Segaris.co
Minggu, 1 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Pasangan SMART pilihan TEPAT, dengan janji yang tidak sulit dicapai

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
19 November 2024 | 05:52 WIB
in Buah Pikir

Hasil analisa setelah debat Pilkada Kota Gunungsitoli selesai

oleh | NOTA LASE

PENGALAMAN BERBICARA!
Pasangan Sowa’a Laoli dan Martinus Lase (SMART) nomor urut 2, bukan sekedar kandidat biasa.

Mereka hadir dengan segudang pengalaman dalam birokrasi, baik di posisi eksekutif mau pun legislatif.

Berawal dari karir panjang sebagai anggota DPRD hingga jabatan Wali Kota Gunungsitoli, mereka terbukti paham betul seluk-beluk pemerintahan dan birokrasi.

Lebih berpengalaman dan menguasai lapangan

Pasangan SMART memiliki rekam jejak yang solid, berbeda dari kandidat lain. Mereka bukan hanya berjanji, tapi terbukti lebih mengerti kebutuhan dan tantangan nyata di lapangan.

Pilih yang berpengalaman dan yang realistis!

Dengan kombinasi pengetahuan dan penguasaan birokrasi yang matang, pasangan SMART siap membawa Gunungsitoli ke arah yang lebih baik dengan langkah nyata dan terukur.

kenali CALON dengan AKAL SEHAT

Fokus dan Realistis!

Sowa’a-Martinus, pasangan nomor 2, hadir dengan pendekatan yang SMART:

Spesifik: Setiap program dirancang sesuai kebutuhan masyarakat.

Mudah Dicapai: Program difokuskan pada hasil nyata, seperti pelatihan kerja, subsidi untuk nelayan, dan pemberdayaan UMKM.

Berdampak Langsung: Prioritas mereka jelas—mengangkat ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gunungsitoli.

Kenapa harus SMART pilihan kita?

Karena mereka tidak sekadar berjanji, mereka menawarkan solusi yang nyata dan dapat diukur. Sowa’a-Martinus membawa visi yang masuk akal dan dapat diwujudkan, tanpa mengorbankan stabilitas anggaran daerah.

Memilih SMART maka kita memilih MASA.DEPAN yang lebih baik, Jangan terjebak dengan janji besar yang sulit dicapai.

Pilih pasangan yang mengutamakan logika, solusi praktis, dan berdampak langsung untuk masyarakat.

SMART dan Realistis!

Pasangan Sowa’a-Martinus menawarkan pendekatan yang lebih sesuai dengan kapasitas daerah dan kondisi ekonomi terkini:

Target Pertumbuhan Ekonomi yang Stabil dan Terukur. Fokus pada peningkatan yang realistis, yaitu 4-5%, melalui pemberdayaan sektor-sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, UMKM, dan pariwisata lokal.

Peningkatan Ekonomi Lokal. Mengoptimalkan sumber daya lokal untuk menciptakan pertumbuhan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Kesejahteraan Masyarakat sebagai Prioritas.

Meningkatkan daya beli masyarakat melalui program pemberdayaan yang konkret dan relevan, seperti subsidi bahan bakar untuk nelayan, pelatihan kerja, dan dukungan pemasaran untuk UMKM.

Gunungsitoli membutuh pemimpin yang memahami realitas ekonomi dan mampu menawarkan solusi konkret yang dapat diwujudkan.

SEMENTARA ITU, pasangan Karya-Yunius lebih banyak menawarkan janji besar, namun tanpa perencanaan yang jelas dan realistis.

Pendekatan mereka terlihat ambisius, bahkan cenderung membabi buta.

Pertanyaannya sekarang, Apakah janji besar ini benar – benar bisa direalisasikan, atau hanya sekadar mimpi?

Ulasan terkait dengan Indeks Pertumbuhan Masyarakat (IPM) yang di paparkan Karya Bate’e.

Pasangan Karya – Yunius menargetkan IPM yang Radikal dan Simsalabim? 

Kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Gunungsitoli dari 72,2 menjadi 74 dalam waktu singkat.

Meski pun terlihat kecil, lonjakan 1,8 poin pada IPM adalah perubahan yang radikal dan sulit dicapai tanpa rencana konkret dan investasi besar pada infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.

Target ini tidak masuk akal, kenapa?

Kenaikan IPM membutuhkan waktu yang panjang dan mencakup tiga aspek utama yaitu
– pendidikan (angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah),
– kesehatan (usia harapan hidup), dan
– ekonomi (pendapatan per kapita).

Untuk menaikkan IPM sebesar 1,8 poin, maka Gunungsitoli perlu :
1. Meningkatkan rata-rata lama sekolah masyarakat secara signifikan, yang membutuhkan infrastruktur pendidikan baru, lebih banyak tenaga pengajar, dan kurikulum yang lebih baik.
2. Memperbaiki layanan kesehatan, termasuk meningkatkan akses ke fasilitas medis dan gizi.
3. Menambah pendapatan per kapita masyarakat, yang sudah menjadi tantangan tersendiri.

Kondisi Kota Gunungsitoli :

Fasilitas pendidikan yang masih terbatas: Saat ini, banyak sekolah di Gunungsitoli masih menghadapi tantangan dari segi fasilitas, jumlah guru, dan aksesibilitas.

Tidak ada rencana konkret dari Paslon Karya-Yunius yang dapat menunjukkan bagaimana mereka akan membangun infrastruktur baru, memperbaiki kualitas pendidikan, atau memberikan insentif bagi tenaga pengajar dalam waktu singkat.

Layanan kesehatan yang membutuhkan fukungan besar : Usia harapan hidup adalah komponen utama IPM, dan untuk meningkatkannya, diperlukan layanan kesehatan yang komprehensif.

Namun, dengan alokasi anggaran terbatas dan ketergantungan pada dana pusat, target ini terlihat simsalabim tanpa rencana pendukung yang jelas.

Pengalaman global dan nasional:

Di tingkat global dan nasional, peningkatan IPM biasanya membutuhkan reformasi besar yang melibatkan waktu bertahun-tahun.

Bahkan di daerah dengan sumber daya yang jauh lebih besar, kenaikan 1-2 poin dalam IPM memerlukan strategi jangka panjang, bukan target yang tiba-tiba.

Perubahan besar untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Masyarakat tidak terjadi secara simsalabim ala abakadabra.

Akan tetapi kita harus kerja keras, memiliki strategi yang benar-benar matang, dan komitmen jangka panjang. [***]

Tags: GunungsitoliMarthinus LaseNiassegarisSegaris.coSmartSowa:a Laoli
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Buah Pikir

Kadis Pendidikan sebaiknya memiliki skill ganda

by Ingot Simangunsong
24 Januari 2026 | 06:49 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang FILOSOFI "Anakhon hi do hamoraon di ahu," hendaknya menjadi landasan berpikir dan bertindak bagi Bupati Tapanuli...

Read more
Buah Pikir

Tolak Pilkada kembali ke DPRD

by Ingot Simangunsong
8 Januari 2026 | 19:47 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan ELIT Partai Politik (Parpol) yang ingin kembali ke orde baru (Orba) harus membaca Pasal 18 ayat...

Read more
Buah Pikir

Presiden Prabowo boneka Jokowi?

by Ingot Simangunsong
18 Desember 2025 | 00:29 WIB
0

Oleh | @sabartambunan63_ HAMPIR semua netizen yang peduli politik, percaya bahwa Prabowo adalah bonekanya Jokowi. Iya apa iya??!! Jauh-jauh hari,...

Read more
Buah Pikir

Sejarah Tambak Paromasan dan fenomena penggarap yang tidak beretika

by Ingot Simangunsong
7 Desember 2025 | 19:03 WIB
0

Oleh | Hatoguan Sitanggang TAMBAK Paromasan merupakan salah satu situs sejarah dan cagar budaya yang terletak di antara Desa Lumban...

Read more
Buah Pikir

Belajar mencintai Palestina di PDI Perjuangan, Ara wujudkan cinta melalui Panitia Natal Nasional 2025

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 17:41 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan KONFERENSI Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja- gereja di Indonesia (PGI) akan menggeelar perayaan Natal nasional...

Read more
Buah Pikir

Rekam jejak Si Raja Batak

by Ingot Simangunsong
28 November 2025 | 08:46 WIB
0

Oleh  | Hatoguan Sitanggang MENURUT tuturan para tetua Batak, Si Raja Batak (Sori Mangaraja ke-12) melakukan perjalanan sakral menuju Gunung...

Read more

Berita Terbaru

News

Pemko Pematangsiantar tegaskan penertiban bus di luar Terminal Tanjungpinggir

30 Januari 2026 | 11:40 WIB
News

Uang kehormatan guru PAUD SAB Pematangsiantar naik, guru sampaikan terimakasih kepada Ketua TP PKK

30 Januari 2026 | 11:32 WIB
News

Jemaat Lingkungan Santo Yosef Tarutung lepas tugas “Pastor Pembangunan” RD Merdin M Sitanggang dengan Misa Lingkungan

28 Januari 2026 | 09:10 WIB
News

Horas Bangso Batak tegas tolak rencana Danantara kelola PT TPL

27 Januari 2026 | 17:45 WIB
News

Tampung getah curian, aktivitas seorang warga rsahkan masyarakat Dolokmaraja

27 Januari 2026 | 13:38 WIB
News

Pangdam I/Bukit Barisan tinjau jembatan Bailey di Kabupaten Langkat

27 Januari 2026 | 10:07 WIB
News

Bupati Tapanuli Utara serahkan santunan kepada 23 ahli waris korban bencana hidrometeorologi

25 Januari 2026 | 07:15 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara dukung dan apresiasi launching Bimbel Intensif SMAN 1 Pangaribuan

24 Januari 2026 | 09:43 WIB
Buah Pikir

Kadis Pendidikan sebaiknya memiliki skill ganda

24 Januari 2026 | 06:49 WIB
News

Wakil Bupati Taput: Kepala sekolah harus disiplin dan profesional

23 Januari 2026 | 06:57 WIB
News

Asyik nyabu di rumah kosong, warga Deliserdang diamankan Polres Simalungun

22 Januari 2026 | 10:46 WIB
News

Klinik GPA Tarutung berikan layanan kesehatan gratis bagi korban banjir dan longsor di Adiankoting

22 Januari 2026 | 06:06 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita