Segaris.co
Jumat, 4 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

ADA perusahaan farmasi produksi obat tercemar, INI PENJELASAN Komisi E DPRD Sumut

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
26 Oktober 2022 | 13:11 WIB
in News

KOMISI E DPRD Sumut melakukan kunjungan ke Balai Besar Pengawasan Obat dan Makan Kota Medan, Selasa (25/10/2022).

Kunjungan ini dilakukan karena banyaknya jumlah korban pada anak yang terkena penyakit Gagal Ginjal Akut Pada Anak (GGAPA).

Hal itu disampaikan anggota Komisi E, Jonius Taripar Parsaulian Hutabarat, yang akrab disapa JTP kepada media, saat disambangi di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, seusai melakukan kunjungan tersebut.

“Tadi kita bersama rekan-rekan Komisi E melakukan kunjungan, bukan sidak, ke Balai Besar POM Medan terkait viralnya saat ini GGAPA yang diakibatkan adanya obat-obatan sirup untuk anak yang mengandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG),” terang JTP.

Baca juga :

Program SITIUR, pemberdayaan masyarakat dan kebangkitan usaha rumahan KAMPUNG TEMATIK

EG dan DEG  itu, sambung JTP, dicampur empat bahan tambahan yaitu Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, dan Gliserin atau Gliserol. Tapi dalam prosesnya terjadi cemaran. Itu keterangan yang disampaikan oleh Balai Besar POM Medan.

“Tapi kami tidak melihat itu. Kami melihat upaya-upaya mereka untuk mengatasi kondisi dimana sekarang ini dimana-mana masyarakat pusing dan panik karena takut menggunakan obat-obat yang menggunkan sirup. Karena paracetamol itu kan larut dengan menggunakan Propilen Glikol. Jadi itu yang kita lihat sehingga masyarakat fokus dan tidak panik menghadapi situasi ini,” jelasnya.

Sekarang, imbuh mantan Kapolres Tapanuli Utara ini, pihak Balai Besar POM Medan sedang melakukan langkah-langkah dengan memasuki semua apotik yang ada, membagikan Surat Edaran kementerian terkait dengan obat-obatan yang aman untuk dikonsumsi,” kata JTP.

Dia menegaskan bahwa saat ini sudah bisa dikatakan aman untuk menggunakan paracetamol karena konsentrasi penggunaan bahannya masih diambang batas.

Baca juga :

Penyerahan 20 sapi jenis PO aspirasi Partai NasDem, Syahrul Nasution: “Ini komitmen partai meningkatkan kesejahteraan masyarakat”

Diungkap JTP, saat kunjungan tadi, ditemukan adanya satu obat yang diproduksi oleh Universal Pharmaceutical Industries yang ada di Sumatera Utara. Perusahaan farmasi ini memproduk obat dengan kandungan EG dan DEG yang cukup banyak, sehingga itu dilarang.

“Makanya kita tadi menyarankan supaya pabrik itu dikunjungi dan diperiksa. Ternyata hasil produk mereka itu masih banyak di gudangnya. Kita minta itu supaya ditarik dan dijadikan sampel untuk ditindaklanjuti. Kemudian, yang sudah beredar di tengah-tengah masyarakat, baik itu di apotik-apotik maupun distributor, kita sarankan untuk ditarik,” beber JTP.

Terkait dengan masyarakat yang saat ini masih kebingungan, JTP meminta untuk segera disampaikan kepada publik melalui media, agar menggunakan obat-obat yang sudah terdaftar dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

Baca juga :

Badan Anggaran DPRD Sumut CURHAT, ini yang disampaikan, MIRISSS!!!

JTP menegaskan bahwa Komisi E nantinya akan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat dengan semua instansi dan pihak-pihak terkait, sebagai tindak lanjut kunjungan tersebut.

“Karena di Sumatera Utara, dari data yang kita terima, sudah sembilan orang yang meninggal,” ucapnya.

JTP menguraikan bahwa sebenarnya, ketika proses pembuatan obat tersebut, pihak produsen juga meminta izin ke Balai POM. Tapi saat meminta izin itu, mereka, pihak produsen hanya menyertakan daftar bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan obat itu.

“Pada saat mereka mengajukan itu, sesuai prosedurnya mereka lakukan dan kandungan bahannya masih sama dan sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pemerintah. Tapi ketika ini diproses menjadi obat, di perjalanan terjadi degradasi, dari Propilen menjadi Etilen dan Dietilen. Ketika terbentuk Etilen dan Deietilen, ini bersifat racun,” terangnya.

Dikatakan JTP, pengawasan yang dilakukan oleh BPOM terhadap semua jenis obat dan makanan tentu dengan mengambil sampel produknya. Inilah yang perlu untuk diketahui nantinya lebih detail.

Data yang didapat dari Balai Besar POM Medan, bahwa GGAPA di Sumut awalnya terjadi pada bulan Juli 2022 dengan jumlah korban tiga orang. Agustus 2022 bertambah satu korban. Pada bulan September bertambah empat korban dan bulan Oktober menaik lagi enam korban.

Daerah di Sumut yang terdera kasus GGAPA yakni Kota Medan dengan enam kasus, dimana tiga korban meninggal dunia. Kabupaten Deli Serdang, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, dan Kota Binjai, masing-masing dengan satu kasus dan korbannya meninggal dunia. Sedangkan Kota Sibolga dengan dua kasus dan keduanya sedang dalam perawatan. (Sipa Munthe/***)

Tags: FarmasiObatTercemar
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Rapidin Simbolon pimpin penyaluran bantuan untuk pengungsi erupsi Gunung Sinabung

by Ingot Simangunsong
4 September 2026 | 08:20 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – KETUA DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, memimpin langsung penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi...

Read more
News

Saleh Partaonan Daulay: Penyaluran KUR dengan plafon Rp100 juta tak perlu agunan tambahan

by Ingot Simangunsong
4 September 2026 | 06:56 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎ BUPATI Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat, menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI yang dipimpin...

Read more
Oplus_131072
News

Kebakaran pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga pekerja vendor tewas

by Ingot Simangunsong
3 September 2026 | 18:03 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO – MUSIBAH kebakaran melanda area pabrik PT Evyap Sabun Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Nagori...

Read more
News

Jusniar Siahaan: “Penutupan Hotel Zoe’s Paradise hanya akal-akalan saja”

by Ingot Simangunsong
3 September 2026 | 17:29 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO - KETUA LBH Gerak Indonesia DPD Sumut, Jusniar Endah Siahaan SH, menyebutkan bahwa pihaknya tidak pernah menerima surat...

Read more
News

Erupsi Gunung Sinabung ganggu penerbangan Kualanamu, Bandara sempat ditutup sementara

by Ingot Simangunsong
3 September 2026 | 13:07 WIB
0

DELISERDANG, SEGARIS.CO — ERUPSI Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berdampak langsung terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu,...

Read more
Oplus_131072
News

Bukan sekadar ekonomi, CU dampingan YAPIDI cetak pemimpin perempuan dari desa

by Ingot Simangunsong
3 September 2026 | 10:01 WIB
0

SUKAMAKMUR, SEGARIS.CO — GERAKAN Credit Union (CU) terus didorong menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan sekaligus ruang pemberdayaan perempuan. Hal tersebut mengemuka...

Read more

Berita Terbaru

News

Rapidin Simbolon pimpin penyaluran bantuan untuk pengungsi erupsi Gunung Sinabung

4 September 2026 | 08:20 WIB
News

Saleh Partaonan Daulay: Penyaluran KUR dengan plafon Rp100 juta tak perlu agunan tambahan

4 September 2026 | 06:56 WIB
News

Kebakaran pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga pekerja vendor tewas

3 September 2026 | 18:03 WIB
News

Jusniar Siahaan: “Penutupan Hotel Zoe’s Paradise hanya akal-akalan saja”

3 September 2026 | 17:29 WIB
SEREMONI

Dengan akhlak Nabi, Polres Siantar wujudkan pelayanan humanis

3 September 2026 | 14:06 WIB
News

Erupsi Gunung Sinabung ganggu penerbangan Kualanamu, Bandara sempat ditutup sementara

3 September 2026 | 13:07 WIB
News

Bukan sekadar ekonomi, CU dampingan YAPIDI cetak pemimpin perempuan dari desa

3 September 2026 | 10:01 WIB
News

Gerakan Pangan Murah di Pasar Tarutung, Bupati: “Langkah konkret menekan laju inflasi”

3 September 2026 | 06:47 WIB
SEREMONI

Kejari Simalungun gelar upacara Harlah ke-81 Kejaksaan RI 

2 September 2026 | 16:17 WIB
SEREMONI

Polres Pematangsiantar beri kejutan Harlah ke-81 Kejaksaan 

2 September 2026 | 16:03 WIB
News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

2 September 2026 | 14:04 WIB
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

2 September 2026 | 13:25 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus