Segaris.co
Jumat, 6 November 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home KESEHATAN

Kemenkes: Perubahan iklim picu lonjakan DBD

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
28 Juni 2024 | 08:08 WIB
in KESEHATAN

JAKARTA – SEGARIS.CO – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Imran Pambudi, mengungkapkan bahwa interval puncak peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sebelumnya terjadi setiap 10 tahun, kini semakin singkat menjadi 5 tahun bahkan 3 tahun. Hal ini disebabkan oleh perubahan cuaca yang semakin tidak menentu.

Menurut Imran, DBD pertama kali ditemukan di Indonesia pada tahun 1968, dan peningkatan kasusnya terjadi setiap 10 tahun sekali, bersamaan dengan fenomena El Nino.

“Di Jakarta, interval tersebut tidak berlaku, karena setiap tahun selalu ada kasus demam berdarah. Ini yang perlu kita waspadai,” ujar Imran dalam acara ASEAN Dengue Day 2024 yang disiarkan di Jakarta, Kamis (27/06/2024).

4 meninggal terbakar, polisi masih menyelidiki

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa puncak musim kemarau terjadi pada bulan Juli dan Agustus.

Oleh karena itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena nyamuk Aedes aegypti yang menyebarkan penyakit DBD menggigit 2,5 kali lebih sering saat suhu meningkat.

“Kami khawatir dengan pola hujan seperti di Batam saat ini, di mana hujan deras terjadi sebentar pada pagi hari, kemudian tidak ada hujan selama tiga hari hingga seminggu. Genangan air ini menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” jelas Imran.

Ia menambahkan bahwa perubahan iklim tidak dapat dicegah, namun yang terpenting adalah bagaimana menghadapinya.

“Setiap kali ada puncak kasus, intervensi dilakukan sehingga kasus menurun. Namun, kasus kembali naik, yang menunjukkan bahwa cara intervensi yang lama tidak lagi optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya inovatif dalam mengatasi DBD,” terang Imran.

Selain upaya pemberantasan nyamuk, menurut Imran, pemerintah daerah juga perlu melakukan evaluasi terhadap ketepatan, frekuensi, dan sasaran aktivitasnya, serta seberapa bersih tempat dari jentik nyamuk untuk memastikan efektivitas upaya-upaya tersebut. [RE/***]

Tags: DBDJakartaNyamuksegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

KESEHATAN

Berawal dari perjuangan mengobati anak,  Helleria Barasa merintis bisnis MCI One More

by Ingot Simangunsong
18 Oktober 2026 | 23:21 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- HELLERIA Barasa, S.S., M.M., guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai mengenal bisnis MCI One More...

Read more
KESEHATAN

Cegah Stunting demi Generasi Emas 2045, Bupati Taput buka Baksos Kesehatan Gigi dan Mulut

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 22:04 WIB
0

‎TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- BUPATI Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat, buka Baksos (Bakti Sosial) kesehatan gigi dan mulut di Gedung...

Read more
KESEHATAN

Rumkit Bhayangkara Polda Aceh raih tiga penghargaan sekaligus atas kinerja keuangan dan pelayanan publik

by Ingot Simangunsong
30 Oktober 2025 | 19:44 WIB
0

BANDA ACEH — SEGARIS.CO -- RUMAH Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Polda Aceh kembali mencatat prestasi gemilang dengan menyabet tiga...

Read more
KESEHATAN

Wabup Samosir hadiri Rakor Nasional percepatan eliminasi TBC di Jakarta

by Ingot Simangunsong
27 Agustus 2025 | 09:57 WIB
0

JAKARTA – SEGARIS.CO -- Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menghadiri Rapat Koordinasi...

Read more
KESEHATAN

Penyakit Moyamoya: kabut di pembuluh otak

by Ingot Simangunsong
27 Mei 2025 | 03:09 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO -- PENYAKIT Moyamoya adalah gangguan langka pada pembuluh darah di otak. Nama "moyamoya" berasal dari bahasa Jepang...

Read more
KESEHATAN

Agnodike simbol perjuangan perempuan dalam dunia medis

by Ingot Simangunsong
31 Maret 2025 | 19:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong BIDAN pertama di dunia tidak diketahui secara pasti karena praktik kebidanan sudah ada sejak zaman kuno,...

Read more

Berita Terbaru

News

HUT ke-15 NasDem di Simalungun, Doa dan persahabatan menguatkan semangat restorasi

5 November 2026 | 15:21 WIB
News

Pemkab Taput gelar pelatihan UMKM , dorong produk lokal tembus pasar ekspor

5 November 2026 | 15:04 WIB
News

Queen Siregar, dari Berastagi ke panggung Nasional: Membawa mahkota, budaya, dan pesan kepedulian lingkungan

5 November 2026 | 14:40 WIB
News

Andri Panggabean laporkan pimpinan jemaat GKPI ke Polres Pematangsiantar atas dugaan pencemaran nama baik

5 November 2026 | 12:30 WIB
Buah Pikir

Don Dasco “Hilang” saat terjadi penghianatan Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap Presiden

5 November 2026 | 09:28 WIB
News

Sutrisno Pangaribuan desak Polri ungkap dalang dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden

5 November 2026 | 07:41 WIB
News

Polres Pematangsiantar perkuat pengawasan pangan untuk kendalikan inflasi

5 November 2026 | 07:28 WIB
News

Sutrisno Pangaribuan usulkan Edy Rahmayadi jadi Kepala Staf Kepresidenan

4 November 2026 | 20:05 WIB
News

Sutrisno Pangaribuan desak DPR gunakan hak menyatakan pendapat terkait persyaratan pendidikan Gibran

4 November 2026 | 13:04 WIB
News

Bupati Taput tinjau perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Tarutung

4 November 2026 | 07:30 WIB
News

Pemkab Taput percepat pembangunan Jogging Track Lapangan Mini Siborongborong

3 November 2026 | 09:08 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar silaturahmi ke Mako Denpom

2 November 2026 | 19:23 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus