
TOBA — SEGARIS.CO — POMPARAN Ompu Tuan Situmorang se-Kecamatan Laguboti mengikuti sosialisasi dan demonstrasi “Scalar Faraday Cage Body Protector” dalam rangkaian acara Syukuran Natal dan Bona Taon 2026 yang digelar di Laguboti, Kabupaten Toba, Sabtu (17/01/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukatif PSSAB (Parsadaan Situmorang Sipitu Ama Boru Bere Ibebere) Laguboti dalam memperkaya wawasan dan perlindungan keluarga di tengah tantangan zaman.
PSSAB merupakan organisasi masyarakat adat Batak Toba yang aktif menghidupi persekutuan doa (partangiangan), arisan, serta pelestarian tradisi budaya dalam suka dan duka—mulai dari pesta pernikahan, menyambut kelahiran, hingga kegiatan sosial saat kematian dan sakit.
Setiap tahun, PSSAB Kecamatan Laguboti menyelenggarakan Natal dan Bona Taon dengan tema dan kegiatan yang beragam.

Pada kurun 2023–2025, kegiatan Bona Taon diisi dengan Pendidikan Penguatan Karakter Pancasila (PPKP) bagi anak dan remaja Pomparan Ompu Tuan Situmorang.
Materi disampaikan melalui khotbah dan sesi permainan oleh Bvr. Theresnaria Yuliatur Situmorang, S.Psi., M.Psi., yang sehari-hari melayani di Sekolah Tinggi Bibelvrouw (STB) HKBP. Tahun 2024, PSSAB Laguboti juga menggelar lomba menyanyi, lomba marumpasa (peribahasa), serta program menabung sepanjang tahun bagi anak dan remaja.
Sementara pada 2025, PSSAB memberikan ruang kepada LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Kabupaten Toba untuk menyosialisasikan pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak.
Memasuki Bona Taon 2026, PSSAB Laguboti melengkapi gagasan kreatifnya dengan menghadirkan sosialisasi teknologi pengembangan scalar.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ir. Bambang S.P.A. yang memaparkan sekaligus mendemonstrasikan manfaat “Scalar Faraday Cage Body Protector.”
Sosialisasi tersebut disaksikan oleh Badan Pengurus Harian (BPH), panitia, serta 53 kepala keluarga anggota PSSAB Laguboti.
Turut hadir Ketua LPA Kabupaten Toba Apt. Moriana Hutabarat, Dra., Wakil Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak LPA Toba St. Drs. Samsir Simanjuntak, serta Ketua Yayasan Hadassah Pardamean Indonesia, Bvr. Theresnaria Yuliatur Situmorang, S.Psi., M.Psi.
Usai demonstrasi, BPH bersama panitia menyerahkan cenderamata berupa ulos kepada dua pasangan suami-istri teladan di Kabupaten Toba, yakni Keluarga Dr. Ir. Bambang S.P.A. (76 tahun) dan Keluarga St. Drs. Samsir Parlindungan Simanjuntak (70 tahun).
Kedua keluarga tersebut dipilih karena dinilai konsisten memberi teladan hidup yang mengandalkan pengajaran iman di tengah keluarga, sejalan dengan tema “Natal dan Bona Taon yang diangkat dari Kitab Ulangan 6:4–7.”
Ketua BPH PSSAB Laguboti, Ama Risa Siringoringo, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas kehidupan anak-anak PSSAB Laguboti yang rukun bersaudara dan bersahabat.
Ia menegaskan bahwa hingga kini tidak ditemukan kasus penyalahgunaan narkoba, pelecehan seksual, maupun penyimpangan perilaku lainnya di kalangan generasi muda PSSAB Laguboti.
Bersama Ketua Panitia Bona Taon 2026, Ama Kanara Situmorang, Ama Risa juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua dan seluruh pengurus LPA Kabupaten Toba serta Yayasan Hadassah Pardamean Indonesia yang terus mengawal tumbuh kembang anak-anak PSSAB Laguboti melalui edukasi kerohanian dan pengetahuan perlindungan diri.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Dr. Ir. Bambang S.P.A., alumnus ITB angkatan 1969, beserta keluarga atas dedikasi pengembangan keilmuannya dalam pemanfaatan “Scalar Faraday Cage Body Protector” sebagai upaya perlindungan keluarga besar PSSAB Laguboti dari potensi bahaya radiasi elektromagnetik di lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan Natal dan Bona Taon 2026 PSSAB Laguboti pun berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh sukacita, sekaligus menegaskan komitmen komunitas adat ini dalam membangun keluarga yang beriman, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. [Rel/***]






