Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Filosofi ”ULOS” dalam perspektif budaya BATAK TOBA

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
28 November 2022 | 09:23 WIB
in Buah Pikir

Oleh| Valentino D.P Gultom

 

MANUSIA adalah mahluk yang multidimensional. Salah satu dimensinya yang menonjol adalah dimensi simbolik.

Ia menghidupi berbagai aneka simbol, dan dengan landasan itu manusia disebut animal symbolicum.

Manusia selalu hadir dan menghadirkan simbol sebagai wujud ekspresi dari dirinya. Wujud ekspresi manusia dalam simbol merupakan salah satu bentuk humanisasi atau pemanusiaan manusia.

Simbol menjadi salah satu bagian yang tidak terlepas dari diri manusia. Simbol adalah tanda yang menghadirkan sesuatu yang ditindakkan.

Sekali pun manusia tidak terlepas dari simbol, manusia itu juga merupakan simbol yang hidup.

Manusia dikatakan sebagai simbol yang hidup karena segala aktivitas yang dilakukan bersifat simbolis dan ekspresif.

 

Apa yang tampak pada tubuh manusia adalah ungkapan dari dalam diri seseorang tersebut.

Manusia dan simbol merupakan dua kenyataan yang tidak bisa dilepaskan. Manusia yang selalu hadir dan menghadirkan simbol juga tidak terlepas dari kebudayaan.

Kebudayaan yang ada pada diri manusia itu hidup karena simbol. Simbol juga merupakan bagian dari kebudayaan dalam kaitannya dengan manusia.

Manusia dan kebudayaan merupakan dua bagian yang dihubungkan oleh simbol. Simbol merupakan bagian yang menghidupkan dan mempererat manusia dan kebudayaan.

Dengan simbol, manusia mengalami kehangatan dan rasa aman dalam masyarakat atau budaya yang dihidupi.

Dengan kata lain, simbol menyentuh afeksi dan relung jiwa manusia yang terdalam sehingga membawa manusia pada kesadaran yang terdalam untuk menjaga kebudayaan yang dihidupi.

 

Secara konkret, penulis memberi gambaran bahwa manusia, simbol dan kebudayaan sama dengan tubuh, jiwa dan roh.

Pada tulisan ini, penulis hendak mengulas secara filosofis bagaimana simbol tersebut terjadi dan hidup dalam keseharian manusia.

Mari kita lihat dari perspektif kebudayaan Batak Toba. Suku Batak menjadi salah satu suku yang memiliki banyak sejarah khusunya pada bagian simbol.

Simbol-simbol yang ada pada kebudayaan Batak Toba tampak pada ritual, adat atau ornament-ornamen yang ada. Salah satu simbol yang sampai hari ini hidup dan dilestarikan salah satunya ialah Ulos.

Ulos merupakan kain tenun khas Batak yang dikenal secara umum. Ulos merupakan kain panjang yang berbentuk selendang dengan memiliki berbagai corak dan fungsi yang berbeda.

Ada berbagai jenis macam Ulos, namun yang akan diinterpretasikan penulis adalah makna Ulos secara umum dalam kehidupan masyarakat Batak Toba.

Dalam keseluruhan hidup masyarakat Batak Toba, Ulos menjadi sesuatu yang sangat berharga. Dalam buku filsafat Batak yang ditulis T.M Sihombing tentang kebiasaan-kebiasaan adat istiadat, ia mengatakan bahwa “Ulos merupakan pengikat kasih sayang antara seseorang dengan orang lain.”

Dalam hal ini, kesenian selalu melukiskan sebuah unsur atau aspek alam kodrat ditambah tanggapan atau pengolahan manusia.

Pengolahan itu tampak pada kadar eksistensi dalam ragam jenis barang yang diyakini secara bersama memiliki nilai keindahan. Semuanya itu mengandung unsur keindahan.

Menurut tradisi yang ada, Ulos merupakan salah satu warisan budaya Batak yang sampai hari ini eksistensinya tetap terjaga.

Ulos merupakan kain tenun Batak yang diyakini memiliki nilai religius dan sosial. Nilai-nilai itu tampak ketika ulos dipakai dalam acara-acara atau adat-istiadat. Contohnya dalam acara pernikahan, ulos menjadi salah satu syarat sahnya adat pernikahan.

Kemudian, ulos juga menjadi pemersatu diantara masyarakat Batak. Kemudian, eksistensi ulos tergantung pada populasi masyarakat Batak yang setia untuk menjaga dan menghayati nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Kecenderungan yang terjadi saat ini pada masyarakat Batak Toba, ulos serta penggunaannya tidak dihayati secara penuh. Pemaknaan ulos hanya terjadi pada acara-acara tertentu yang berkedok fashion.

Ulos merupakan jati diri orang Batak. Sekali pun pemaknaan yang terjadi sudah berkurang dari sebelumnya, ulos akan tetap menjadi identitas bagi masyarakat Batak Toba.

Simbol ulos sebagai sesuatu yang berkaitan dengan hubungan kekeluargaan akan tetap hidup dalam dinamika kehidupan orang Batak yang setia dan menjaga nilai serta hakikatnya.

(Penulis, Mahasiswa St. Thomas, Fakultas Filsafat dan Teologi Pematang Siantar)

Tags: BatakBatak TobaFilosofiTobaUlos
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan  BEBERAPA waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah...

Read more
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
0

Oleh | Herry Chandra, ST Pimpinan PT Hydra Media Indonesia. Tim Hydra Net DUNIA telekomunikasi Indonesia sedang tumbuh pesat. Kebutuhan...

Read more
Buah Pikir

“Bupati sehari”

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 07:19 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   OLIMPIADE Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara diselenggarakan Dinas Pendidikan Sabtu, 19...

Read more
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more

Berita Terbaru

News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus