Segaris.co
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home KESEHATAN

Berawal dari perjuangan mengobati anak,  Helleria Barasa merintis bisnis MCI One More

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
18 Oktober 2026 | 23:21 WIB
in KESEHATAN

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO — HELLERIA Barasa, S.S., M.M., guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai mengenal bisnis MCI One More ketika berupaya membiayai pengobatan putranya, Johel Frans Valentino Manalu, yang memiliki riwayat kejang hingga tiga kali.

Perjuangan mengobati anak

Johel menjalani pemeriksaan dan pengobatan rutin setiap bulan di dokter spesialis anak di Pematangsiantar.

Pada 2018, keluarga Helleria mengalami kecelakaan yang menyebabkan trauma bagi suaminya, kerusakan mobil, dan kerugian finansial. Kondisi itu membuat mereka kesulitan melanjutkan pengobatan.

Helleria mengatakan berbagai kebutuhan keluarga dan biaya pengobatan menguras keuangan, hingga surat keputusan (SK) miliknya sempat tergadai.

Dalam situasi tersebut, temannya, Mery Beata Sihombing, memperkenalkan produk MCI.

Helleria kemudian mencoba sejumlah produk, termasuk Bio Glass, pendant, dan bracelet yang dipasarkan dengan klaim terkait radiasi.

“Pada saat itu, saya berpikir tidak boleh hanya berdiam diri. Saya harus berusaha mencari jalan keluar demi anak saya,” katanya.

Setelah sekitar tiga bulan berupaya memulihkan kondisi keluarga, suaminya kembali mengemudikan mobil dan mereka membawa Johel menjalani pemeriksaan.

Helleria menyebut hasil pemeriksaan EEG saat itu menunjukkan kondisi yang baik.

Namun, pengalaman tersebut merupakan kisah pribadi keluarga. Penilaian kondisi kesehatan tetap harus mengacu pada pemeriksaan dan penjelasan tenaga medis.

Menjual cincin pernikahan untuk modal

Sebagai guru di SMAN 2 Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Helleria menghadapi keterbatasan modal ketika mulai merintis usaha. Ia mengaku menjual cincin pernikahannya untuk membeli satu paket produk MCI.

“Waktu itu, kondisi keuangan saya benar-benar sulit. Saya menjual cincin pernikahan untuk membeli satu paket produk MCI,” ujarnya.

Menurut Helleria, keputusan tersebut diambil untuk memperoleh penghasilan tambahan dan membantu memulihkan ekonomi keluarga.

Ia kemudian mempelajari sistem pemasaran serta peluang usaha yang ditawarkan MCI.

Ia mengatakan penghasilan diperoleh melalui penjualan produk dan pembelian ulang oleh pelanggan.

Produk yang dipasarkan

Helleria, yang berasal dari Parlilitan, Sumatera Utara, memasarkan berbagai produk MCI, antara lain Bio Glass, produk perawatan kecantikan, patch, pendant, dan bracelet.

Ia berupaya menjelaskan jenis, cara penggunaan, serta keterangan produk kepada calon pelanggan.

Untuk produk yang dikaitkan dengan kesehatan atau perlindungan terhadap radiasi, masyarakat perlu memeriksa bukti ilmiah, izin edar, dan informasi resmi dari pihak berwenang.

Klaim pemasaran tidak otomatis membuktikan manfaat medis suatu produk.

Membangun kepercayaan pelanggan

Helleria menghadapi persaingan usaha dengan membangun relasi dan menjaga komunikasi dengan pelanggan.

Ia memasarkan produk melalui jalur keanggotaan resmi serta media digital.

“Saya berusaha membangun komunikasi dengan masyarakat dan menceritakan pengalaman saya selama mengenal produk MCI. Bagi saya, seorang pebisnis harus berani memperkenalkan produknya, membangun relasi, dan menjaga komunikasi dengan calon pelanggan,” tuturnya.

Helleria menyebut bisnis tersebut turut mengubah kondisi ekonomi keluarganya.

Ia mengaku telah memiliki mobil, rumah, dan aset lainnya. Meski demikian, ia tetap berupaya mengembangkan jaringan pemasaran.

Membagi waktu sebagai guru dan pelaku usaha

Sebagai ASN dan guru, Helleria menempatkan tugas sekolah sebagai prioritas selama jam kerja. Kegiatan usaha dilakukan setelah kewajiban mengajar selesai.

“Saya berusaha memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Selama berada di sekolah, saya tetap fokus menjalankan tugas sebagai guru. Setelah pekerjaan selesai, barulah saya menjalankan bisnis,” jelasnya.

Ia memanfaatkan media sosial untuk menawarkan produk, termasuk melalui siaran langsung.

Menurutnya, kegiatan usaha harus dikelola agar tidak mengganggu tanggung jawab sebagai pendidik.

Dukungan keluarga

Helleria melibatkan suami dan anggota keluarga dalam sejumlah kegiatan pemasaran.

Suaminya, Belsonas Manalu, juga membantu mengantar dan mendampingi aktivitas usaha karena Helleria belum dapat mengemudikan kendaraan sendiri.

“Bagi saya, menjalankan bisnis harus dengan perasaan senang. Kami bisa bepergian bersama, menikmati kebersamaan, sekaligus menjalankan usaha,” katanya.

Perjalanan ke luar negeri

Helleria menyebut pernah mengikuti perjalanan ke Korea, Hong Kong, Vietnam, dan Bangkok, termasuk perjalanan menggunakan kapal pesiar bersama keluarganya.

Menurutnya, perjalanan tersebut merupakan bagian dari program MCI bagi peserta yang memenuhi ketentuan perusahaan.

Ia menilai pengalaman itu menjadi salah satu hal yang mendorongnya melanjutkan usaha.

Pesan kepada orang tua

Helleria mengimbau orang tua mendampingi anak dalam menggunakan teknologi digital.

Menurutnya, penggunaan gawai perlu disertai komunikasi dan edukasi agar dilakukan secara bertanggung jawab.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mencari informasi yang memadai sebelum menggunakan produk tertentu.

“Saya berharap para orang tua lebih memperhatikan penggunaan gawai oleh anak-anak. Teknologi perlu dimanfaatkan secara bijak dengan pendampingan yang baik. Untuk setiap produk yang akan digunakan, masyarakat juga perlu mencari informasi yang benar agar dapat mengambil keputusan secara tepat,” ujarnya.

Perjalanan Helleria menunjukkan upayanya membangun penghasilan tambahan sambil tetap menjalankan profesi sebagai guru.

Dukungan keluarga, pengelolaan waktu, dan kehati-hatian dalam memilih produk menjadi bagian dari pengalamannya. [Bonifasius Nurak/***]

Tags: ASNKesehatanSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

KESEHATAN

Cegah Stunting demi Generasi Emas 2045, Bupati Taput buka Baksos Kesehatan Gigi dan Mulut

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 22:04 WIB
0

‎TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- BUPATI Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat, buka Baksos (Bakti Sosial) kesehatan gigi dan mulut di Gedung...

Read more
KESEHATAN

Rumkit Bhayangkara Polda Aceh raih tiga penghargaan sekaligus atas kinerja keuangan dan pelayanan publik

by Ingot Simangunsong
30 Oktober 2025 | 19:44 WIB
0

BANDA ACEH — SEGARIS.CO -- RUMAH Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Polda Aceh kembali mencatat prestasi gemilang dengan menyabet tiga...

Read more
KESEHATAN

Wabup Samosir hadiri Rakor Nasional percepatan eliminasi TBC di Jakarta

by Ingot Simangunsong
27 Agustus 2025 | 09:57 WIB
0

JAKARTA – SEGARIS.CO -- Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menghadiri Rapat Koordinasi...

Read more
KESEHATAN

Penyakit Moyamoya: kabut di pembuluh otak

by Ingot Simangunsong
27 Mei 2025 | 03:09 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO -- PENYAKIT Moyamoya adalah gangguan langka pada pembuluh darah di otak. Nama "moyamoya" berasal dari bahasa Jepang...

Read more
KESEHATAN

Agnodike simbol perjuangan perempuan dalam dunia medis

by Ingot Simangunsong
31 Maret 2025 | 19:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong BIDAN pertama di dunia tidak diketahui secara pasti karena praktik kebidanan sudah ada sejak zaman kuno,...

Read more
KESEHATAN

Gedung baru Puskesmas Buhit diresmikan, Bupati Samosir: “Pelayanan harus seindah bangunannya”

by Ingot Simangunsong
31 Januari 2025 | 16:35 WIB
0

SAMOSIR – SEGARIS.CO -- Pemerintah Kabupaten Samosir terus berkomitmen meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Upaya ini diwujudkan...

Read more
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus