Segaris.co
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

DPRD dan Kadishub Kota Medan bungkam terkait rencana penyaluran subsidi, dituding adu domba supir mau pun penumpang

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
29 September 2022 | 14:58 WIB
in News

SEORANG supir bernama Torus (43) yang baru saja sampai di Terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Amplas Medan, mengeluhkan rencana Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang akan memberikan subsidi dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada penumpang angkutan umum di Kota Medan sebesar Rp1.500 per estafet.

Pasalnya, rencana penyaluran subsidi tersebut dilakukan dengan menggunakan barcode yang ditempelkan pada setiap unit angkutan umum yang mendapatkan kuota subsidi tersebut.

“Bagaimana kami bisa menyupir dengan nyaman Bang kalau akhirnya diantara kami bisa jadi ribut akibat rencana pemasangan barcode-barcode itu. Satu dipasang barcode, satunya lagi tidak ada barcode karena kuotanya terbatas. Maka para penumpang akan menunggu angkutan yang ada barcodenya,” keluh Torus, yang tampak membawa angkutan trayek Amplas-Pinang Baris, Rabu (28/09/2022).

Hal senada juga diutarakan Sembiring, lelaki paruh baya yang membawa angkutan umum trayek Amplas – Sambu. Menurutnya tidak semua supir punya gadget.

“Kan tidak semua supir punya HP Bang. Jadi bagaimana bisa mengakses barcode itu. Jadi tambah beban kami dengan adanya rencana Dinas Perhubungan Kota Medan itu,” keluhnya, saat ditemui di Terminal AKAP Amplas, Medan.

Biasanya penumpang akan merasa senang bila diberi subsidi oleh pemerintah sebagai dampak dinaikannya harga BBM. Tapi beda halnya dengan Santi Silitonga, seorang Ibu beranak dua, yang ditemui di Jalan Iskandar Muda, sehabis turun dari angkutan umum.

Dia mengaku naik angkutan dari Jalan Palang Merah. Saat dimintakan tanggapannya terkait rencana Pemko Medan tersebut, dirinya awalnya bingung dan tidak paham dengan rencana itu. Namun setelah dijelaskan, Ibu itupun mengaku kurang setuju dengan rencana Pemko Medan tersebut.

“Jujur saja ya Bang. Saya sih kurang setuju. Taruhlah saya ada HP sebab banyak juga masyarakat kita yang tidak punya HP. Tapi kalau paket saya tidak ada, apa artinya pakai-pakai barcode itu. Lebih bagus kalau Pemko Medan itu menyalurkan bantuan langsung dalam bentuk uang tunai kepada masyarakat. Jadi praktis. Tak perlu pakai-pakai barcode. Kalau pemerintah itu mau bantu warganya, bantu saja. Tak perlu membuat masyarakat jadi pusing kalau niatnya membantu masyarakat,” tegas Ibu yang mengaku tinggal di Jalan Darusalam, Gang Sekolah, Medan.

Terpisah, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Medan, Mount Gomery Munthe, saat dimintakan tanggapannya terkait rencana Pemko Medan tersebut, mengaku bahwa Organda Kota Medan tidak pernah dilibatkan membahas rencana itu.

“Kami tidak pernah dilibatkan dalam rapat pembahasan rencana program itu oleh Pemko Medan maupun Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan. Jumpalah kita dulu biar jelas masalahnya,” minta Mount Gomery, yang dihubungi melalui ponselnya.

Setelah bertemu di sebuah cafe yang berada di salah-satu plaza di Kota Medan, Mount Gomery yang juga Direktur CV. Rahayu Medan Ceria, mengungkapkan kalau Pemko Medan melalui Dishub Kota Medan berencana memberikan subsidi sebagai dampak kenaikan harga BBM kepada penumpang angkutan umum di Kota Medan.

“Kuota yang diberikan untuk angkutan umum itu hanya 1000 unit dari 7000 unit angkutan umum yang beroperasi di Kota Medan. Dan menurut Kadishub Kota Medan, Iswar Lubis, itu bergulir per tiga bulan. Jadi, setiap angkutan umum yang mendapat kuota, ditempel stiker barcode di angkutannya. Rencana penempelan stiker tersebut oleh Dishub Kota Medan, pada Jumat, 30 September 2022 nanti,” terangnya.

Dirinya mengaku kalau program tersebut sebenarnya bertujuan baik, yakni mengurangi beban masyarakat Kota Medan sebagai dampak dari kenaikan harga BBM. Namun dia tidak menepis kemungkinan besar, nantinya akan ada masalah dalam pelaksanaannya di lapangan.

“Ya, memang sudah banyak juga keluhan yang disampaikan oleh para supir maupun pengusaha angkutan umum yang ada di Kota Medan kepada kami sebagai pengurus Organda. Selain jumlah kuota yang terkesan tidak berkeadilan karena jumlahnya yang sangat timpang, permasalahan lainnya adalah perangkat yang dibutuhkan yakni gadget dan paket internet. Dan tidak semua supir kita punya perangkat tersebut. Dan memang kami sebagai pengurus tidak ada dilibatkan dalam rapat-rapat pembahasan rencana pelaksanaan program subsidi ini,” ungkapnya, yang pada saat ditemui turut didampingi Ketua Organda Kabupaten Deli Serdang, Frans Simbolon, dan salah seorang direktur angkutan umum yang beroperasi di Kota Medan.

Dia meminta agar hal tehnisnya dapat ditanyakan langsung ke Dishub Kota Medan agar tidak bias.

Namun Kadishub Kota Medan, Iswar Lubis, saat dihubungi melalui telepon WhatsApp (WA)-nya, meski nada berdiring, tapi terkesan tidak mau menjawab panggilan yang masuk. Berulang kali dihubungi, Iswar tidak mau menjawab.

Pesan pertama pada Rabu (28/09/2022) pukul 15.00 WIB yang dikirim melalui WA-nya yang berbunyi, “Sore Pak Kadishub Medan. Saya ingin bertemu dgn Bpk terkait rencana pemberian subsidi kpd para pengguna jasa angkutan moda transportasi di Medan. Dimana saya bisa menemui Bpk ? Kabar saya tunggu Pak.”, meski pesan terbaca, tapi tidak ada tanggapan dari Iswar.

Pesan kedua yang dikirim pukul 15.07 WIB yang berbunyi, “Beberapa supir angkutan umum di Kota Medan menuding Dishub Kota Medan membuat program “jeruk makan jeruk” lewat program subsidinya dgn hanya mensubsidi 1000 angkutan dari 7000 angkutan umum yg beroperasi di Kota Medan. Besaran subsidi Rp 1500 per angkutan tsb, dianggap membebani para supir dan bahkan membenturkan supir dgn supir dan juga supir dgn penumpang.”, meski pesan terbaca, namun tak ada juga tanggapan darinya.

Pesan ketiga yang dikirim pukul 15.50 WIB dengan bunyi, “Tks Pak Kadis. Ini sdh jadi bahan konfirmasi saya kpd Bpk.”, tak juga digubrisnya.

Sikap yang sama juga ditampilkan anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Renville Napitupulu. Meski sudah dihubungi melalui telepon WA-nya dan nada berdering, legislator dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, tidak mau menjawab panggilan yang masuk.

Begitu juga dengan pesan yang dikirim ke WA-nya pada pukul 17.10 WIB dengan bunyi, “Sore Lae Renville. Saya ingin minta tanggapan Lae sbg anggota Komisi IV Bidang Perhubungan Kota Medan, terkait rencana Pemko Medan melalui Dishub Kota Medan, yg akan memberikan subsidi bagi penumpang angkutan umum di Kota Medan sebesar Rp 1500 per penumpang per estafet.

Bahwa beberapa supir angkutan umum di Kota Medan menuding Dishub Kota Medan membuat program “jeruk makan jeruk” lewat program subsidinya itu dgn hanya mensubsidi 1.000 angkutan dari 7000 angkutan umum yg beroperasi di Kota Medan. Besaran subsidi Rp 1500 per angkutan tsb, dianggap membebani para supir dan bahkan membenturkan supir dgn supir dan juga supir dgn penumpang karena sistemnya yg menggunakan barrcode. Tanggapan Lae, saya tunggu. Tks.”, meski pesan dibaca, tapi tak ada tanggapannya sampai berita ini tayang. (Sipa Munthe/***)

ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

OTT KPK di Jabodetabek: Kader Golkar Fahd A Rafiq diamankan dalam kasus HGB Bogor

by Ingot Simangunsong
15 September 2026 | 16:26 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO — KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek pada Senin, 14 September...

Read more
News

DPRD Sumut disorot, pungutan Rp75.000 per Siswa di MAN 2 Tanjungpura belum mendapat tanggapan

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 18:00 WIB
0

MEDAN – SEGARIS.CO — ANGGOTA DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut XIII yang meliputi Kota Binjai...

Read more
Oplus_131072
News

“Suahasil Nazara naik kelas: Dari Guru Besar UI, Wamenkeu, kini jadi Menteri Keuangan”

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 16:37 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO — NAMA Suahasil Nazara kembali menjadi perhatian publik. Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada...

Read more
News

Jembatan Cinta Kasih Aek Poring beroperasi, pulihkan akses warga Taput

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 10:42 WIB
0

TAPANULI UTARA – SEGARIS.CO — PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara  mengoperasikan Jembatan Cinta Kasih Aek Poring di Desa Siantar Naipospos, Kecamatan...

Read more
News

Bupati Taput tinjau jalan hotmix Tapian Nauli, Warga sampaikan aspirasi

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 10:27 WIB
0

TAPANULI UTARA – SEGARIS.CO – BUPATI Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat, meninjau pembangunan jalan hotmix yang menghubungkan Desa Tapian Nauli...

Read more
Oplus_131072
News

Pemkab Taput perkuat pertanian dari Hulu ke Hilir, Mulai infrastruktur hingga riset komoditas lokal

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 10:16 WIB
0

TAPANULI UTARA – SEGARIS.CO — PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) melalui Dinas Pertanian terus memperkuat sektor pertanian dari hulu...

Read more

Berita Terbaru

News

OTT KPK di Jabodetabek: Kader Golkar Fahd A Rafiq diamankan dalam kasus HGB Bogor

15 September 2026 | 16:26 WIB
SEREMONI

Wali Kota Pematangsiantar dinilai beri perhatian besar kepada umat Katolik

15 September 2026 | 15:03 WIB
SEREMONI

Pemko Pematangsiantar susun Perwa PSU Perumahan, dorong kepastian hukum bagi pengembang dan masyarakat

15 September 2026 | 06:44 WIB
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

14 September 2026 | 20:53 WIB
PENDIDIKAN

Orangtua kecewa, SD Integritas Bangsa belum beri klarifikasi soal siswa patah tulang

14 September 2026 | 19:15 WIB
News

DPRD Sumut disorot, pungutan Rp75.000 per Siswa di MAN 2 Tanjungpura belum mendapat tanggapan

14 September 2026 | 18:00 WIB
News

“Suahasil Nazara naik kelas: Dari Guru Besar UI, Wamenkeu, kini jadi Menteri Keuangan”

14 September 2026 | 16:37 WIB
SEREMONI

Bupati Cup 2026 bergulir, 15 kecamatan berebut gelar juara

14 September 2026 | 10:54 WIB
News

Jembatan Cinta Kasih Aek Poring beroperasi, pulihkan akses warga Taput

14 September 2026 | 10:42 WIB
News

Bupati Taput tinjau jalan hotmix Tapian Nauli, Warga sampaikan aspirasi

14 September 2026 | 10:27 WIB
News

Pemkab Taput perkuat pertanian dari Hulu ke Hilir, Mulai infrastruktur hingga riset komoditas lokal

14 September 2026 | 10:16 WIB
SEREMONI

Gebyar PAUD Tarutung 2026 dorong anak tumbuh sehat, cerdas, ceria, dan percaya diri

14 September 2026 | 09:08 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus