Segaris.co
Senin, 20 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Gonjang-ganjing angkutan umum Sumatera Utara, unjukrasa tidak beralasan dan ditunggangi

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
1 Juni 2022 | 12:16 WIB
in News

MENANGGAPI unjukrasa Forum Peduli Proses Hukum Indonesia (FPPHI) di depan Gedung DPRD Sumut, terkait masalah izin trayek moda angkutan umum Lubukpakam – Binjai, serta kutipan iuran yang dilakukan PT. Jasa Raharja (Persero), Senin (30/05/2022), Berkat Kurniawan Laoli mengatakan sebelum diagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait, masalah yang disampaikan pengunjuk rasa itu, terlebih dahulu akan dibawa dalam rapat Badan Musyawah (Banmus).

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara itu menyebut, dalam pertemuan delegasi pengunjuk rasa yang umumnya supir angkutan umum dari Binjai, disepakati untuk segera mengajukan nota dinas kepada Ketua DPRD Sumut, guna memanggil para pihak terkait dalam RDP, seperti Dinas Perhubungan Provsu, Perizinan, Organda, PT. Jasa Raharja (Persero), dan PT. Rahayu Medan Ceria (RMC).

“Kita tidak bisa mengatakan ya terhadap tuntutan mereka karena harus komisi yang bersangkutan dengan masalah itu yang mengadakan RDP. Kalau menurut Komisi A dan B terhadap peraturan yang di atasnya seperti yang mereka sampaikan, nanti pasti ada rekomendasi sebab DPRD terbuka untuk semua laporan masyarakat,” kata legislator dari Daerah Pemilihan Nias sekitarnya ini.

Kutipan tanpa dasar hukum

Diungkap dewan berlatar belakang sarjana pendidikan itu, dalam aksinya, FPPHI menenggarai bahwa PT. Jasa Raharja (Persero) melakukan kutipan tanpa dasar hukum dan berkeberatan pajak ongkos penumpang dibebankan kepada supir atau pemilik angkutan Rp300-an ribu per unit angkutan.

Dan hal ini telah mereka sampaikan kepada Ombusman Perwakilan Sumut dimana lembaga negara yang mengawasi pelayanan publik itu sudah mengevaluasi aduan tersebut tetapi sampai sekarang belum dieksekusi oleh pihak terkait.

Menurut mereka, sambungnya, dalam UU Lalu-Lintas dan Peraturan Menteri, hal itu tidak ada diatur.

Selain itu, mereka menyebut ada pelanggaran yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provsu melalui penetapan SK Gubsu tentang penetapan trayek RMC.

Harus izin dari kementerian

Mereka mengatakan, harusnya dalam penentuan trayek itu, apalagi sudah antar kota dalam provinsi, Lubuk Pakam – Medan – Binjai, bukan dalam kota, trayeknya harus izin dari kementerian, nukan dari gubernur.

Dan mereka mengaku telah beberapa kali menyampaikan masalah tersebut ke DPRD Sumut, tapi belum ada respon.

Sangat tidak beralasan dan ditunggangi

Terpisah, Pimpinan Perusahaan PT. RMC, Mont Gomery Munthe, yang dimintakan tanggapannya terkait tuntutan FPPHI, ditemui di Medan, Selasa (31/05/2022), menyebut bahwa tuntutan FPPHI tersebut sangat tidak beralasan.

Mont Gomery menuding bahwa aksi yang mengatasnamakan FPPHI itu ditunggangi para pihak moda angkutan umum yang illegal serta memberikan pelayanan yang buruk kepada penumpang.

“Hal itu sudah berulang kali kami sampaikan kepada pihak-pihak terkait, seperti Kasat Lantas Binjai mau pun Dirlantas Poldasu untuk segera melakukan penertiban terhadap angkutan illegal itu. Namun sampai saat ini belum ada tindakan yang maksimal,” ungkapnya.

Promosi gratis

Dia mengucapkan terimakasih atas aksi yang dilakukan FPPHI, sebab menurutnya, dampak dari aksi itu, masyarakat yang acap menggunakan angkutan umum di lintasan Binjai – Medan – Lubukpakam, menjadi lebih tahu dan paham soal jasa angkutan umum.

“Secara tidak langsung, aksi mereka itu merupakan promosi gratis untuk RMC. Dan ini berdasarkan pengakuan para supir kami yang beroperasi di trayek tersebut dimana pada aksi mereka itu, jumlah penumpang yang menggunakan angkutan RMC jauh meningkat. Selain itu, masyarakat juga dapat melihat kondisi kelayakan angkutan RMC dengan angkutan mereka. Karena 78 unit armada RMC yang beroperasi pada trayek tersebut, berada dalam kondisi yang sangat bagus disertai penampilan para supir yang bersih dan wajib berkemeja,” kata Mont Gomery yang juga Ketua Organda Kota Medan.

Menjadi lebih murah dan rentang waktu jadi singkat

Selain menyerap tenaga kerja, imbuhnya, biaya transportasi warga masyarakat dari Binjai – Medan – Lubukpakam mau pun sebaliknya, menjadi lebih murah, rentang waktu perjalanan semakin singkat, serta pelayanan yang didapat lebih baik.

RMC, ungkap Mont Gomery, awalnya hadir sekitar tahun 1980-an, untuk melayani warga masyarakat yang bermukim di sekitar pinggiran Kota Medan. Sebab di wilayah inti dan perkotaan Kota Medan, sudah dilayani KPUM.

Dikatakannya, aksi FPPHI itu jelas sangat merugikan para supir yang terlibat sebab seharian mereka tidak membawa pendapatan yang berdampak pada urusan rumahtangganya di tengah situasi sulit saat ini.

“Alangkah positifnya aksi mereka itu bila memprotes moda transportasi Trans Metro Deli yang sampai sekarang masih menggratiskan biaya angkutannya sehingga merugikan para supir mau pun pemilik dan pengusaha angkutan umum di Kota Medan dan sekitarnya,” katanya.

Pemprov Sumatera Utara tidak tegas

Mont Gomery yang turut didampingi Ketua Organda Kabupaten Deli Serdang, Frans Simbolon, juga menyesalkan tidak tegasnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menindaklanjuti kesepakatan yang telah dibuat terkait beroperasinya angkutan umum berbasis online.

“Bahwa dalam keputusan yang telah disepakati bersama antara Dinas Perhubungan Provsu, aplikator angkutan umum berbasis online, Dirlantas Poldasu, dan para pengusaha angkutan umum di Sumatera Utara, kuota angkutan berbasis online 15 ribu unit yang dibagi dalam beberapa wilayah, seperti Kota Medan, Siantar, Deliserdang, dan Binjai. Dimana dalam keputusan bersama itu, para pemilik angkutan online yang sudah terdaftar bergabung ke perusahaan angkutan umum yang telah memiliki izin operasional,” kata Mont Gomery.

Namun para aplikator itu, sampai sekarang, sambungnya, tidak mematuhi keputusan bersama tersebut. Malah jumlah angkutan berbasis online saat ini sudah berjumlah 40 ribu unit.

Frans Simbolon pun, membenarkan kondisi tersebut.

Dikatakannya, dampak yang terjadi atas pembiaran itu adalah, supir sulit mendapatkan pendapatan yang layak, pengusaha angkutan merugi dan terancam bangkrut, dan warga masyarakat sulit memperoleh layanan angkutan umum yang baik.

“Para pengemudi angkutan online juga semakin susah karena jumlahnya yang lebih banyak daripada penggunanya. Akhirnya, banyak yang unitnya disita pihak leasing,” kata Frans, yang juga Ketua Organda Berbasis Online di Sumut.

Disamping itu, keduanya juga mengeluhkan hilangnya BBM jenis premium hampir di setiap SPBU di Sumut. Kelangkaan itu menurut mereka menambah beban operasional angkutan umum.

Sebab, menurut mereka, menaikkan tarif angkutan bukanlah solusi terbaik karena akan membebani biaya bagi masyarakat pengguna jasa angkutan umum. Tetapi bila tidak dinaikkan, akan menjadi beban bagi para supir maupun pengusaha angkutan umum.

Mereka berharap agar pemerintah, baik pusat maupun daerah, dapat memberikan solusi terbaik mengatasi dilema tersebut sehingga masyarakat pengguna jasa angkutan umum mendapat ongkos transportasi yang terjangkau disertai pelayanan yang baik. Dan supir bisa memperoleh pendapatan yang layak setiap harinya serta pengusaha dapat meningkatkan fasilitas pelayanannya. (Sipa Munthe/***)

Tags: AngkutanSumatera UtaraUnjuk rasa
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Wali Kota terima silaturahmi YPU, dukung program Bilal Mayat

by Ingot Simangunsong
20 Juli 2026 | 18:58 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- WALI Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima silaturahmi Yayasan Peduli Umat (YPU) Kota Pematangsiantar di Balai Kota, Senin...

Read more
Oplus_131072
News

Ketua DPD ApresiMP Sumut sampaikan hasil Seminar Nasional Koperasi Merah Putih

by Ingot Simangunsong
20 Juli 2026 | 18:48 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO -- KETUA DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Merah Putih (ApresiMP) Sumatera Utara, Tumpal Hasudungan Sitorus, menyampaikan hasil...

Read more
News

Polres Pematangsiantar monitor pengisian BBM di sejumlah SPBU

by Ingot Simangunsong
20 Juli 2026 | 15:07 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- PERSONIL Sat Samapta Polres Pematangsiantar melaksanakan monitoring dan pengamanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU...

Read more
Oplus_131072
News

Pemuda asal Simalungun ditangkap, bawa 1,53 gram sabu di Pematangsiantar

by Ingot Simangunsong
20 Juli 2026 | 14:56 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- SATUAN Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar menangkap seorang pemuda berinisial AP (18), warga Kabupaten Simalungun, karena diduga memiliki...

Read more
News

Masinton Pasaribu: Keselamatan warga adalah prioritas utama penanganan banjir Tapanuli Tengah

by Ingot Simangunsong
20 Juli 2026 | 02:05 WIB
0

TAPANULI TENGAH, SEGARIS.CO – BUPATI Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam menangani...

Read more
News

Banjir bandang terjang Tapanuli Tengah, ratusan warga mengungsi

by Ingot Simangunsong
20 Juli 2026 | 01:39 WIB
0

TAPANULI TENGAH, SEGARIS.CO – BANJIR bandang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, setelah hujan dengan intensitas tinggi...

Read more

Berita Terbaru

News

Wali Kota terima silaturahmi YPU, dukung program Bilal Mayat

20 Juli 2026 | 18:58 WIB
News

Ketua DPD ApresiMP Sumut sampaikan hasil Seminar Nasional Koperasi Merah Putih

20 Juli 2026 | 18:48 WIB
News

Polres Pematangsiantar monitor pengisian BBM di sejumlah SPBU

20 Juli 2026 | 15:07 WIB
News

Pemuda asal Simalungun ditangkap, bawa 1,53 gram sabu di Pematangsiantar

20 Juli 2026 | 14:56 WIB
Kolom

Hotman Paris dan pesan penting: memberantas KORUPSI tanpa MENGORBANKAN KEADILAN

20 Juli 2026 | 08:53 WIB
News

Masinton Pasaribu: Keselamatan warga adalah prioritas utama penanganan banjir Tapanuli Tengah

20 Juli 2026 | 02:05 WIB
News

Banjir bandang terjang Tapanuli Tengah, ratusan warga mengungsi

20 Juli 2026 | 01:39 WIB
News

‎Pemkab Taput lakukan penyegaran birokrasi, tekankan kompetensi dan integritas

19 Juli 2026 | 18:34 WIB
News

‎Bupati Taput dorong penguatan karakter ‘SAITAPAIAS’ dan literasi ‘TAPAMAJUMA’ di SMPN 1 Tarutung

19 Juli 2026 | 16:15 WIB
News

19 Juli 2026 | 14:25 WIB
News

Residivis Narkoba ditangkap di depan Gereja HKBP Sukadame, sabu dan ganja disita

19 Juli 2026 | 13:57 WIB
News

Timsus Dayok Mirah patroli malam, amankan dua motor berknalpot brong

19 Juli 2026 | 11:42 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita