Segaris.co
Selasa, 13 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir
Sutrisno Pangaribuan, fungsionaris PDI-Perjuangan

Sutrisno Pangaribuan, fungsionaris PDI-Perjuangan

Ahok Cagub Sumut tanpa POLITIK UANG

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
4 Juni 2024 | 07:25 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Sutrisno Pangaribuan

SALAH satu dampak buruk dari Pemilu dengan sistem proporsional terbuka yakni politik uang. Tidak banyak calon legislatif dari pusat hingga daerah yang berani dan terbuka menyatakan tidak menggunakan politik uang.

Demikian juga pada rumpun eksekutif, hampir tidak ada calon kepala desa, calon kepala daerah, hingga calon presiden yang secara terbuka berani menyatakan “tidak menggunakan politik uang”.

Politik uang bukan lagi seteru, tetapi menjadi sekutu demokrasi. Kualitas dan kapasitas calon tidak penting, yang utama adalah isi tas.

Sejak nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) muncul di bursa calon gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut), rakyat (kembali) bergairah. Ahok, yang hingga saat ini belum pernah datang, belum ada bentuk tim pemenangan, relawan, belum sebar bahan kampanye berupa spanduk, baliho, kaos, stiker, ternyata “cukup mengusik” elit politik.

Di Pilgubsu 2024, bagaimana AHOK?????

Belum ada satu rupiah (Rp1) pun uang Ahok maupun timnya keluar, tetapi politik Indonesia sudah berisik. Bahkan para elit politik nasional dan Sumut terpaksa melempar sentimen “putra daerah, dan keturunan asli Sumut” demi “menolak Ahok”.

Ahok sejatinya sama dengan Cagub yang lain, memiliki hak maju di Pilkada di seluruh daerah. Sama dengan putra bungsu Jokowi, Kaesang, yang baru saja mendapat “golden ticket” dari Mahkamah Agung (MA).

Kaesang yang balihonya terpampang di Depok, Bekasi, Jakarta, tidak pernah dipersoalkan asal usulnya sebagai “putra daerah” mana oleh elit politik pendukung Jokowi.

Seakan khusus keluarga Jokowi boleh maju di Pilkada manapun yang diinginkan. Sementara Ahok harus dipersoalkan dengan alasan bukan “putra daerah dan asli keturunan Sumut”.

Rekam jejak Ahok bersih dari politik uang dan sembako sejak ikut Pemilu. Dimulai sebagai Caleg DPRD Belitung Timur (menang), Bupati Belitung Timur (menang). Calon Gubernur Bangka Belitung (kalah) Caleg DPR RI (menang), Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Jokowi (menang).

Hingga Calon Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat (kalah). Tidak ada catatan buruk Ahok dalam semua Pemilu yang diikuti. Ahok selalu percaya diri dan percaya pada rakyat di semua jenis Pemilu yang diikutinya.

Maka yang menakutkan dari kehadiran Ahok di Sumut bukan karena Ahok bukan putra daerah, atau asli keturunan Sumut. Ahok ditakuti karena tanpa politik uang pun Ahok akan didukung dan dipilih rakyat.

Uang dari Cagub lain “tidak akan laku” jika Ahok ikut bertarung sebagai Cagub Sumut. Ahok merusak skenario elit politik yang selalu merendahkan rakyat.

Elit politik yang menilai suara rakyat dapat dibeli dengan uang dan sembako. Sementara Ahok akan dipilih meski rakyat dihujani uang dan sembako oleh Cagub lain.

Ahok membawa harapan baru sebagai Cagub yang tidak mau menyuap rakyat. Ahok tidak menghina dan merendahkan martabat rakyat dengan uang maupun sembako.

Ahok menjadikan rakyat mulia, terhormat, dan berdaulat dalam memberi setiap suara di bilik suara. Bahkan saat memiliki kekuasaan pun Ahok tidak mau melakukan “abuse of power” melalui program bantuan sosial, hibah, atau pengerahan aparat pemerintah daerah saat bertarung di Pilkada.

Ahok seperti namanya, Cahaya dari Purnama dalam gelapnya demokrasi dalam cengkraman oligarki.

 

Penulis, Sutrisno Pangaribuan, adalah fungsionaris PDI-Perjuangan

ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan  BEBERAPA waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah...

Read more
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
0

Oleh | Herry Chandra, ST Pimpinan PT Hydra Media Indonesia. Tim Hydra Net DUNIA telekomunikasi Indonesia sedang tumbuh pesat. Kebutuhan...

Read more
Buah Pikir

“Bupati sehari”

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 07:19 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   OLIMPIADE Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara diselenggarakan Dinas Pendidikan Sabtu, 19...

Read more
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more

Berita Terbaru

News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
News

Daud Simanjuntak: Aula baru SMP RK Bintang Timur dukung pendidikan dan pembentukan karakter siswa

11 Oktober 2026 | 18:11 WIB
News

Amister Silalahi: Ormas dan LSM harus jadi mitra strategis pemerintah bangun Pematangsiantar

11 Oktober 2026 | 16:17 WIB
News

Rapidin Simbolon genap 59 tahun, Sutrisno Pangaribuan harapkan pengabdian terus berlanjut

11 Oktober 2026 | 12:14 WIB
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
News

Thomas  SMT Situmorang: “Sudah saatnya Golkar Siantar ganti pimpinan, Daud Simanjuntak figur tepat”

10 Oktober 2026 | 11:40 WIB
News

17 siswa SDN 060870 Medan diduga keracunan MBG, Rapidin Simbolon desak investigasi tuntas

10 Oktober 2026 | 10:29 WIB
News

‎Perkuat integritas dunia pendidikan, Bupati Taput hadiri peluncuran Program “Jaksa Sahabat Pendidik”

10 Oktober 2026 | 09:18 WIB
News

‎Dorong SDM unggul dan ekonomi desa, Pemkab Taput dampingi Menteri Koperasi di UNITA

10 Oktober 2026 | 06:37 WIB
News

Sinode Godang ke-68 HKBP, Bupati Taput: “Pemerintah dan gereja dapat terus memperkuat kolaborasi”

10 Oktober 2026 | 06:25 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus