TAPANULI TENGAH — SEGARIS.CO — PENGURUS Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Parsadaan Situmorang Sipitu Ama Boru Bere Ibebere se-Indonesia (PSSAB) menyalurkan bantuan donasi kepada pomparan Situmorang yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.
Total donasi yang diserahkan sebesar Rp150 juta, dengan rincian Rp85 juta untuk Sibolga dan Rp65 juta untuk Tapanuli Tengah.
Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang diinisiasi oleh Ketua Umum DPP PSSAB Sudung Situmorang bersama Sekretaris Umum Alamson Situmorang sebagai wujud solidaritas dan kebersamaan pomparan Situmorang se-Indonesia atas musibah bencana dahsyat yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Meski bencana tersebut menelan banyak korban jiwa, pomparan PSSAB di Sibolga dan Tapanuli Tengah bersyukur karena tidak terdapat korban meninggal dunia dari keluarga besar Situmorang.
Sebagai ungkapan rasa syukur, PSSAB Sibolga dan Tapanuli Tengah menggelar acara syukuran yang dirangkaikan dengan penyerahan donasi secara simbolis di Aula Ina HKBP Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (16/1/2026).
Acara tersebut dihadiri pengurus DPP PSSAB yang diwakili Ketua DPW PSSAB Wilayah IV Tapanuli Raya, Dr. Marudut Situmorang, bersama para penasehat Martua Situmorang dan Mual Situmorang, Wakil Ketua Marhite Rumapea, Bendahara sekaligus Ketua DPC PSSAB Tapanuli Utara Idahman Situmorang, Humas Alfonso Situmorang, serta Sekretaris DPC Taput Daniel Siringoringo.
Ratusan pomparan PSSAB dari Sibolga dan Tapanuli Tengah tampak hadir dan mengikuti doa bersama lintas denominasi agama Kristen dan Islam, mencerminkan semangat persaudaraan dan kebersamaan di bawah naungan PSSAB.
Ketua DPC PSSAB Sibolga, Bona Somba Situmorang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Ketua Umum DPP PSSAB dan seluruh pomparan Situmorang di Indonesia.
“Pada 5 Januari lalu kami telah menggelar rapat dan menerima donasi melalui DPW. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pomparan Situmorang se-Indonesia. Donasi yang kami terima sebesar Rp85 juta dan telah dibahas serta dialokasikan sesuai tingkat kerusakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan diberikan kepada 25 kepala keluarga dengan kategori kerusakan berat masing-masing Rp1 juta, kerusakan ringan Rp500 ribu, serta bantuan Rp200 ribu bagi anggota PSSAB yang terdampak.
“Penyaluran bantuan dilakukan secara transparan. Saya sangat terharu, baru kali ini melihat PSSAB se-Indonesia begitu solid memberikan dukungan moril dan materil. Saya bangga menjadi bagian dari marga Situmorang,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PSSAB Tapanuli Tengah, Berto Duran Situmorang, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas perhatian pomparan Situmorang.
“Bantuan telah kami salurkan pada 11 Januari di Kecamatan Badiri, dilanjutkan 18 Januari di Pinangsori, dan 25 Januari di Pandan,” jelasnya.
Ia menegaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara terbuka dan tepat sasaran, serta sangat dirasakan manfaatnya oleh pomparan yang terdampak.
Perwakilan pomparan korban bencana, Ma Inggrid dan Marni, bersama Ketua Sektor I PSSAB Sibolga, Buhanuddin Situmorang, menyampaikan rasa bangga dan haru atas kepedulian PSSAB Indonesia.
“Kami menerima bencana ini dengan lapang dada dan berdoa agar musibah tidak terulang kembali. Kepedulian Ketua Umum dan seluruh jajaran PSSAB menambah semangat kami,” ungkap mereka.
Mewakili pengurus, Duno Situmorang dan Sabar Situmorang juga menyampaikan rasa bangga atas kekompakan PSSAB yang hadir merasakan duka pomparannya.
Ketua DPW PSSAB Wilayah IV, Dr. Marudut Situmorang, dalam sambutannya menegaskan bahwa wilayah kerjanya meliputi Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Toba.
“Kami hadir bukan sekadar mengantarkan bantuan. Bantuan ini berasal dari Tuhan, dan kita hanyalah perpanjangan tangan-Nya,” tuturnya.
Ia juga menyerukan agar seluruh pomparan Situmorang Sipitu Ama tetap bersatu dan tidak terpecah belah.
“Tidak ada dua parsadaan Situmorang, hanya satu, yaitu PSSAB. Mari kita semakin kuat dan bersama-sama membesarkan marga Situmorang di bawah organisasi PSSAB,” pungkasnya, mengakhiri sambutan dengan salam kebersamaan. [Martua Situmorang/***]






