Segaris.co
Selasa, 13 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Gunungsitoli butuh solusi nyata, bukan janji besar tanpa dasar!

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
19 November 2024 | 19:04 WIB
in Buah Pikir

oleh | HERMAN HAREFA

BERDASARKAN data profil Kota Gunungsitoli yang ril dan akurat setelah disandingkan dengan paparan Paslon 01 Karya – Yunius, yang dapat dijadikan sebagai catatan, yakni adanya janji besar tanpa rencana yang jelas.

Paslon 1 menjanjikan lonjakan ekonomi hampir dua kali lipat, tapi di mana rencananya? Investasi besar? Infrastruktur? Tanpa rencana konkret, ini hanya sekadar angan-angan. “Gunungsitoli butuh solusi nyata, bukan janji besar tanpa dasar!”

Target ekonomi yang tidak masuk akal

Menargetkan pertumbuhan ekonomi dari 3,69% menjadi 6% lebih? Dunia global sedang resesi, pendapatan daerah terbatas. Ini bukan angka yang bisa dicapai dengan simsalabim.

Karena itu, pilih pemimpin yang mengerti kapasitas daerah, bukan yang sekadar mengejar angka tinggi.

Tentang peningkatan IPM yang radikal, paslon 1 menargetkan IPM naik dari 72,2 menjadi 74 dalam waktu singkat.

Tapi pendidikan dan kesehatan tidak bisa diperbaiki hanya dengan janji. Mana infrastrukturnya? IPM adalah hasil kerja keras bertahun-tahun, bukan klaim instan.

KONSISTEN atau takut tidak konsisten?

Paslon 1 terus mengulang kata “kami konsisten.” Apakah ini refleksi dari ketakutan bahwa mereka sebenarnya tidak konsisten? Karena konsistensi dibuktikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar ucapan berulang.

Bergantung pada transfer pusat

Mayoritas anggaran Gunungsitoli berasal dari transfer pusat. Paslon 1 menjanjikan program besar, tapi bagaimana caranya jika PAD hanya sekitar 6%?

Gunungsitoli butuh strategi mandiri, bukan janji besar yang tidak didukung anggaran.

Kemudian, tidak mengoptimalkan sumber daya lokal, paslon 1 terlalu fokus pada target ambisius tanpa memanfaatkan potensi lokal seperti UMKM, perikanan, dan pertanian.

Padahal, inilah kekuatan utama Gunungsitoli. Pemimpin sejati membangun dari kekuatan yang sudah ada, bukan dari mimpi kosong.

Janji yang sulit dipertanggungjawabkan

Paslon 1 menjanjikan kenaikan pendapatan per kapita hampir dua kali lipat. Tapi tanpa investasi besar dan produktivitas tinggi, dari mana angka ini berasal?

Pendapatan per kapita naik butuh kerja nyata, bukan janji mengada-ada.

Terlalu fokus pada angka, lupa manusia, paslon 1 terlalu sibuk mengejar angka besar seperti pertumbuhan ekonomi dan IPM, tapi lupa bahwa inti pembangunan adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Gunungsitoli butuh pemimpin yang peduli pada kesejahteraan nyata, bukan hanya statistik.

Ambisi besar, tapi tak siap eksekusi

Paslon 1 menjanjikan banyak program ambisius, tapi tidak ada detail implementasi. Tanpa persiapan matang, ini hanya sekadar khayalan.
Jangan pilih pemimpin yang bermimpi besar tanpa rencana jelas.

Tidak relevan dengan kondisi global, Paslon 1 tidak mempertimbangkan situasi global, seperti resesi dan inflasi, dalam menjanjikan target mereka.

Ini menunjukkan kurangnya pemahaman akan realitas ekonomi.

Pilih pemimpin yang paham situasi dunia dan membawa solusi lokal yang relevan.

Janji besar, realisasi samar
Paslon 1 menawarkan target besar seperti peningkatan ekonomi dan IPM, tapi tanpa detail yang jelas. Bagaimana caranya? Janji tanpa rencana itu hanya angan-angan.

Retorika kosong atau solusi nyata? Paslon 1 sering berbicara tentang konsistensi, tapi tidak ada bukti konkret dalam program mereka.

Konsistensi itu dibuktikan, bukan hanya diucapkan.

Fokus pada gambar, lupa pada substansi, media sosial Paslon 1 dipenuhi foto selfie bersama rakyat, tapi visi dan strategi mereka tidak terlihat jelas. Pencitraan tidak mengubah masa depan kita.

Visi besar, tapi tidak relevan? Paslon 1 menjanjikan pertumbuhan ekonomi dua kali lipat tanpa melihat kondisi global yang sedang sulit. Gunungsitoli butuh solusi, bukan fantasi.

Pernah menjabat, tapi masalah tetap ada,

Paslon 1 pernah berada di pemerintahan, tapi isu birokrasi tetap menjadi keluhan masyarakat.
Pemimpin sejati menyelesaikan masalah, bukan meninggalkannya.

Janji besar, anggaran kecil,

Paslon 1 menargetkan program besar, tapi PAD Gunungsitoli hanya 6%. Dari mana anggarannya?
Jangan biarkan janji besar membebani masa dpan kita.

Ambisi tinggi, tanpa rencana, dan implementasi, dimana Paslon 1 menjanjikan kenaikan pendapatan per kapita dua kali lipat, tapi tanpa rencana konkrit untuk mencapainya.Pendapatan naik? Rencananya di mana?”

Tidak mengoptimalkan potensi lokal, Paslon 1 terlalu fokus pada target besar, padahal potensi lokal seperti UMKM dan perikanan belum dimanfaatkan maksimal. Gunungsitoli butuh pemimpin yang tahu kekuatan lokalnya.

Solusi Instan Tidak Realistis
Paslon 1 menjanjikan kenaikan IPM yang besar dalam waktu singkat, tapi pendidikan dan kesehatan butuh waktu untuk berkembang. IPM naik bukan dengan sihir, tapi dengan kerja nyata.

Berjanji tanpa menyelesaikan masalah lama, Paslon 1 malah mengumbar janji baru, tapi tidak ada penyelesaian untuk masalah yang ada selama mereka menjabat. Jangan biarkan janji baru mengubur masalah lama.”

Memilih SMART maka kita memilih MASA DEPAN yang lebih baik, Jangan terjebak dengan janji besar yang sulit dicapai.

 

Penulis, Herman Harefa, tokoh masyarakat Nias

Tags: GunungsitoliMarthinus LasesegarisSegaris.coSmartSowa:a Laoli
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan  BEBERAPA waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah...

Read more
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
0

Oleh | Herry Chandra, ST Pimpinan PT Hydra Media Indonesia. Tim Hydra Net DUNIA telekomunikasi Indonesia sedang tumbuh pesat. Kebutuhan...

Read more
Buah Pikir

“Bupati sehari”

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 07:19 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   OLIMPIADE Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara diselenggarakan Dinas Pendidikan Sabtu, 19...

Read more
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more

Berita Terbaru

News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
News

Daud Simanjuntak: Aula baru SMP RK Bintang Timur dukung pendidikan dan pembentukan karakter siswa

11 Oktober 2026 | 18:11 WIB
News

Amister Silalahi: Ormas dan LSM harus jadi mitra strategis pemerintah bangun Pematangsiantar

11 Oktober 2026 | 16:17 WIB
News

Rapidin Simbolon genap 59 tahun, Sutrisno Pangaribuan harapkan pengabdian terus berlanjut

11 Oktober 2026 | 12:14 WIB
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
News

Thomas  SMT Situmorang: “Sudah saatnya Golkar Siantar ganti pimpinan, Daud Simanjuntak figur tepat”

10 Oktober 2026 | 11:40 WIB
News

17 siswa SDN 060870 Medan diduga keracunan MBG, Rapidin Simbolon desak investigasi tuntas

10 Oktober 2026 | 10:29 WIB
News

‎Perkuat integritas dunia pendidikan, Bupati Taput hadiri peluncuran Program “Jaksa Sahabat Pendidik”

10 Oktober 2026 | 09:18 WIB
News

‎Dorong SDM unggul dan ekonomi desa, Pemkab Taput dampingi Menteri Koperasi di UNITA

10 Oktober 2026 | 06:37 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus