Segaris.co
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

MBG jangan berujung “Makan gratis, risiko ditanggung anak”: PDIP Sumut desak rujukan siswa MTsN 2 Kisaran jangan dipersulit

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
15 September 2026 | 21:00 WIB
in News

MEDAN, SEGARIS.CO — PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) semestinya menghadirkan manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Namun, ketika puluhan siswa justru mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG, perhatian tidak boleh berhenti pada mencari penyebab.

Keselamatan para siswa harus menjadi prioritas. Bahkan, proses rujukan medis jangan sampai tersandera oleh urusan birokrasi ketika dokter telah menyatakan seorang pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Hal itu disampaikan DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara menyikapi kondisi sekitar 30 siswa MTsN 2 Kisaran, Kabupaten Asahan, yang dilaporkan mengalami mual, muntah, pusing dan sakit perut setelah mengonsumsi makanan MBG pada Senin (14/9/2026).

Sejumlah siswa telah dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan.

Sementara itu, aparat kepolisian melakukan pemeriksaan awal dan mengambil sampel makanan guna memastikan penyebab gangguan kesehatan tersebut.

Jangan tunggu anak kritis baru dirujuk

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Drs. Rapidin Simbolon, M.M., meminta proses penyelidikan berjalan beriringan dengan penanganan medis.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap penyebab kejadian penting dilakukan, tetapi tidak boleh menghambat pelayanan kepada para siswa.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa anak-anak kita di MTsN 2 Kisaran. Program Makan Bergizi Gratis tujuannya tentu untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak, bukan justru menimbulkan persoalan kesehatan. Karena itu, saya meminta seluruh siswa yang terdampak mendapatkan penanganan medis secara cepat, tepat dan maksimal,” kata Rapidin di Medan, Selasa (15/9/2026).

Ia meminta pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan rumah sakit memperkuat koordinasi.

Kondisi medis pasien, kata Rapidin, harus menjadi dasar utama dalam menentukan tindakan, termasuk keputusan rujukan.

“Kalau ada anak yang kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut, jangan menunggu sampai kondisinya kritis baru dirujuk. Kalau memang secara medis harus dirujuk, segera lakukan rujukan. Jangan ada persoalan birokrasi atau prosedur yang justru menghambat keselamatan pasien,” tegasnya.

Belajar dari kasus Karo

Rapidin juga mengingatkan agar pengalaman penanganan kasus dugaan keracunan di Kabupaten Karo menjadi pelajaran.

Ia tidak ingin persoalan keterlambatan pengambilan keputusan medis maupun koordinasi kembali terjadi di Asahan.

Menurutnya, rumah sakit tujuan rujukan harus ditentukan berdasarkan kebutuhan medis pasien, bukan semata-mata pertimbangan administratif atau jarak.

“Kalau dokter menyatakan pasien membutuhkan penanganan di rumah sakit yang fasilitasnya lebih lengkap, ya segera dirujuk. Jangan menunggu kondisi semakin berat. Kita bicara tentang anak-anak, tentang keselamatan dan nyawa mereka. Karena itu, semua keputusan harus berorientasi pada kepentingan medis pasien,” ujarnya.

Sutrisno: Jangan berhenti di Rumah Sakit Tipe B

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutrisno Pangaribuan, S.T., secara khusus menyoroti mekanisme rujukan bagi siswa yang membutuhkan penanganan tingkat lanjut.

Ia meminta agar pasien yang berdasarkan penilaian medis membutuhkan fasilitas rumah sakit tipe A tidak kembali menjalani proses rujukan yang berlarut-larut.

“Kalau memang berdasarkan penilaian dokter membutuhkan rumah sakit tipe A, jangan lagi berhenti di rumah sakit tipe B seperti RS Haji. Langsung dirujuk ke RSUP H. Adam Malik. Ini bukan soal rumah sakit mana yang lebih dekat atau siapa yang menangani, tetapi soal kebutuhan medis pasien,” kata Sutrisno.

Menurutnya, jika seorang pasien membutuhkan fasilitas dan tenaga medis yang lebih lengkap, maka rujukan harus diarahkan ke rumah sakit yang mampu memberikan layanan tersebut.

Pesannya sederhana: jangan sampai waktu berharga pasien habis hanya karena harus melewati terlalu banyak meja dan prosedur.

Evaluasi MBG jangan sekadar formalitas

Selain memastikan seluruh siswa memperoleh penanganan medis, DPD PDI Perjuangan Sumut meminta pemerintah dan pihak terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penyebab kejadian.

Evaluasi perlu mencakup proses penyediaan bahan makanan, pengolahan, distribusi hingga keamanan makanan yang dikonsumsi para siswa.

Rapidin menegaskan, tujuan program MBG sangat baik dan perlu didukung. Namun, kualitas dan keamanan pangan harus menjadi bagian yang tidak bisa ditawar.

“Kita berharap seluruh siswa segera pulih dan tidak ada korban yang mengalami kondisi lebih berat. Tetapi setelah mereka ditangani, jangan berhenti di situ. Harus ada evaluasi menyeluruh,” katanya.

Ia menambahkan, program MBG harus benar-benar menghadirkan manfaat bagi anak-anak, bukan justru menyisakan kekhawatiran bagi siswa, orang tua dan masyarakat.

DPD PDI Perjuangan Sumut menyatakan akan terus memantau penanganan para siswa serta mendorong evaluasi pelaksanaan MBG di Sumatera Utara, terutama terkait keamanan pangan dan mekanisme respons cepat apabila kejadian serupa kembali terjadi. [Red/Rel/***]

Tags: AsahanKaroMBGPDI-PerjuanganRapidin SimbolonSegaris.coSutrisno Pangaribuan
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

OTT KPK di Jabodetabek: Kader Golkar Fahd A Rafiq diamankan dalam kasus HGB Bogor

by Ingot Simangunsong
15 September 2026 | 16:26 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO — KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek pada Senin, 14 September...

Read more
News

DPRD Sumut disorot, pungutan Rp75.000 per Siswa di MAN 2 Tanjungpura belum mendapat tanggapan

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 18:00 WIB
0

MEDAN – SEGARIS.CO — ANGGOTA DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut XIII yang meliputi Kota Binjai...

Read more
Oplus_131072
News

“Suahasil Nazara naik kelas: Dari Guru Besar UI, Wamenkeu, kini jadi Menteri Keuangan”

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 16:37 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO — NAMA Suahasil Nazara kembali menjadi perhatian publik. Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada...

Read more
News

Jembatan Cinta Kasih Aek Poring beroperasi, pulihkan akses warga Taput

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 10:42 WIB
0

TAPANULI UTARA – SEGARIS.CO — PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara  mengoperasikan Jembatan Cinta Kasih Aek Poring di Desa Siantar Naipospos, Kecamatan...

Read more
News

Bupati Taput tinjau jalan hotmix Tapian Nauli, Warga sampaikan aspirasi

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 10:27 WIB
0

TAPANULI UTARA – SEGARIS.CO – BUPATI Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat, meninjau pembangunan jalan hotmix yang menghubungkan Desa Tapian Nauli...

Read more
Oplus_131072
News

Pemkab Taput perkuat pertanian dari Hulu ke Hilir, Mulai infrastruktur hingga riset komoditas lokal

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 10:16 WIB
0

TAPANULI UTARA – SEGARIS.CO — PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) melalui Dinas Pertanian terus memperkuat sektor pertanian dari hulu...

Read more

Berita Terbaru

News

MBG jangan berujung “Makan gratis, risiko ditanggung anak”: PDIP Sumut desak rujukan siswa MTsN 2 Kisaran jangan dipersulit

15 September 2026 | 21:00 WIB
SEREMONI

TP PKK Pematangsiantar perkuat sinergi dan persiapkan penilaian Lomba PHBS

15 September 2026 | 19:14 WIB
News

OTT KPK di Jabodetabek: Kader Golkar Fahd A Rafiq diamankan dalam kasus HGB Bogor

15 September 2026 | 16:26 WIB
SEREMONI

Wali Kota Pematangsiantar dinilai beri perhatian besar kepada umat Katolik

15 September 2026 | 15:03 WIB
SEREMONI

Pemko Pematangsiantar susun Perwa PSU Perumahan, dorong kepastian hukum bagi pengembang dan masyarakat

15 September 2026 | 06:44 WIB
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

14 September 2026 | 20:53 WIB
PENDIDIKAN

Orangtua kecewa, SD Integritas Bangsa belum beri klarifikasi soal siswa patah tulang

14 September 2026 | 19:15 WIB
News

DPRD Sumut disorot, pungutan Rp75.000 per Siswa di MAN 2 Tanjungpura belum mendapat tanggapan

14 September 2026 | 18:00 WIB
News

“Suahasil Nazara naik kelas: Dari Guru Besar UI, Wamenkeu, kini jadi Menteri Keuangan”

14 September 2026 | 16:37 WIB
SEREMONI

Bupati Cup 2026 bergulir, 15 kecamatan berebut gelar juara

14 September 2026 | 10:54 WIB
News

Jembatan Cinta Kasih Aek Poring beroperasi, pulihkan akses warga Taput

14 September 2026 | 10:42 WIB
News

Bupati Taput tinjau jalan hotmix Tapian Nauli, Warga sampaikan aspirasi

14 September 2026 | 10:27 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus