Segaris.co
Minggu, 1 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Vladimir Putin

Vladimir Putin

Pembicaraan damai Rusia-Ukraina “menemui jalan buntu”

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
13 April 2022 | 06:17 WIB
in News

PRESIDEN Rusia, Vladimir Putin menyebutkan bahwa Kiev (Ukraina) telah kembali pada perjanjian tentatif yang dibuat antara tim negosiasi Ukraina dan Rusia di Istanbul pada akhir Maret, yang menjadikan pembicaraan damai sekarang, telah “kembali menemui jalan buntu”.

“Ukraina telah menolak untuk mengakui Krimea sebagai republik Rusia dan Donbass sebagai independen,” kata Vladimir Putin di Kosmodrom Vostochny di Timur Jauh Rusia pada hari Selasa (12/04/2022).

Vladimir Putin menekankan bahwa dua poin itu adalah topik utama yang tanpanya, tidak ada kemajuan yang dapat dicapai dalam pembicaraan damai.

Putaran negosiasi terbaru antara Moskow dan Kiev diadakan dua minggu lalu di Istanbul, Turki, di mana, menurut pihak Rusia, delegasi Ukraina menawarkan rancangan proposal tertulis pertamanya tentang cara menyelesaikan konflik.

Masih ada batu sandungan utama

Sementara kepala tim negosiasi Rusia, Vladimir Medinsky, menyatakan beberapa optimisme hati-hati setelah pembicaraan di Istanbul.

“Ukraina telah mengisyaratkan bahwa mereka siap untuk menyatakan dirinya sebagai negara netral, namun masih ada beberapa batu sandungan utama,” kata Vladimir Medinsky.

Moskow menuntut agar Kiev secara resmi mengakui Krimea sebagai bagian dari Rusia dan republik-republik di Donbass sebagai negara merdeka.

Krimea memilih untuk meninggalkan Ukraina dan bergabung kembali dengan Rusia tak lama setelah kudeta Maidan 2014 di Kiev.

Selama pembicaraan di Istanbul, delegasi Ukraina berjanji bahwa Kiev tidak akan berusaha merebut kembali republik Donbass dengan paksa, dan menyarankan untuk mengadakan negosiasi terpisah tentang status Krimea selama 15 tahun.

Namun, Kamis lalu, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengatakan Ukraina telah mengajukan proposal tertulis baru yang menyimpang dari apa yang ditawarkan selama pembicaraan langsung.

Proposal baru, menurut Sergey Lavrov, gagal menyebutkan bahwa jaminan keamanan yang ingin diperoleh Kiev dari kekuatan dunia terkemuka tidak mencakup Krimea.

Satu-satunya jalan keluar dari krisis

Sementara itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan kepada Bild Jerman pada hari Jumat bahwa Kiev masih melihat pembicaraan dengan Rusia sebagai satu-satunya jalan keluar dari krisis saat ini.

Negosiator Ukraina mengusulkan di Istanbul bahwa Ukraina menjadi negara non-blok dengan imbalan jaminan keamanan yang mengikat secara hukum.

Rusia berulang kali menyebut aspirasi Ukraina untuk bergabung dengan NATO sebagai salah satu alasan kampanye militer yang diluncurkan Moskow terhadap negara tetangga itu bulan lalu.

Para pemimpin Rusia dan Belarus bertemu di pelabuhan antariksa Rusia pada hari Selasa, memperingati ulang tahun ke-61 penerbangan luar angkasa manusia pertama oleh Yuri Gagarin.

Vladimir Putin berterima kasih kepada mitranya dari Belarusia, Alexander Lukashenko atas perannya dalam membuat negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina dimungkinkan sejak awal.

Sebelum pembicaraan Istanbul, perwakilan Rusia dan Ukraina mengadakan tiga pertemuan tatap muka di Belarus. Negosiasi dimulai pada 28 Februari di wilayah Gomel. Mereka kemudian melanjutkan pada 3 dan 7 Maret di Belovezhskaya Pushcha. Pembicaraan berlanjut dari sana melalui tautan video.

Presiden Rusia menekankan bahwa “sebagian besar, adalah mungkin untuk memulai dialog langsung dengan pihak Ukraina berkat upaya pribadi presiden Belarusia.”

Kepala negara Rusia menambahkan bahwa, di matanya, Belarus adalah tempat yang cocok untuk “kontak lebih lanjut” antara Moskow dan Kiev.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan kepada Sky News Kamis lalu bahwa Moskow berharap serangan militer di Ukraina akan berakhir dalam waktu dekat, mungkin “dalam beberapa hari mendatang,” baik melalui militer Rusia mencapai tujuannya atau finalisasi kesepakatan antara kedua negara. (IS/***)

Tags: BuntuDamaiJalanRusiaUkrainaVladimir Putin
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Pemko Pematangsiantar tegaskan penertiban bus di luar Terminal Tanjungpinggir

by Ingot Simangunsong
30 Januari 2026 | 11:40 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO -- WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, memimpin Rapat Optimalisasi...

Read more
News

Uang kehormatan guru PAUD SAB Pematangsiantar naik, guru sampaikan terimakasih kepada Ketua TP PKK

by Ingot Simangunsong
30 Januari 2026 | 11:32 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO -- PARA guru Pendidikan Anak Usia Dini–Sanggar Anak Balita (PAUD SAB) Kota Pematangsiantar menyambut penuh haru dan...

Read more
News

Jemaat Lingkungan Santo Yosef Tarutung lepas tugas “Pastor Pembangunan” RD Merdin M Sitanggang dengan Misa Lingkungan

by Ingot Simangunsong
28 Januari 2026 | 09:10 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO -- PASTOR Paroki Santa Maria Tarutung, RD Merdin M. Sitanggang, akan mengemban tugas baru di Paroki...

Read more
News

Horas Bangso Batak tegas tolak rencana Danantara kelola PT TPL

by Ingot Simangunsong
27 Januari 2026 | 17:45 WIB
0

BEKASI – SEGARIS.CO - Horas Bangso Batak (HBB) menolak dengan tegas rencana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI...

Read more
News

Tampung getah curian, aktivitas seorang warga rsahkan masyarakat Dolokmaraja

by Ingot Simangunsong
27 Januari 2026 | 13:38 WIB
0

SIMALUNGUN -- SEGARIS.CO -- Seorang warga Gang Seremoni, Bah Apal, Nagori Dolokmaraja, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Mansah (55), diduga...

Read more
News

Pangdam I/Bukit Barisan tinjau jembatan Bailey di Kabupaten Langkat

by Ingot Simangunsong
27 Januari 2026 | 10:07 WIB
0

LANGKAT -- SEGARIS.CO --  PANGLIMA Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariks, meninjau jembatan Bailey yang telah...

Read more

Berita Terbaru

News

Pemko Pematangsiantar tegaskan penertiban bus di luar Terminal Tanjungpinggir

30 Januari 2026 | 11:40 WIB
News

Uang kehormatan guru PAUD SAB Pematangsiantar naik, guru sampaikan terimakasih kepada Ketua TP PKK

30 Januari 2026 | 11:32 WIB
News

Jemaat Lingkungan Santo Yosef Tarutung lepas tugas “Pastor Pembangunan” RD Merdin M Sitanggang dengan Misa Lingkungan

28 Januari 2026 | 09:10 WIB
News

Horas Bangso Batak tegas tolak rencana Danantara kelola PT TPL

27 Januari 2026 | 17:45 WIB
News

Tampung getah curian, aktivitas seorang warga rsahkan masyarakat Dolokmaraja

27 Januari 2026 | 13:38 WIB
News

Pangdam I/Bukit Barisan tinjau jembatan Bailey di Kabupaten Langkat

27 Januari 2026 | 10:07 WIB
News

Bupati Tapanuli Utara serahkan santunan kepada 23 ahli waris korban bencana hidrometeorologi

25 Januari 2026 | 07:15 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara dukung dan apresiasi launching Bimbel Intensif SMAN 1 Pangaribuan

24 Januari 2026 | 09:43 WIB
Buah Pikir

Kadis Pendidikan sebaiknya memiliki skill ganda

24 Januari 2026 | 06:49 WIB
News

Wakil Bupati Taput: Kepala sekolah harus disiplin dan profesional

23 Januari 2026 | 06:57 WIB
News

Asyik nyabu di rumah kosong, warga Deliserdang diamankan Polres Simalungun

22 Januari 2026 | 10:46 WIB
News

Klinik GPA Tarutung berikan layanan kesehatan gratis bagi korban banjir dan longsor di Adiankoting

22 Januari 2026 | 06:06 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita