Segaris.co
Minggu, 19 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Tradisi “mangarihiti”, dulu dan sekarang

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
16 April 2022 | 19:07 WIB
in News

Catatan | Antoni Antra Pardosi

 

PAGI itu, sejak jarum jam menunjukkan angka tujuh, pekuburan tak jauh dari pemukiman penduduk yang biasanya terjebak dalam zona sepi, seketika ramai oleh manusia.

Mereka datang dengan perlengkapan seperti cangkul, parang, babat mesin, alat pembersih, wadah berisi air, dan sebagian besar membawa karung atau ember berisi pasir.

Dalam suasana riuh suara manusia serta ingar bingar alat pemotong rumput dan semak, pekuburan yang sebelumnya bak semak belukar, perlahan berubah kembali selayaknya pemakaman umum.

Setelah itu, keluarga atau yang sekerabat berkumpul mengelilingi kuburan, mengucapkan sepatah kata dengan khusuk (mandok hata), diakhiri dengan membasuh muka sebanyak tiga kali.

Tradisi tahunan perayaan Paskah

Begitulah aktivitas mangarihiti atau membersihkan kuburan di pemakaman umum Jeret, Kelurahan Parsoburan Tengah, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, Jumat (16/04/2022).

Pada hari yang sama, kegiatan serupa juga dilakukan masyarakat Batak Kristiani di berbagai penjuru, khususnya Tapanuli dan sekitarnya.

Inilah tradisi turun temurun di kalangan Batak Kristiani menyambut Hari Raya Paskah, yang dilaksanakan Sabtu, sehari setelah Jumat Agung, atau sehari sebelum Peringatan Kebangkitan Isa Almasih.

Makna mangarihiti

Menurut kamus bahasa Batak, mangarihiti, kata dasarnya adalah “rihit”, yang artinya pasir. Ada pun maknanya setelah diberi afiksasi ada dua, yaitu “mencari pasir pada beras yang ditampi”, dan “memberi atau menabur sesuatu dengan pasir”.

Makna kedua inilah yang berkenaan dengan tradisi mangarihiti. Menabur pasir di kuburan tujuannya adalah untuk mempertahankan bentuk kuburan, memperindah, terutama untuk menghambat pertumbuhan semak dan belukar.

Kemudian mangarihiti mengalami perubahan makna menjadi lebih luas, yakni membersihkan kuburan, baik untuk kuburan berbentuk gundukan tanah, juga untuk kuburan yang terdiri dari material permanen.

Sementara itu, mangarihiti juga memiliki makna fisolofi religius yaitu mengenang kematian Yesus, sekaligus mengingatkan manusia pada kefanaan duniawi karena akan kembali menjadi tanah, pasir, atau debu.

Dulu dan Sekarang

Tidak diketahui sejak kapan tradisi mangarihiti dimulai. Kemungkinan besar adalah setelah sebagian besar masyarakat Batak memeluk agama Kristen, yaitu pada dekade 1940-an.

Tradisi ini menjadi tren sesuai dengan tradisi atau adat kebiasaan orang Batak, yang sangat menghormati leluhur.

Selain itu, dengan mangarihiti, justru akan mempermudah orang Batak menjalin silaturrahmi dan tali persaudaraan kekerabatan.

Pada momen ini banyak perantau yang pulang kampung. Bagi orang Batak, Paskah (sekaligus mangarihiti) merupakan perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen, setelah Natal.

Bedanya, belakangan suasana mangarihiti tidak semeriah sediakala, sebab sebagian besar kuburan sudah dibuat permanen. Membersihkan kuburan juga sudah jamak dilakukan menjelang Jumat Agung.

Di kota-kota besar mangarihiti sudah jauh berkurang, dan ziarah biasanya dilakukan menjelang Natal.

Dulu, setelah mangarihiti, keesokan harinya diikuti dengan ibadah subuh di pemakaman (disebut “buha-buha ijuk”). Tradisi ini diadopsi dari peristiwa Alkitab ketika Maria Magdalena mengetahui kebangkitan Yesus dari kubur.

Belakangan tradisi “buha-buha ijuk” sudah dilupakan. Untuk merayakan Paskah mengenang Kebangkitan Yesus (Ari Haheheon Tuhan Yesus), kembali dipusatkan di gereja. (***)

Penulis jurnalis segaris.co

Tags: BatakDuluHabinsaranKabupaten TobaKecamatanMangarihitiParsoburanSekarang
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

‎Pemkab Taput lakukan penyegaran birokrasi, tekankan kompetensi dan integritas

by Ingot Simangunsong
19 Juli 2026 | 18:34 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO --‎ PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara memperkuat roda organisasi demi mengakselerasi pembangunan daerah. Langkah strategis ini ditandai...

Read more
Oplus_131072
News

‎Bupati Taput dorong penguatan karakter ‘SAITAPAIAS’ dan literasi ‘TAPAMAJUMA’ di SMPN 1 Tarutung

by Ingot Simangunsong
19 Juli 2026 | 16:15 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO --‎PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar yang adaptif...

Read more
Oplus_131072
News

by Ingot Simangunsong
19 Juli 2026 | 14:25 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO -- KAPOLRES Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak mengikuti gerak jalan santai bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah...

Read more
Oplus_131072
News

Residivis Narkoba ditangkap di depan Gereja HKBP Sukadame, sabu dan ganja disita

by Ingot Simangunsong
19 Juli 2026 | 13:57 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO -- SATUAN Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar menangkap seorang residivis kasus narkotika berinisial S (41) di depan Gereja...

Read more
Oplus_131072
News

Timsus Dayok Mirah patroli malam, amankan dua motor berknalpot brong

by Ingot Simangunsong
19 Juli 2026 | 11:42 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO -- TIM Khusus (Timsus) Dayok Mirah Polres Pematangsiantar menggelar patroli rutin pada Jumat (18/7/2026) malam sekitar pukul...

Read more
News

Wesly Silalahi hadiri Reuni Akbar SMP Cinta Rakyat 1, kenang masa sekolah

by Ingot Simangunsong
19 Juli 2026 | 05:12 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO – WALI Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menghadiri Reuni Akbar Alumni Lintas Angkatan SMP Cinta Rakyat 1 di...

Read more

Berita Terbaru

News

‎Pemkab Taput lakukan penyegaran birokrasi, tekankan kompetensi dan integritas

19 Juli 2026 | 18:34 WIB
News

‎Bupati Taput dorong penguatan karakter ‘SAITAPAIAS’ dan literasi ‘TAPAMAJUMA’ di SMPN 1 Tarutung

19 Juli 2026 | 16:15 WIB
News

19 Juli 2026 | 14:25 WIB
News

Residivis Narkoba ditangkap di depan Gereja HKBP Sukadame, sabu dan ganja disita

19 Juli 2026 | 13:57 WIB
News

Timsus Dayok Mirah patroli malam, amankan dua motor berknalpot brong

19 Juli 2026 | 11:42 WIB
News

Wesly Silalahi hadiri Reuni Akbar SMP Cinta Rakyat 1, kenang masa sekolah

19 Juli 2026 | 05:12 WIB
News

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan mediasi perselisihan Aantarwarga

18 Juli 2026 | 15:15 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar pimpin latihan menembak tingkatkan kesiapsiagaan personel

18 Juli 2026 | 15:03 WIB
News

Polres Pematangsiantar gelar Baksos di Panti Jompo

18 Juli 2026 | 14:14 WIB
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

18 Juli 2026 | 07:53 WIB
News

UPDATE: Korban meninggal kecelakaan beruntun di Sibolangit bertambah menjadi 4 orang

17 Juli 2026 | 18:24 WIB
News

Kecelakaan beruntun libatkan tujuh kendaraan di Sibolangit, satu orang dilaporkan meninggal

17 Juli 2026 | 18:00 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita