Segaris.co
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Wali Kota: “IPEMI indikator kesejahteraan masyarakat”

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
19 Oktober 2023 | 13:20 WIB
in News

IPEMI merupakan indikator yang mencerminkan keseluruhan kesejahteraan masyarakat dalam suatu daerah, baik nasional, provinsi, mau pun kabupaten/kota.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pematang Siantar, Hj Susanti Dewayani, saat membuka Kick Off Meeting dan Forum Group Discussion (FGD) Kajian/Studi Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI) Kota Pematang Siantar yang diikuti 10 perangkat daerah di Ruang Serbaguna, Kamis (19/10/2023).

Bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana pertumbuhan itu dapat memberikan manfaat kepada semua lapisan masyarakat, terlepas dari latar belakang sosial, ekonomi, ataupun demografi yang dimiliki wilayah tersebut.

BESOK … Polda Metro periksa Ketua KPK RI

“Saya percaya, tugas utama kita adalah untuk menciptakan lingkungan di mana semua warga Kota Pematang Siantar merasakan kehadiran pemerintah dan masyarakat serta mendapatkan kesempatan yang sama. Terkait akses yang setara terhadap pekerjaan yang layak, pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang terjangkau, dan lingkungan yang bersih dan aman,” kata Wali Kota.

Studi tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi serta tentang inklusivitas pembangunan ekonomi khususnya di Kota Pematang Siantar, sehingga pada akhirnya melalui studi ini dapat dirumuskan kebijakan pembangunan ekonomi di Kota Pematang Siantar yang lebih inklusif.

“Kita juga akan mengidentifikasi sektor atau bidang mana yang perlu perbaikan dan lebih lanjut merancang tindakan yang tepat untuk mewujudkannya,” kata Wali Kota.

Melalui kerja sama antara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Pemerintah Kota (Pemko) Pematang Siantar dan instansi vertikal serta stakeholders lainnya, diharapkan dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam upaya menciptakan ekonomi inklusif yang berkelanjutan.

PEMBUNUH Fajar Anto Siringoringo BEBAS BERKELIARAN, Parsadaan Siringoringo datangi Polres Metro Bekasi

Kegiatan studi tersebut diharapkan tepat secara momentum. Sebab di saat yang bersamaan, Pemko Pematang Siantar sedang menyusun perencanaan jangka panjang daerah Kota Pematang Siantar untuk 20 tahun ke depan. Sehingga hasil studi ini juga dapat menjadi referensi dalam merumuskan kebijakan pembangunan Kota Pematang Siantar sampai tahun 2045.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan studi ini, kerja keras, dan kolaborasi bapak dan ibu sangat berharga bagi perkembangan Kota Pematang Siantar. Semoga hasil studi ini dapat memberikan panduan yang kuat untuk langkah-langkah selanjutnya,” kata Wali Kota.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pematang Sianțar, Dedi Idris Harahap menjelaskan pelaksanaan Kick Off Meeting dan FGD IPEI merupakan langkah awal dalam penyusunan studi IPEI di Kota Pematang Siantar.

Tujuannya, memberikan pemahaman terhadap konsep dan indikator IPEI yang relevan untuk mengukur pembangunan ekonomi dan memperoleh informasi, masukan, serta saran dari para pemangku kepentingan yang terlibat. Sehingga dapat diidentifikasi kendala dan potensi hambatan dalam penyusunan kajian tersebut.

Sementara itu, Ketua Tim Kementerian PPN/Bappenas, Fajar Hadi Pratama mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi serta tantangan inklusivitas pembangunan ekonomi dalam kerangka IPEI juga sosialisasi dan peningkatan pemahaman IPEI kepada perencanaan pembangunan di daerah.

“Kegiatan ini dengan sasaran peningkatan pemahaman yang lebih baik mengenai pembangunan ekonomi inklusif, identifikasi masalah dan tantangan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif di daerah, dan perumusan kebijakan untu membuat pembangunan ekonomi di daerah lebih inklusif,” katanya. (Samsudin Harahap/***)

Tags: IndikatorIPEMIKesejahteraansegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Poster “Kabinet Tangguh” viral, Dedi Mulyadi–Ahok dipasangkan untuk 2029

by Ingot Simangunsong
6 September 2026 | 17:40 WIB
0

Dari Mahfud MD hingga Anies Baswedan, sejumlah tokoh nasional muncul dalam poster digital yang menggambarkan kabinet pemerintahan periode 2029–2034. Namun,...

Read more
News

SD Integritas Bangsa abaikan biaya perobatan siswanya

by Ingot Simangunsong
6 September 2026 | 15:44 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO - SEBAGAI orangtua, Reynol Josep Hasudungan (43), wajar merasa kecewa atas sikap yang ditunjukkan pihak SD Integritas Bangsa....

Read more
News

Sidang Kasus Kuota Haji: Gus Alex sebut 24 anggota Panja Komisi VIII minta 3.000 riyal

by Ingot Simangunsong
5 September 2026 | 09:56 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO — PERSIDANGAN perkara dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tambahan tahun 2023–2024 kembali mengungkap keterangan yang menarik perhatian publik....

Read more
News

Bantuan tahap pertama tuntas disalurkan, PDI Perjuangan sapa pengungsi Desa Suka Tengah

by Ingot Simangunsong
5 September 2026 | 08:07 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — WAJAH lelah warga Desa Suka Tengah (Kutatengah) yang mengungsi di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, tak mampu...

Read more
News

Rapidin Simbolon pimpin penyaluran bantuan untuk pengungsi erupsi Gunung Sinabung

by Ingot Simangunsong
4 September 2026 | 08:20 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – KETUA DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, memimpin langsung penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi...

Read more
News

Saleh Partaonan Daulay: Penyaluran KUR dengan plafon Rp100 juta tak perlu agunan tambahan

by Ingot Simangunsong
4 September 2026 | 06:56 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎ BUPATI Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat, menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI yang dipimpin...

Read more

Berita Terbaru

News

Poster “Kabinet Tangguh” viral, Dedi Mulyadi–Ahok dipasangkan untuk 2029

6 September 2026 | 17:40 WIB
News

SD Integritas Bangsa abaikan biaya perobatan siswanya

6 September 2026 | 15:44 WIB
News

Sidang Kasus Kuota Haji: Gus Alex sebut 24 anggota Panja Komisi VIII minta 3.000 riyal

5 September 2026 | 09:56 WIB
News

Bantuan tahap pertama tuntas disalurkan, PDI Perjuangan sapa pengungsi Desa Suka Tengah

5 September 2026 | 08:07 WIB
News

Rapidin Simbolon pimpin penyaluran bantuan untuk pengungsi erupsi Gunung Sinabung

4 September 2026 | 08:20 WIB
News

Saleh Partaonan Daulay: Penyaluran KUR dengan plafon Rp100 juta tak perlu agunan tambahan

4 September 2026 | 06:56 WIB
News

Kebakaran pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga pekerja vendor tewas

3 September 2026 | 18:03 WIB
News

Jusniar Siahaan: “Penutupan Hotel Zoe’s Paradise hanya akal-akalan saja”

3 September 2026 | 17:29 WIB
SEREMONI

Dengan akhlak Nabi, Polres Siantar wujudkan pelayanan humanis

3 September 2026 | 14:06 WIB
News

Erupsi Gunung Sinabung ganggu penerbangan Kualanamu, Bandara sempat ditutup sementara

3 September 2026 | 13:07 WIB
News

Bukan sekadar ekonomi, CU dampingan YAPIDI cetak pemimpin perempuan dari desa

3 September 2026 | 10:01 WIB
News

Gerakan Pangan Murah di Pasar Tarutung, Bupati: “Langkah konkret menekan laju inflasi”

3 September 2026 | 06:47 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus