Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home PENDIDIKAN
Pak Kamin

Pak Kamin

36 tahun mengabdi di SMP Negeri 1 Ujung Padang, Pak Kamin baru tiga bulan nikmati gaji Rp1 juta

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
2 Juni 2022 | 21:45 WIB
in PENDIDIKAN

PAK Kamin (70) sudah 36 tahun mengabdi sebagai penjaga sekolah di SMP Negeri 1 Ujung Padang, Kabupaten Simalungun.

Pengabdiannya, dimulai akhir 1985 dengan gaji Rp200.000. Silih berganti kepala sekolah, Pak Kamin menerima gaji Rp700.000 hingga Rp800.000.

Tiga bulan silam, Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, menetapkan Plt Kepala SMP Negeri 1 Ujung Padang, Kartoyo.

“Setelah Pak Kartoyo kepala sekolah, baru saya nikmati gaji Rp1.000.000 per bulan. Saya terima sekali 3 bulan,” kata Pak Kamin suami dari almarhumah Arnaniaty, ayah 4 anak dan kakek 9 cucu tersebut.

Berikut ini cerita Pak Kamin tentang SMP Negeri 1 Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara kepada segaris.co, Selasa (02/06/2022).

Pimpinan Redaksi segaris.co, Ingot Simangunsong, Abdul Gafar (guru olahraga yang akan pensiun), Pak Kamin penjaga sekolah yang sudah 36 tahun mengabdi di SMP Negeri 1 Ujung Padang dan Plt Kepala SMP Negeri 1 Ujung Padang, Kartoyo

Tetap bertahan dengan berbagai keahlian

Dengan gaji awal Rp200.000, bagaimana Pak Kamin bisa bertahan mengabdi hingga 36 tahun?

Pak Kamin menyebutkan, kiatnya ya menerima apa adanya pekerjaan penjaga sekolah yang harus diemban.

“Rezeki kita, kan yang atur Tuhan. Jadi, saya serahkan saja semuanya kepada sang pencipta kita,” kata Pak Kamin.

Untuk menambah penghasilan, Pak Kamin membuka usaha tempel ban, memperbaiki listrik dan alat-alat elektronik.

“Kalau dipanggil untuk membersihkan ladang pun, ya saya kerjakan. Jika dirata-ratakan, penghasilan saya bisa mencapai Rp150.000 per hari. Itulah untuk biaya hidup harian,” kata Pak Kamin.

Baca juga : Serahkaan 465 SK P3K, Bupati yakin para guru bisa merubah wajah Simalungun

Dibangun tahun 1985

Pak Kamin menjelaskan, bahwa sekolah tersebut dibangun di atas lahan seluas 2 hektar dengan masa kerja 100 hari, dan pemborongnya Gadoar Silalahi, warga Kota Pematangsiantar.

“Saya juga terlibat dalam membangun sekolah ini. Tugas saya menjaga keamanan material bangunan. Kerjanya siang malam untuk mengejar target 100 hari,” kata Pak Kamin yang menjelaskan, ketika itu yang dibangun ruang kelas, ruang laboratorium, dan ruang genset.

“Saat itu, belum ada listrik, jadi penerangan menggunakan genset,” kata Pak Kamin.

Baca juga : Ratnawati RHS boru Sidabutar: “UMKM salah satu penyanggah utama pemulihan ekonomi”

Guru lajang

Setelah Gedung selesai, kata Pak Kamin, dimulailah menerima murid dan berdatangan para guru perempuan dan laki-laki.

“Mereka masih muda-muda, lajang. Karena mereka pendatang, dan saya kelahiran Ujung Padang, tentu saya berkewajiban untuk melindungi mereka. Saya sampaikan kepada mereka, agar tidak merasa takut untuk kemana saja, dan jika ada keraguan, agar disebutkan saja nama saya. Maka amanlah mereka,” kenang Pak Kamin yang arek Suroboyo itu dan teman sepermainan dengan Ater Siahaan, Amrik Lubis dan Tambunan di Kawasan Beringin, Kecamatan Tapian Dolok.

Pak Kamin pun menyebut nama Rohani Gultom yang sejak awal mengajar di sekolah tersebut dan sudah pensiun, ada Pak Napitulu, ibu boru Rumapea, Pak Tobing, ibu boru Siburian, Pak Herickson Opusunggu, ibu Henny Damanik, Pak Hadiaman Purba, dan ibu Ida Lupina Tampubolon.

Sekolah pertemuan jodoh

Pak Kamin juga punya cerita menarik, yaitu tentang sejumlah guru, yang justru ketemu jodohnya di sekolah tersebut.

Pak Kamin menyebutkan nama pasangan yang menjadi pasangan suami-istri karena dipertemukan di sekolah itu, yakni Pak Napitulu bersama ibu guru boru Rumapea, Pak Tobing bersama ibu guru boru Siburian, Herickson Opusunggu (saat ini Korwil Pendidikan Kecamatan Panei Tongah) bersama ibu Henny Damanik, dan Hadiaman Purba berpasangan dengan ibu Ida Lupina Tampubolon.

“Mereka itu pada takut dengan saya. Setiap malam, saya menjadi juru kunci bagi guru laki-laki yang lajang tersebut. Karena ruang laboratorium di tahun ketiga sudah tidak berfungsi lagi, maka sebagian ruangan, dimanfaatkan para guru laki-laki sebagai tempat kos-kosan. Jadi setiap malam, saya harus memastikan bahwa mereka sudah ada di dalam atau tidak,” kata Pak Kamin.

Terima bingkisan dari alumni

Pak Kamin juga merasakan kebahagiaan tersendiri, dari pengabdian 36 tahun yang dijalaninya.

Bagaimana tidak? Tentu sudah tidak terhitung berapa banyak jumlah siswa yang disaksikan Pak Kamin menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 1 Ujung Padang.

“Banyak sekali dan saya tidak banyak mengenal mereka. Hanya ada beberapa nama siswa yang demikian melekat dalam pikiran saya,” kata Pak Kamin yang juga sudah mendampingi 25 kepala sekolah selama 36 tahun mengabdi.

Tentang almuni, Pak Kamin menyebut nama Hendra Sianturi, yang menjadi pengusaha di Bandung, dan pengacara Syarifudin

“Saya mendapatkan kiriman sepatu, jaket tali dan pinggang, setiap singgah ke sekolah, karena orangtuanya kan berasal dari Tinjoan. Adakalanya saya diberikan uang,” kata Pak Kamin yang juga menjelaskan bahwa dirinya sudah berulangkali diminta untuk datang ke Bandung.

Menurut Pak Kamin, dorongan kekuatan dalam mewujudkan sesuatu yang ingin dicapai adalah menjaga pikiran dan memperkuat ibadah.

Namun, Pak Kamin berpengharapan, dirinya mendapatkan perhatian dari Bupati Kabupaten Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga.  (Ingot Simangunsong)

Tags: KabupatenKaminSimalungunUjung Padang
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

PENDIDIKAN

Orangtua kecewa, SD Integritas Bangsa belum beri klarifikasi soal siswa patah tulang

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 19:15 WIB
0

MEDAN — SEGARIS.CO — KEKECEWAAN Reynol Josep Hasudungan (43) terhadap pihak SD Integritas Bangsa terus berlanjut. Hingga Senin (14/9/2026), pihak...

Read more
PENDIDIKAN

Pemkab Taput gelar asesmen maretong serentak SD–SMP

by Ingot Simangunsong
30 Juli 2026 | 06:56 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎ WAKIL BUPATI Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, tinjau pelaksanaan Asesmen Maretong di SMP Negeri 1 Siatas...

Read more
PENDIDIKAN

SMAN 1 Raya cetak rekor, 110 siswa lulus SNBT 2026 dan tembus PTN Favorit

by Ingot Simangunsong
9 Juni 2026 | 10:02 WIB
0

SIMALUNGUN – SEGARIS.CO -- SMA Negeri 1 Raya kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026....

Read more
PENDIDIKAN

Pemkab Tapanuli Utara akan wujudkan budaya sekolah aman dan nyaman

by Ingot Simangunsong
20 Mei 2026 | 06:24 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO --PEPEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara menjadi satu-satunya kabupaten di Sumatera Utara yang telah menetapkan Surat Keputusan...

Read more
Oplus_131072
PENDIDIKAN

Ketua Dewan Pendidikan Tapanuli Utara Alpa Simanjuntak: “Pedomani Permendikdasmen untuk mengangkat dan memberhentikan kepala sekolah”

by Ingot Simangunsong
7 Mei 2026 | 07:19 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO -- KETUA Dewan Pendidikan Tapanuli Utara Alpa Simanjuntak meminta pemerintah daerah agar mempedomani Permendikdasmen nomor 7...

Read more
PENDIDIKAN

Tapanuli Utara sebagai Kabupaten Induk, sudah saatnya memiliki SMA Plus

by Ingot Simangunsong
2 Mei 2026 | 07:06 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang KABUPATEN Toba dan Kabupaten Humbang Hasundutan adalah hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Utara (disebut kabupaten induk)....

Read more

Berita Terbaru

News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus