antusias oleh rekan juang politik, relawan, pendukung, simpatisan Ganjar Pranowo yang sekian lama telah bekerja.

Pengumuman tersebut memberi kepastian kepada rakyat, bahwa Capres yang simetris dengan Jokowi telah diumumkan.

Jika rakyat mengharapkan ada kepastian akan keberlanjutan program pembangunan yang telah dimulai oleh Jokowi, maka hanya Ganjar Pranowo satu-satunya Capres yang pasti akan melanjutkannya.

Akan tetapi, jika PDI-P ingin memeroleh kemenangan “hattrick”, maka PDI-P dan Ganjar Pranowo harus benar-benar serius dan setia membangun ‘koalisi besar”.

Koalisi bersama rakyat itu mudah dan murah, tidak bersayarat, dan pasti dapat dilakukan dengan baik.

Nama Taman Midian Ahmad Yani-Sisingamangaraja, RUSAK!!!

Untuk meraih kemenangan

Beberapa hal yang harus dilakukan PDI-P dan Ganjar untuk meraih kemenangan hattrick di Pemilu 2024 adalah:

  1. Pileg 2024 bukan tentang Parpol, tetapi tentang rakyat, maka Parpol pengusung dan pendukung Ganjar Pranowo harus memilih dan mengutus para calon legislatif (Caleg) yang mengerti, memahami, dan bersedia berjuang untuk kebutuhan dan kepentingan rakyat. Caleg yang dimajukan hendaknya memiliki kapasitas, kualitas, dan memahami kebutuhan rakyat. Isi kepala dan isi hati Caleg lebih utama dari isi tasnya, maka para Caleg yang diutus seharusnya para kader yang memiliki kecakapan tentang kebutuhan dan kepentingan rakyat.
  2. Pilpres 2024 bukan tentang Ganjar Pranowo, tetapi tentang rakyat, maka Parpol pengusung dan pendukung maupun Ganjar Pranowo harus lebih banyak mendengar, melihat, dan merasakan apa yang sedang dialami dan dibutuhkan oleh rakyat. Tim Ganjar Pranowo harus lebih banyak bergerak untuk melakukan penyerapan informasi dan aspirasi rakyat. Sehingga rakyat semakin yakin bahwa Ganjar Pranowo adalah Capres yang paling mengerti dan memahami, sekaligus dapat menjawab kebutuhan rakyat.
  3. Parpol pengusung dan pendukung dan Ganjar Pranowo diminta lebih fokus membangun “koalisi bersama rakyat: Koalisi Besar” daripada koalisi besar antar Parpol. Semua Parpol akan fokus pada perjuangan memeroleh kemenangan dan kursi legislatif, maka menjadi pendukung dan pengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres adalah bagian dari strategi meraih dan menambah perolehan kursi bagi Parpol.
  4. Koalisi bersama rakyat lebih menjamin kemenangan dari Parpol pengusung dan pendukung serta Ganjar Pranowo, sebab rakyat akan bergerak dan berjuang untuk memenangkan Parpol dan Capres yang diyakini akan memenuhi kebutuhannya pasca kemenangan Pemilu. Rakyat tidak akan pernah menagih dan meminta sesuatu yang tidak sesuai kebutuhannya. Rakyat tidak berorientasi pada kekuasaan dan bisnis sebagai alasan memilih.
  5. Koalisi bersama rakyat akan menjamin pemerintahan yang stabil sepanjang dipenuhi kebutuhannya secara transparan. Hadiah atau janji bukan kebutuhan rakyat, sehingga hadiah dalam bentuk uang pun bentuk lain, serta janji yang muluk-muluk tidak perlu disampaikan kepada rakyat.

Kemenangan Pemilu 2024, baik Pileg mau pun Pilpres akan ditentukan oleh keseriusan Parpol dan Capres untuk berpihak dan bersedia bekerja untuk kebutuhan rakyat.

Parpol, mau pun Capres harus memastikan bahwa muara dari semua Pemilu adalah untuk menjadikan rakyat berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian di bidang kebudayaan.

Penulis, Sutrisno Pangaribuan, Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), dan Presidium Koalisi Bersama Rakyat (Koalisi Besar)

Tags: Ganjar PranowoMegawati SoekarnoputriPDI-Perjuangan
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Tingkat inflasi Sumut tinggi, TANGGUNG JAWAB SIAPA?

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 22:51 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan Kantor Gubernur Sumut BERDASARKAN Perda No.10 Tahun 2025 Tentang Perubahan Atas Perda No.8 Tahun 2022 Tentang...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Warga HKBP dijanjikan Sekda, ternyata hanya tiga bulan

by Ingot Simangunsong
3 Agustus 2026 | 14:28 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan SETELAH skenario awal menjadikan Topan Ginting sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) kandas. Bobby...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Stop pencitraan! Tidak ada urgensi Bobby-Surya berkantor di Nias

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 15:06 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan AKSI Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Surya berkantor di Pulau Nias hanya...

Read more

Berita Terbaru

SEREMONI

Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 digelar di Pematangsiantar, diikuti 106 pasangan

27 September 2026 | 17:17 WIB
News

Banjir Tapteng meluas, Jembatan Rambing putus total — warga mengungsi

27 September 2026 | 06:14 WIB
News

Polsek Siantar Selatan tindaklanjuti video viral dugaan bullying siswi SMP Negeri 12

26 September 2026 | 18:15 WIB
News

28 September jadi penentu, MK akan lanjutkan gugatan syarat pendidikan Gibran?

26 September 2026 | 12:56 WIB
News

Viral! Pertalite diduga bercampur semen di SPBU Padang, 10 kendaraan mogok

26 September 2026 | 12:38 WIB
News

“Raker PPTSB Sumut II lahirkan gagasan pembentukan LBH dan pemberdayaan pomparan Sinaga”

26 September 2026 | 10:06 WIB
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

25 September 2026 | 09:01 WIB
News

Di reses Dasa Sinaga, Warga bongkar persoalan Parapat: Air bersih, jalan rusak, terminal hingga lesunya wisata

24 September 2026 | 07:03 WIB
News

Satu pekan aspirasi belum ada kepastian, PDI-P Sumut minta BGN segera tindaklanjuti kasus dugaan keracunan MBG di Karo

23 September 2026 | 00:43 WIB
News

Reses Dasa Sinaga di Panombeian Panei, Warga keluhkan pupuk dan irigasi

22 September 2026 | 20:21 WIB
News

Warga soroti kerusakan jalan di Silou Kahean, dorong kolaborasi Pemkab Simalungun dan Pemprov Sumut

22 September 2026 | 13:59 WIB
News

Dugaan keracunan MBG di Galang, PDIP Sumut dorong evaluasi total

21 September 2026 | 19:20 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus