Segaris.co
Sabtu, 29 November 2025
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Aplikasi “JAGA DESA” resmi diperkenalkan, kepala desa diminta transparan

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
24 Maret 2025 | 19:11 WIB
in News
ADVERTISEMENT

SAMOSIR – SEGARIS.CO — Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir resmi meluncurkan aplikasi berbasis web “JAGA DESA” (Jaksa Garda Desa) pada Senin (24/03/2025) di Aula AE. Manihuruk, Desa Lumban Suhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan.

Peluncuran ini dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Samosir, Karya Graham Hutagaol, didampingi Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, dan Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon.

Sikap tertutup Inspektorat Samosir dalam indikasi penyalahgunaan dana BOS SMP Negeri 1 Sianjur Mulamula menuai kritik

Meningkatkan akuntabilitas dana desa

Aplikasi “JAGA DESA” merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kejaksaan RI dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Program ini bertujuan untuk mengawasi pengelolaan serta penyaluran dana desa agar lebih transparan dan akuntabel.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menekankan pentingnya aplikasi ini dalam mencegah penyalahgunaan dana desa.

Ia berharap aplikasi ini dapat menjadi alat strategis bagi kepala desa dalam memastikan dana yang dikelola benar-benar dimanfaatkan untuk pembangunan desa secara optimal.

“Kepala desa sebagai pemimpin di tingkat desa harus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa. Mereka juga perlu memahami serta menjalankan regulasi yang ada agar dana desa tepat sasaran,” ujar Ariston.

Ariston juga menyoroti perbedaan karakteristik desa dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) di setiap wilayah.

Ia menilai, dengan adanya aplikasi ini, kepala desa akan mendapatkan pendampingan dalam perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa.

“Dengan adanya pengawalan dari kejaksaan, kami berharap kepala desa dapat menjalankan tugasnya dengan lebih nyaman dan aman,” tambahnya.

Dukungan legislatif dan APDESI

Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon, mengapresiasi inisiatif ini.

Menurutnya, program JAGA DESA merupakan langkah maju dalam mendorong pengelolaan dana desa yang lebih baik.

“Program ini sangat luar biasa. Diharapkan seluruh kepala desa dapat mengimplementasikan pengelolaan dana desa sesuai dengan APBDes 2025 dengan lebih baik,” kata Nasip.

Ia juga mengingatkan kepala desa agar memprioritaskan program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

Sementara itu, Ketua APDESI Kabupaten Samosir, Raja Sondang Simarmata, menilai aplikasi ini sebagai bentuk kemitraan antara pemerintah desa dan Kejaksaan.

Dengan adanya pengawasan ini, kepala desa dapat bekerja lebih tenang tanpa khawatir melakukan kesalahan administrasi.

Aplikasi untuk transparansi dan pencegahan korupsi

Kajari Samosir, Karya Graham Hutagaol, menjelaskan bahwa aplikasi JAGA DESA merupakan bagian dari program unggulan pemerintah dalam mendukung pembangunan desa.

Program ini sejalan dengan visi pembangunan nasional yang menitikberatkan pada penguatan desa sebagai fondasi utama ekonomi negara.

“Pembangunan desa adalah kunci utama dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Membangun desa berarti membangun Indonesia,” katanya.

Hutagaol menjelaskan bahwa JAGA DESA merupakan sistem pelaporan berbasis aplikasi yang memungkinkan kejaksaan merespons cepat berbagai kendala dan permasalahan hukum di desa.

Aplikasi ini dirancang untuk memastikan pengelolaan dana desa berjalan sesuai aturan, mencegah kebocoran anggaran, serta meningkatkan pemahaman aparatur desa dalam mempertanggungjawabkan keuangan desa.

Jaksa Agung RI, kata Hutagaol, menekankan bahwa kejaksaan harus hadir untuk mengasistensi program pemberdayaan ekonomi desa, terutama karena masih banyak aparatur desa yang belum sepenuhnya memahami tata kelola keuangan negara.

“Melalui aplikasi ini, kami dapat memantau dan mengawasi penggunaan dana desa secara real-time. Pendekatan ini lebih mengutamakan pencegahan agar aparat desa tidak tersandung kasus hukum akibat kelalaian dalam pengelolaan anggaran,” katanya. [Hatoguan Sitanggang/***]

Tags: DanaDesaSamosirsegarisSegaris.coTransparansi
ShareTweetSendShareSharePinSend
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

News

Dosen muda di Pidie sampaikan kegelisahan kepada Kapolda Aceh soal keluarga terjebak banjir

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 19:38 WIB
0

PIDIE — SEGARIS.CO -- KEKHAWATIRAN mendalam menyelimuti seorang dosen muda STIKes Medika Nurul Islam (MNI) Pidie, Salbiah (28), di tengah...

Read more
News

2,5 ton bantuan logistik Mabes Polri tiba di Aceh, siap didistribusikan ke wilayah terdampak

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 19:26 WIB
0

ACEH BESAR – SEGARIS.CO -- BANTUAN logistik dan Ransum Operasi Nusantara (RON) seberat 2,5 ton dari Markas Besar Polri tiba...

Read more
News

APBD Samosir 2026 disahkan, tiga Ranperda ditetapkan dalam paripurna

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 18:48 WIB
0

SAMOSIR -- SEGARIS.CO -- RAPAT PARIPURNA Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Samosir Tahun Anggaran...

Read more
News

Polda Aceh dirikan dapur umum untuk warga terdampak bencana

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 15:36 WIB
0

BANDA ACEH -- SEGARIS.CO -- POLDA Aceh bersama polres jajaran terus memperkuat dukungan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor...

Read more
News

Camat Simanindo mangkir dari mediasi, Pelapor siapkan langkah hukum lanjutan

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 15:21 WIB
0

SAMOSIR -- SEGARIS.CO -- CAMAT Simanindo, Hans Sidabutar, tidak memenuhi undangan mediasi yang dijadwalkan Polres Samosir pada Jumat (29/11), terkait...

Read more
News

Pasokan terhambat, harga bahan pokok di Banda Aceh melonjak

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 09:58 WIB
0

BANDA ACEH — SEGARIS.CO -- SEJUMLAH harga bahan pokok di Banda Aceh mengalami kenaikan signifikan akibat terganggunya distribusi setelah bencana...

Read more

Berita Terbaru

News

Dosen muda di Pidie sampaikan kegelisahan kepada Kapolda Aceh soal keluarga terjebak banjir

29 November 2025 | 19:38 WIB
News

2,5 ton bantuan logistik Mabes Polri tiba di Aceh, siap didistribusikan ke wilayah terdampak

29 November 2025 | 19:26 WIB
News

APBD Samosir 2026 disahkan, tiga Ranperda ditetapkan dalam paripurna

29 November 2025 | 18:48 WIB
Buah Pikir

Belajar mencintai Palestina di PDI Perjuangan, Ara wujudkan cinta melalui Panitia Natal Nasional 2025

29 November 2025 | 17:41 WIB
News

Polda Aceh dirikan dapur umum untuk warga terdampak bencana

29 November 2025 | 15:36 WIB
News

Camat Simanindo mangkir dari mediasi, Pelapor siapkan langkah hukum lanjutan

29 November 2025 | 15:21 WIB
News

Pasokan terhambat, harga bahan pokok di Banda Aceh melonjak

29 November 2025 | 09:58 WIB
News

Pasokan ikan laut ke Tapanuli Utara tersendat akibat longsor, warga beralih konsumsi ikan tawar

29 November 2025 | 08:39 WIB
News

Kapolda Aceh kerahkan 855 personel BKO perkuat penanganan banjir dan longsor

28 November 2025 | 20:56 WIB
News

Santri tenggelam akibat banjir di Pidie Jaya ditemukan meninggal dunia

28 November 2025 | 19:18 WIB
News

Puluhan warga Siualuompu terisolasi akibat akses jalan putus diterjang banjir

28 November 2025 | 16:44 WIB
News

Sekolah Muhammadiyah siap tampung siswa terdampak banjir di Aceh

28 November 2025 | 16:20 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita