PEMATANGSIANTAR – SEGARIS.CO — “PERGANTIAN Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara yang dilakukan DPP dengan menghunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai pelaksana tugas (Plt), tentu telah melalui penilaian dan pertimbangan yang matang dengan memperhatikan banyak hal, diantaranya adalah program kerja dan agenda politik ke depan khususnya menjelang Pemilu 2029.”
Hal tersebut disampaikan Oktavianus Sitio, Direktur Sentra Informasi Masyarakat Madani (SIMADA) yang beraktivitas di Kota Pematangsiantar, terkait suksesi kepemimpinan Partai Golkar khususnya di DPD Sumatera Utara telah menyita perhatian publik, kepada wartawan, Selasa (06/01/2026).
Sitio menyebutkan: “Tugas Plt Ketua DPD Sumut tentunya cukup berat khususnya menyangkut pelaksanaan Musda yang akan digelar dalam waktu dekat dimana di beberapa daerah kabupaten/kota pengurusnya juga sudah habis masa jabatannya, mau tidak mau harus ditentukan dulu apakah pengurus sebelumnya diperpanjang masa kepengurusannya atau menghunjuk pelaksana tugas.”
Seperti Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, kata Sitio, yang kepengurusannya juga sudah habis masa jabatan, sebaiknya dihunjuk pelaksana tugas, yang tujuannya untuk menghindari konflik kepentingan menjelang Musda.
Selanjutnya, Sitio menilai bahwa pelaksanaan Musda ini merupakan momentum yang sangat penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan agenda politik.
“Melalui Musda, diharapkan hasil keputusan Rapimnas Partai Golkar dapat terlaksana dengan baik seperti mendukung penuh pemerintahan Prabowo – Gibran, meningkatkan jumlah perolehan kursi di Pemilu 2029 dan secara umum pelaksanaan visi partai yaitu terwujudnya masyarakat Indonesia yang bersatu, berdaulat, maju, modern, damai, adil, dan makmur,” kata Sitio.
Sosok kader tokoh muda
Untuk mencapai target tersebut, kata Sitio, tentunya diperlukan kehadiran sosok atau kader dan jika mungkin berasal dari tokoh muda yang memiliki strategi serta memahami apa yang menjadi fokus kebijakan partai, yaitu transformasi dan konsolidasi internal, penguatan sumber daya manusia, penyelarasan program dengan prioritas nasional, optimalisasi komunikasi politik dan fokus pada misi kemanusiaan.
“Kalau boleh yang akan dihunjuk memimpin Partai Golkar di daerah adalah sosok kader atau tokoh muda untuk menjawab tantangan kedepan Partai Golkar. Sosok yang energik, visioner dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi” kata Sitio.
Ketika ditanya sosok yang layak memimpin Partai Golkar di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, Sitio mengatakan: “Untuk Kabupaten Simalungun, ada beberapa nama yang layak memimpin seperti Timbul Jaya Sibarani, Sugiarto, dan Budi Herianto Dalimunte.”
“Timbul Jaya Sibarani adalah tokoh Golkar yang cukup lama yang telah teruji memimpin menjadi Ketua DPD Partai Golkar Simalungun. Sugiarto yang saat ini menjabat Ketua DPRD Simalungun. Demikian juga Budi Herianto Dalimunte sebagai anggota DPRD yang memperoleh suara terbanyak di Simalungun,” katanya.
Terkait, Kota Pematangsiantar, menurut Sitio, banyak tokoh muda yang layak memimpin seperti Josua Ferrari Silalahi, Rini Annisa Silalahi, Dasa Marolop Sinaga (anggota DPRD Sumut Dapil X Kabupaten Simalungun – Kota Pematangsiantar), Hendra Pardede (dua periode anggota DPRD Kota Pematangsiantar) dan Sri Rahmawati yang juga anggota DPRD Kota Pematangsiantar.
“Dasa Marolop Sinaga layak dipertimbangkan untuk memimpin Partai Golkar Kota Pematangsiantar. Dia adalah tokoh muda yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, energik, visioner dan memiliki kepedulian sosial,” kata Oktavianus Sitio.
Setelah mengikuti berbagai kegiatan kedewanan DPRD Sumatera Utara seperti reses, wasbang dan sosper di Kota Pematangsiantar, menurutnya Dasa Sinaga, sangat mendapat apresiasi positif dari sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, mau pun tokoh pemuda.
“Dasa Sinaga memiliki kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat dengan pendekatan kekeluargaan dan budaya,” kata Sitio mengakhiri. [Ingot Simangunsong/***]








