Segaris.co
Kamis, 5 November 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Queen Siregar, dari Berastagi ke panggung Nasional: Membawa mahkota, budaya, dan pesan kepedulian lingkungan

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 14:40 WIB
in News
Opung Doli dan Opung Boru Queen yang setia mendampingi

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO – SEBUAH mahkota mungkin hanya bertengger di atas kepala.

Namun, bagi Queen Siregar, mahkota sejati justru terletak pada keberanian untuk bermimpi, kemauan mengembangkan potensi diri, serta kepedulian untuk memberi arti bagi lingkungan dan sesama.

Gadis kelahiran Berastagi, 16 Februari 2014, ini membuktikan bahwa usia bukanlah batas untuk melangkah lebih jauh.

Berbekal rasa percaya diri, semangat belajar, dan dukungan keluarga, Queen berhasil membawa nama Sumatera Utara ke panggung nasional melalui ajang Putri Anak Indonesia 2026.

Ketertarikannya bermula dari kekaguman melihat anak-anak lain tampil dalam berbagai kompetisi putri.

Dari sana, tumbuh sebuah keinginan sederhana: suatu hari, ia ingin berdiri di panggung yang sama, menunjukkan kemampuan, sekaligus membuktikan bahwa dirinya juga memiliki potensi.

Keinginan itu mulai menemukan jalannya pada 2023. Queen kemudian menekuni dunia modeling dan mengikuti berbagai perlombaan di sejumlah daerah, mulai dari Medan, Pematangsiantar, Samosir hingga Balige.

Di balik langkah kecil yang terus bertumbuh itu, ada tangan keluarga yang tak pernah lelah memberi dukungan.

Terutama sang opung boru dan oppung doli yang setia mendampingi perjalanan Queen dalam mengasah bakat dan membangun kepercayaan dirinya.

Sang opung mengenang, minat Queen terhadap dunia modeling sebenarnya sudah terlihat sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Ketika sekolah mengadakan kegiatan modeling, Queen sempat kecewa karena tidak mendapat kesempatan untuk ikut serta.

Namun, kekecewaan itu tidak dibiarkan menjadi akhir cerita. Melihat besarnya minat sang cucu, opung kemudian berinisiatif mencari tempat kursus modeling agar bakat Queen dapat berkembang.

Kini, Queen menempuh pendidikan di SMP Santa Maria Tarutung. Perjalanan yang dahulu dimulai dari rasa kagum dan keinginan mencoba perlahan membawanya menuju panggung yang lebih besar.

Kesempatan mengikuti Putri Anak Indonesia 2026 diketahui Queen melalui media sosial Instagram.

Foto saat apresiasinya dari Suster Kepala Sekolah SMP Santa Maria Tarutung, tempat Queen sekolah saat ini

Ketika melihat informasi pemilihan Putri Anak Sumatera Utara, ia langsung menyampaikan keinginannya untuk mengikuti seleksi di Medan. Keluarga pun memberikan dukungan penuh.

Setelah melewati tahapan seleksi, Queen akhirnya terpilih mewakili Sumatera Utara dalam ajang tingkat nasional di Jakarta sebagai Putri Anak Indonesia Sumut Lingkungan 2026.

Kesempatan tersebut bukan tanpa tantangan. Membawa nama provinsi membuat Queen sempat diliputi rasa gugup.

Namun, kegugupan itu justru menjadi cambuk untuk terus belajar, terutama dalam kemampuan berpidato dan mempersiapkan penampilan bakat.

Selama menjalani karantina selama satu minggu di Jakarta, Queen bertemu dengan peserta dari berbagai provinsi.

Pengalaman itu membuka pandangannya bahwa setiap anak memiliki keistimewaan, keberanian, dan kemampuan yang patut dihargai.

Foto Bersama Bupati Tapanuli dan kenangan di Jakarta

“Saya melihat anak-anak dari seluruh Indonesia luar biasa sekali. Mereka hebat, berani mencoba, dan memiliki kepercayaan diri yang sangat kuat,” ungkap Queen mengenang pengalamannya.

Di panggung nasional, Queen tidak sekadar membawa nama Sumatera Utara.

Ia juga membawa cerita tentang tanah kelahirannya, kekayaan budaya, serta keindahan pariwisata daerah.

Menara Pandang, Istana Maimun, dan Danau Toba menjadi beberapa destinasi yang diperkenalkannya kepada peserta dari berbagai daerah.

Tak hanya itu, ia juga memperkenalkan kuliner khas Sumatera Utara, seperti ikan arsik dan naniura.

Baginya, memperkenalkan daerah bukan hanya tentang menyebut nama destinasi atau makanan tradisional.

Ada kebanggaan yang ingin disampaikan: bahwa Sumatera Utara memiliki kekayaan alam dan budaya yang layak dikenal lebih luas.

Perjalanan Queen juga mencatatkan prestasi tersendiri. Dalam keterangan yang disampaikan keluarga, ia memperoleh penghargaan The Best Traditional Costume 2026 pada kegiatan yang berlangsung 27 Oktober hingga 1 November 2026.

Mahkota dan advokasi: mengubah kepedulian menjadi aksi

Di balik prestasi dan gemerlap panggung, Queen membawa satu pesan yang lebih penting: kepedulian terhadap lingkungan tidak boleh berhenti sebagai slogan.

Sebagai Putri Anak Indonesia 2026, Queen mengusung advokasi bertajuk CROWN (Cherishing Resources Our Wonderful Nature).

Melalui gerakan ini, ia ingin mengajak anak-anak dan masyarakat untuk lebih mencintai serta menjaga kelestarian alam.

Menurut Queen, menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari tindakan besar. Kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan, serta merawat kawasan wisata merupakan langkah nyata yang dapat dilakukan siapa saja.

Ia ingin menunjukkan bahwa kepedulian bukan sekadar sesuatu yang indah diucapkan, melainkan harus terlihat dalam tindakan sehari-hari.

Perhatian Queen juga tertuju pada potensi pariwisata Sumatera Utara, khususnya Tapanuli Utara.

Kekayaan alam, tradisi, dan budaya daerah, menurutnya, merupakan warisan berharga yang harus dijaga sekaligus diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia.

Dalam menjalankan perannya, Queen memiliki moto yang menjadi pegangan: “Setahun menjabat, selamanya menginspirasi.”

Sebuah kalimat sederhana, tetapi menyimpan makna bahwa gelar bukanlah tujuan akhir. Jabatan dan mahkota pada akhirnya akan berlalu, tetapi kebaikan dan inspirasi diharapkan tetap hidup.

Pesan sang opung pun menjadi bekal yang terus diingatnya: senantiasa mengingat Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.

“Selalu ingat Tuhan, apa pun perjalanan dan hasilnya. Setiap melangkah, serahkan diri kepada Tuhan,” demikian pesan sang opung kepada Queen.

Sang opung berharap perjalanan cucunya dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya, khususnya di Tapanuli Utara dan Sumatera Utara, agar tidak takut mengembangkan bakat dan mencoba berbagai kesempatan hingga tingkat nasional.

Menurutnya, ajang Putri Anak Indonesia bukan semata-mata tentang kemenangan, mahkota, atau gelar.

Lebih dari itu, terdapat pengalaman berharga untuk mengenal teman dari berbagai daerah, memahami keberagaman budaya, membangun kekompakan, dan menumbuhkan kepercayaan diri.

Pada akhirnya, perjalanan Queen Siregar mengajarkan satu hal: panggung nasional bukan hanya tempat untuk menunjukkan siapa yang paling menonjol, melainkan ruang bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan membawa pesan kebaikan.

Dari Berastagi, melalui perjalanan di berbagai kota hingga panggung nasional, Queen membawa lebih dari sekadar nama Sumatera Utara.

Ia membawa kebanggaan budaya, kecintaan terhadap daerah, dan sebuah pesan tentang lingkungan.

Sebab, menjadi seorang putri bukan semata-mata tentang bagaimana mahkota dikenakan, tetapi tentang bagaimana seseorang menggunakan kesempatan untuk memberi manfaat.

Mahkota boleh menjadi simbol kehormatan. Namun, kepedulian dan tindakan nyata adalah mahkota yang sesungguhnya. [Bonifasius Nurak/***]

Tags: BupatiKatoliksegarisTapanuli Utara
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

HUT ke-15 NasDem di Simalungun, Doa dan persahabatan menguatkan semangat restorasi

by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 15:21 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO – KEBERSAMAAN, persaudaraan, dan semangat perjuangan berpadu dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Partai NasDem yang digelar...

Read more
News

Pemkab Taput gelar pelatihan UMKM , dorong produk lokal tembus pasar ekspor

by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 15:04 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎PENGUATAN kualitas produk, kemasan, identitas merek, dan pemasaran digital menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya saing pelaku...

Read more
News

Andri Panggabean laporkan pimpinan jemaat GKPI ke Polres Pematangsiantar atas dugaan pencemaran nama baik

by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 12:30 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – MEWAKILI 6 anggota jemaat GKPI Immanuel Jalan Sangnaualuh, Kota Pematangsiantar, Andri Panggabean yang didampingi kuasa hukum Lolex...

Read more
Oplus_131072
News

Sutrisno Pangaribuan desak Polri ungkap dalang dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden

by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 07:41 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO – PRESIDIUM Kongres Rakyat Nasional (Kornas) sekaligus Inisiator Sumatera Connection, Sutrisno Pangaribuan, mendesak Polri mengusut tuntas dugaan penyadapan...

Read more
News

Polres Pematangsiantar perkuat pengawasan pangan untuk kendalikan inflasi

by Ingot Simangunsong
5 November 2026 | 07:28 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – POLRES Pematangsiantar berkomitmen mendukung pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui peningkatan pengawasan distribusi pangan dan...

Read more
Oplus_131072
News

Sutrisno Pangaribuan usulkan Edy Rahmayadi jadi Kepala Staf Kepresidenan

by Ingot Simangunsong
4 November 2026 | 20:05 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO – PENETAPAN Listyo Sigit Prabowo (LSP) bersama dua perwira tinggi Polri lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan...

Read more

Berita Terbaru

News

HUT ke-15 NasDem di Simalungun, Doa dan persahabatan menguatkan semangat restorasi

5 November 2026 | 15:21 WIB
News

Pemkab Taput gelar pelatihan UMKM , dorong produk lokal tembus pasar ekspor

5 November 2026 | 15:04 WIB
News

Queen Siregar, dari Berastagi ke panggung Nasional: Membawa mahkota, budaya, dan pesan kepedulian lingkungan

5 November 2026 | 14:40 WIB
News

Andri Panggabean laporkan pimpinan jemaat GKPI ke Polres Pematangsiantar atas dugaan pencemaran nama baik

5 November 2026 | 12:30 WIB
Buah Pikir

Don Dasco “Hilang” saat terjadi penghianatan Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap Presiden

5 November 2026 | 09:28 WIB
News

Sutrisno Pangaribuan desak Polri ungkap dalang dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden

5 November 2026 | 07:41 WIB
News

Polres Pematangsiantar perkuat pengawasan pangan untuk kendalikan inflasi

5 November 2026 | 07:28 WIB
News

Sutrisno Pangaribuan usulkan Edy Rahmayadi jadi Kepala Staf Kepresidenan

4 November 2026 | 20:05 WIB
News

Sutrisno Pangaribuan desak DPR gunakan hak menyatakan pendapat terkait persyaratan pendidikan Gibran

4 November 2026 | 13:04 WIB
News

Bupati Taput tinjau perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Tarutung

4 November 2026 | 07:30 WIB
News

Pemkab Taput percepat pembangunan Jogging Track Lapangan Mini Siborongborong

3 November 2026 | 09:08 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar silaturahmi ke Mako Denpom

2 November 2026 | 19:23 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus