Segaris.co
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

HIMPAUDI tuntut Negara perhatikan kesejahteraan guru PAUD

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
30 Agustus 2022 | 14:27 WIB
in News

SETELAH dilepas Asisten I Pemprovsu, Agus Tripriyono, di halaman Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Selasa (30/08/2022), ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan mengatasnamakan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), mendatangi gedung DPRD Sumut.

Di gedung wakil rakyat di Jalan Imam Bonjol, Medan, mereka diterima pimpinan DPRD Sumut, diantaranya Harun Mustofa Nasution, Irham Buana Nasution, dan Rahmatsyah Sibarani, serta beberapa anggota dewan, seperti Roni Roynaldo Situmorang, dan Hendra Cipta.

Dalam orasinya, HIMPAUDI menyampaikan aspirasi hak profesi para guru PAUD sebagai ‘Satu Gerakan Serentak’ dalam rangka perjuangan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Setelah beberapa saat berorasi, para pengurus dan anggota HIMPAUDI diterima di ruang Aula lantai I Gedung DPRD Sumut.

Baca juga : 6 hari “Semarak UMKM” Pematang Siantar, Imelda Samosir: “Transaksi Rp100 juta…”

Akan mengawal dan memperjuangkan

Wakil Ketua DPRD Sumut, Harun Mustafa Nasution, pada pertemuan itu mengaku prihatin dengan kondisi guru PAUD saat ini. Dia yang mengaku lahir dari orangtua yang berprofesi sebagai guru, sangat merasakan dampak dari tidak adanya kesejahteraan bagi guru.

“Saya merasa apa yang dirasakan para guru PAUD. Karena, saya juga lahir dari keluarga guru. Jadi saya memahami benar keluhan yang disampaikan,” ucap Harun.

Sebagai keluarga besar Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Harun berjanji akan mengawal dan memperjuangkan hak-hak guru PAUD yang saat ini masih terabaikan.

Salahsatunya, akan merekomendasikan permasalahan nasib guru PAUD pada Rapat Kerja (Raker) DPRD Sumut yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Saya yakin, 100 anggota DPRD Sumut akan sepakat dengan sikap yang saya sampaikan. Karena, apa yang dialami para guru PAUD sebuah fakta bahwa masih minimnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para guru, khususnya terhadap guru PAUD,” janjinya dalam pertemuan tersebut.

Baca juga : Tanam 1.000 pohon, Hj Susanti Dewayani: “PAN memberikan kehangatan, kecerahan kepada semua makhluk”

Ujung tombak pendidikan dasar

Hal senada juga disampaikan Irham Buana dan Rahmansyah Sibarani. Keduanya pun berharap agar hak-hak para pendidikan guru PAUD mendapat perhatian yang sama dengan guru formal lainnya.

“Saya sangat mendukung tuntutan dari para guru PAUD terutama dalam hal perjuangan revisi Undang-Undang Sisdiknas, sehingga tidak ada alasan guru PAUD tidak dimasukkan dalam kesetaraan dengan guru formal,” kata Irham.

Bahkan, lanjut mantan Direktur LBH Medan ini, sebagai ujung tombak pendidikan dasar, perjuangan tersebut harus dapat memberikan jaminan kepada guru PAUD untuk dapat mengikuti sertifikasi guna mendapatkan kesetaraan dengan guru formal lainnya.

Terkait soal bantuan keuangan APBD provinsi terhadap guru PAUD, Irham pun berjanji akan mempelajari bersama anggota DPRD lainnnya, apakah memungkinkan keuangan provinsi untuk bantuan tersebut. Karena, ada batasan-batasan dan aturan dari kewenangan keuangan provinsi.

Baca juga : Ikut rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo diborgol

Gaji/upah Rp200.00 hingga Rp300.000

Sebelumnya, pihak perwakilan guru PUAD dari seluruh kabupaten/kota di Sumut mengungkapkan alasan mereka melakukan aksi damai ke Kantor Gubernur Sumut dan juga ke Gedung DPRD Sumut yakni dalam rangka memperingati HUT HIMPAUDI ke-17. Mereka mengatakan bahwa aksi serupa dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

Seperti yang diutarakan Sekretaris HIMPAUDI Sumut, Aswan, yang mengaku selama mengabdi menjadi guru PAUD, dirinya masih menerima gaji/upah Rp200.000 hingga Rp300.000 per bulan, dan terkadang bahkan di bawahnya.

“Dulu sebelum punya anak, gaji saya hanya Rp50 ribu, sekarang sudah punya empat anak, saya bergaji sekarang Rp300 ribu,” ungkapnya.

Tentunya, dengan hasil yang diterima sebagai tenaga pendidikan sangat tidak pantas. “Kami Iklas memberikan ilmu kepada anak-anak, karena kami tau merekalah sebagai generasi penerus bangsa dan negara. Namun, mengapa tidak ada perhatian kepada kami,” lirihnya.

Para guru PAUD, imbuhnya, tidak menuntut banyak. Hanya perhatian terhadap hak – hak para guru PAUD yang masih terbelakang.

Senada, Musriyah, Sekretaris Wilayah Guru PAUD Simalungun, mengaku aksi para guru PAUD hanya ingin keadilan. Karena, para guru PAUD tidak pernah berpikir, ketika ketulusan yang diberikan, namun hak-hak terabaikan.

“Kami dituntut untuk cantik, karena kami harus dekat dengan anak-anak. Tapi, mengapa penghasilan guru PAUD sangat tidak pantas bahkan ketika ingin membeli alat-alat kecantikan kami tidak sanggup,” ketusnya.

Mengalokasi intensif bagi guru PAUD

Terakhir, Safaruddin penasehat HIMPAUDI Asahan mengharapkan adanya kontribusi Sumut untuk mengalokasi intensif bagi guru PAUD se – Sumut.

“Saat zaman gubsu terdahulu, intensif itu sudah berjalan. Karena, provinsi lain juga menerapkan hal yang sama, seperti DKI Jakarta, bagaimana para guru PAUD menerima insentif tersebut,” harapnya.

Pantauan di lokasi, aksi damai yang berlangsung sejak pagi hari itu, mendapat simpati dari para anggota DPRD Sumut. Setelah pertemuan yang ditutup dengan pemberian nasi kotak itu, massa aksi HIMPAUDI kembali ke daerah masing-masing dengan tertib. (Sipa Munthe/***)

Tags: GuruHIMPAUDIKesejahteraanNegaraPAUDPerhatikanTuntut
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

HKTI Samosir perkuat organisasi hingga kecamatan, Sabam Rajagukguk siapkan 20.000 bibit kopi

by Ingot Simangunsong
6 November 2026 | 23:04 WIB
0

SAMOSIR, SEGARIS.CO – PENGUATAN kelembagaan menjadi salah satu langkah penting dalam memperjuangkan kesejahteraan petani. Berangkat dari semangat tersebut, Wakil Bupati...

Read more
News

HUT ke-15 NasDem di Simalungun, Doa dan persahabatan menguatkan semangat restorasi

by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 15:21 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO – KEBERSAMAAN, persaudaraan, dan semangat perjuangan berpadu dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Partai NasDem yang digelar...

Read more
News

Pemkab Taput gelar pelatihan UMKM , dorong produk lokal tembus pasar ekspor

by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 15:04 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎PENGUATAN kualitas produk, kemasan, identitas merek, dan pemasaran digital menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya saing pelaku...

Read more
News

Queen Siregar, dari Berastagi ke panggung Nasional: Membawa mahkota, budaya, dan pesan kepedulian lingkungan

by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 14:40 WIB
0

Opung Doli dan Opung Boru Queen yang setia mendampingi TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO – SEBUAH mahkota mungkin hanya bertengger di atas...

Read more
News

Andri Panggabean laporkan pimpinan jemaat GKPI ke Polres Pematangsiantar atas dugaan pencemaran nama baik

by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 12:30 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – MEWAKILI 6 anggota jemaat GKPI Immanuel Jalan Sangnaualuh, Kota Pematangsiantar, Andri Panggabean yang didampingi kuasa hukum Lolex...

Read more
Oplus_131072
News

Sutrisno Pangaribuan desak Polri ungkap dalang dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden

by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 07:41 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO – PRESIDIUM Kongres Rakyat Nasional (Kornas) sekaligus Inisiator Sumatera Connection, Sutrisno Pangaribuan, mendesak Polri mengusut tuntas dugaan penyadapan...

Read more

Berita Terbaru

News

HKTI Samosir perkuat organisasi hingga kecamatan, Sabam Rajagukguk siapkan 20.000 bibit kopi

6 November 2026 | 23:04 WIB
News

HUT ke-15 NasDem di Simalungun, Doa dan persahabatan menguatkan semangat restorasi

5 November 2026 | 15:21 WIB
News

Pemkab Taput gelar pelatihan UMKM , dorong produk lokal tembus pasar ekspor

5 November 2026 | 15:04 WIB
News

Queen Siregar, dari Berastagi ke panggung Nasional: Membawa mahkota, budaya, dan pesan kepedulian lingkungan

5 November 2026 | 14:40 WIB
News

Andri Panggabean laporkan pimpinan jemaat GKPI ke Polres Pematangsiantar atas dugaan pencemaran nama baik

5 November 2026 | 12:30 WIB
Buah Pikir

Don Dasco “Hilang” saat terjadi penghianatan Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap Presiden

5 November 2026 | 09:28 WIB
News

Sutrisno Pangaribuan desak Polri ungkap dalang dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden

5 November 2026 | 07:41 WIB
News

Polres Pematangsiantar perkuat pengawasan pangan untuk kendalikan inflasi

5 November 2026 | 07:28 WIB
News

Sutrisno Pangaribuan usulkan Edy Rahmayadi jadi Kepala Staf Kepresidenan

4 November 2026 | 20:05 WIB
News

Sutrisno Pangaribuan desak DPR gunakan hak menyatakan pendapat terkait persyaratan pendidikan Gibran

4 November 2026 | 13:04 WIB
News

Bupati Taput tinjau perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Tarutung

4 November 2026 | 07:30 WIB
News

Pemkab Taput percepat pembangunan Jogging Track Lapangan Mini Siborongborong

3 November 2026 | 09:08 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus