Segaris.co
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Menjaga netralitas pendidikan dari politisasi: Tanggung jawab bersama

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
2 Februari 2025 | 13:54 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Zita Nadia GultomPendidikan merupakan hak fundamental bagi setiap warga negara Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945. Konstitusi dengan tegas menegaskan bahwa setiap individu berhak memperoleh pendidikan yang layak, sementara pemerintah bertanggung jawab menyelenggarakan sistem pendidikan yang berkualitas.

Hak ini juga diperkuat dalam Undang-Undang Hak Asasi Manusia, yang menyatakan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pendidikan tanpa diskriminasi.

Sebagai pilar utama dalam membangun bangsa dan peradaban, pendidikan seharusnya terbebas dari kepentingan politik praktis.

Kontroversi Pagar Laut di Tangerang: Ancaman bagi Nelayan dan Sengketa Ruang Pesisir

Sayangnya, dalam beberapa tahun terakhir, politisasi semakin merambah berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan.

Pergantian pemerintahan kerap diiringi dengan perubahan kurikulum yang terlalu cepat, sehingga menciptakan ketidaksiapan dalam implementasi di tingkat sekolah.

Hal ini berdampak pada guru dan siswa yang kesulitan beradaptasi dengan sistem baru.

Lebih dari itu, pengaruh ideologi politik dalam kurikulum berisiko mengancam netralitas pendidikan.

Ketika materi ajar disusupi kepentingan politik tertentu, muncul potensi polarisasi di kalangan siswa, yang dapat menggeser fokus utama pendidikan dari pengembangan kompetensi akademis menjadi arena perdebatan politik.

Dalam beberapa kasus, kampanye politik di lingkungan sekolah bahkan menciptakan ketegangan sosial yang merugikan dunia pendidikan itu sendiri.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbudristek, Iwan Syahril, menegaskan bahwa meskipun pendidikan tidak dapat sepenuhnya dipisahkan dari politik, namun ia tidak boleh dijadikan alat politik.

Sistem pendidikan harus dibangun dengan prinsip transparansi, keberlanjutan, serta terhindar dari tarik-menarik kepentingan politik yang justru mengorbankan kualitasnya.

Dalam mewujudkan pendidikan yang bebas dari intervensi politik, diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Masyarakat harus lebih peka terhadap indikasi politisasi di sektor pendidikan dan berani mengkritisi kebijakan yang dianggap merugikan.

Pemerintah, di sisi lain, harus aktif mengedukasi masyarakat melalui seminar dan diskusi publik guna meningkatkan pemahaman bersama tentang isu-isu pendidikan.

Selain itu, peningkatan kualitas tenaga pendidik menjadi langkah krusial dalam menjaga netralitas pendidikan.

Pemerintah dapat memperkuat proses rekrutmen dan pelatihan guru agar lebih merata di seluruh daerah.

Penunjukan pejabat di sektor pendidikan juga harus dilakukan secara transparan dan berbasis kompetensi, bukan sekadar afiliasi politik, demi menjaga integritas lembaga pendidikan.

Pendidikan yang berkualitas adalah fondasi bagi kemajuan bangsa. Oleh karena itu, penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga sektor ini agar tetap independen, profesional, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul.

Jika pendidikan dikelola dengan baik dan terbebas dari kepentingan politik praktis, Indonesia akan memiliki generasi yang mampu membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih cerah.

Penulis, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Katolik St Thomas Medan

 

Tags: KatolikPendidikanPolitisasisegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan  BEBERAPA waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah...

Read more
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
0

Oleh | Herry Chandra, ST Pimpinan PT Hydra Media Indonesia. Tim Hydra Net DUNIA telekomunikasi Indonesia sedang tumbuh pesat. Kebutuhan...

Read more
Buah Pikir

“Bupati sehari”

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 07:19 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   OLIMPIADE Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara diselenggarakan Dinas Pendidikan Sabtu, 19...

Read more
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more

Berita Terbaru

News

Henry Dunan Pardede: “Daud Simanjuntak, figur mumpuni yang cepat tanggap, peduli dan terbuka untuk semua kalangan”

17 Oktober 2026 | 21:59 WIB
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus