TAPANULI UTARA — SEGARIS.CO — PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai membangun jembatan Bailey di Aek Haidupan, Kenegerian Siualuompu, Tarutung, yang hancur akibat banjir bandang dua tahun lalu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dalan Simanjuntak, bersama personel TNI telah melakukan pengukuran panjang jembatan serta penentuan titik pondasi pada Selasa, 3 Februari 2026.
Dalan menjelaskan, jembatan Bailey tersebut merupakan bantuan dari TNI, sementara pembangunan pondasi dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Tapanuli Utara dan TNI.
Jembatan Bailey yang akan dibangun diperkirakan memiliki panjang sekitar 22 meter dan seluruh proses pengerjaannya dilaksanakan oleh TNI.
Dalan menyampaikan bahwa pembangunan saat ini difokuskan pada jembatan, sedangkan untuk akses jalan yang tergerus banjir bandang telah ditinjau oleh petugas dari Pemerintah Provinsi.
Ia berharap, setelah jembatan selesai dibangun, perbaikan jalan juga dapat segera direalisasikan. Jalan yang mengalami kerusakan tersebut merupakan jalur alternatif dari Tarutung menuju Seminarium HKBP di Sipoholon.
Pembangunan jembatan ini disambut baik oleh masyarakat Kenegerian Siualuompu, khususnya 16 kepala keluarga yang selama ini terisolasi akibat bencana.
Mereka berharap keberadaan jembatan Bailey dapat segera memulihkan akses dan mendukung aktivitas sosial serta perekonomian warga setempat. [Martua Situmorang/***]






