Segaris.co
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Oplus_131072

Oplus_131072

17 siswa SDN 060870 Medan diduga keracunan MBG, Rapidin Simbolon desak investigasi tuntas

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
10 Oktober 2026 | 10:29 WIB
in News

MEDAN, SEGARIS.CO — DUGAAN keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami 17 siswa SD Negeri 060870 Kota Medan menjadi sorotan DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara.

Para siswa mengalami mual, muntah, dan sakit perut setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan di sekolah pada Jumat (9/10/2026).

Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Imelda Medan untuk mendapatkan penanganan medis.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara yang juga Anggota DPR RI Komisi XIII, Rapidin Simbolon, meminta kejadian tersebut menjadi perhatian serius penyelenggara program MBG.

Menurutnya, pemenuhan gizi bagi anak sekolah harus disertai jaminan keamanan pangan dan pengawasan yang ketat.

“Kalau sampai 17 anak mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi MBG, ini bukan persoalan yang bisa dianggap sepele. Kita harus berani mempertanyakan bagaimana makanan itu disiapkan, bagaimana kualitasnya diperiksa, dan sejauh mana pengawasan dilakukan,” kata Rapidin.

Ia mengingatkan agar program yang bertujuan meningkatkan kesehatan anak tidak justru menimbulkan risiko bagi para penerima manfaat.

Enam siswa masih dipantau

Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Sumatera Utara dilaporkan telah menutup Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan makanan tersebut.

Dari 17 siswa yang mendapatkan perawatan, 11 siswa dilaporkan telah diperbolehkan pulang dalam kondisi stabil, sedangkan enam siswa lainnya masih menjalani pemantauan.

Sementara itu, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pengujian laboratorium terhadap sampel makanan.

Rapidin meminta penanganan kasus ini tidak berhenti pada penutupan SPPG. Ia mendesak pihak berwenang mengungkap penyebab kejadian dan memastikan pertanggungjawaban apabila ditemukan kelalaian atau pelanggaran prosedur.

“Jangan sampai persoalan ini selesai hanya dengan menutup SPPG, sementara penyebabnya tidak pernah dijelaskan secara terang. Harus ada kepastian mengenai apa yang terjadi dan siapa yang bertanggung jawab jika ditemukan pelanggaran,” katanya.

Menurut Rapidin, keberhasilan program MBG tidak cukup diukur dari jumlah makanan yang disalurkan.

Kualitas bahan baku, proses pengolahan, kebersihan, penyimpanan, hingga distribusi harus mendapat pengawasan ketat.

Ia menilai, kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut sangat bergantung pada kemampuan penyelenggara menjamin keamanan makanan yang dikonsumsi siswa.

Sutrisno soroti penerapan SOP

Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, turut menyoroti pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan MBG.

Menurutnya, ketentuan mengenai keamanan pangan harus diterapkan secara nyata, bukan sekadar menjadi dokumen administratif tanpa jaminan keselamatan bagi penerima manfaat.

“Jangan hanya sibuk memastikan makanan sampai ke sekolah, tetapi lupa memastikan makanan itu aman untuk dikonsumsi. Kalau ada siswa yang jatuh sakit setelah makan, pelaksanaannya harus diperiksa secara serius,” ujar Sutrisno.

Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan kasus di SD Negeri 060870 Medan harus disampaikan secara transparan setelah investigasi selesai.

Masyarakat, lanjutnya, berhak mengetahui penyebab kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi dan penetapan tanggung jawab berdasarkan fakta diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Keselamatan anak harus arus diutamakan

DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara menegaskan bahwa keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas dalam pelaksanaan program MBG.

Menurut Rapidin dan Sutrisno, penanganan kasus di Medan tidak boleh berhenti pada perawatan korban dan penutupan SPPG. Penyebab kejadian harus diungkap, sementara tanggung jawab pihak terkait perlu ditetapkan berdasarkan hasil pemeriksaan.

Program yang menggunakan anggaran negara dan menyasar kebutuhan dasar masyarakat tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Keberhasilannya bukan semata-mata ditentukan oleh banyaknya makanan yang dibagikan, melainkan juga oleh mutu, keamanan, dan manfaat yang benar-benar dirasakan anak-anak. [Red/***]

Tags: MBGMedanSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
News

Thomas  SMT Situmorang: “Sudah saatnya Golkar Siantar ganti pimpinan, Daud Simanjuntak figur tepat”

by Ingot Simangunsong
10 Oktober 2026 | 11:40 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- PENGHARAPAN Ir Daud Simanjuntak MM, akan memimpin Partai Golkar Kota Pematangsiantar dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) XI...

Read more
News

‎Perkuat integritas dunia pendidikan, Bupati Taput hadiri peluncuran Program “Jaksa Sahabat Pendidik”

by Ingot Simangunsong
10 Oktober 2026 | 09:18 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎ BUPATI Tapanuli Utara (Taput) Jonius TP Hutabarat  bersama Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara Naungan Harahap mengikuti...

Read more
News

‎Dorong SDM unggul dan ekonomi desa, Pemkab Taput dampingi Menteri Koperasi di UNITA

by Ingot Simangunsong
10 Oktober 2026 | 06:37 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎ WAKIL BUPATI Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan mendampingi Menteri Koperasi Ferry Juliantono memberikan Kuliah Umum di...

Read more
News

Sinode Godang ke-68 HKBP, Bupati Taput: “Pemerintah dan gereja dapat terus memperkuat kolaborasi”

by Ingot Simangunsong
10 Oktober 2026 | 06:25 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- BUPATI Tapanuli Utara (Taput), Jonius TP Hutabarat menghadiri pembukaan Sinode Godang ke-68 Huria Kristen Batak Protestan...

Read more
Oplus_131072
News

Daud Simanjuntak diharapkan pimpin Partai Golkar Pematangsiantar hasil Musda XI

by Ingot Simangunsong
8 Oktober 2026 | 18:33 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- WARGA Siantar -- khusus yang berada di Daerah Pemilihan 2 (Kecamatan Siantar Martoba - Kecamatan Siantar Sitalasari)...

Read more
News

PT KINRA perkuat sinergi investasi di KEK Sei Mangkei lewat coffee morning

by Ingot Simangunsong
8 Oktober 2026 | 09:35 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO — PT Kawasan Industri Nusantara (PT KINRA) memperkuat komunikasi, koordinasi, sinergi, dan kolaborasi dengan para pelaku usaha serta...

Read more
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus