LANGKAT — SEGARIS.CO — RIBUAN warga Kabupaten Langkat tampak antusias menghadiri kegiatan tausiyah yang disampaikan oleh ustad kondang Das’ad Latif di Alun-Alun T. Amir Hamzah, Stabat, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan keagamaan ini turut dihadiri Bupati Langkat H. Syah Afandin, dan digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 yang jatuh pada 17 Januari 2026, sekaligus bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah.
Sejak sore hari, Alun-Alun T. Amir Hamzah dipadati warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Langkat. Antusiasme masyarakat terlihat jelas hingga pelaksanaan tausiyah, mencerminkan semangat kebersamaan dan religiusitas dalam menyambut hari jadi daerah.
Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan dua momentum penting, yakni peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
“Alhamdulillah, kegiatan sore ini memiliki dua momen penting yang bersamaan, yaitu menyambut Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 dan peringatan Isra Mi’raj 27 Rajab 1447 Hijriah. Insya Allah, ini merupakan keberkahan dari Allah SWT bagi kita semua,” ujar Bupati.
Syah Afandin menjelaskan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat tahun ini dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk keprihatinan atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah, baik di Provinsi Sumatera Utara maupun di Sumatera Barat dan Aceh.
“Tahun ini kita hanya menggelar satu kegiatan saja, seperti yang kita laksanakan sore ini. Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama Forkopimda sebagai bentuk empati dan keprihatinan terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” jelasnya.
Bupati menegaskan bahwa bencana bukanlah tanda kebencian Allah SWT kepada umat-Nya, melainkan peringatan agar manusia melakukan introspeksi diri.
Ia mengajak seluruh masyarakat, termasuk dirinya sebagai pemimpin daerah, untuk terus merenungkan dan memperbaiki diri dalam menjalankan amanah yang telah diberikan.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustad Das’ad Latif menyampaikan pesan-pesan keimanan dan moral kepada para jamaah.
Ia menegaskan bahwa tidak ada manusia yang terbebas dari dosa selain Nabi Muhammad SAW, sehingga setiap individu dituntut untuk senantiasa mengurangi perbuatan dosa dan memperbanyak amal kebaikan.
“Setiap kebaikan dan keburukan kita ada yang mencatat. Karena itu, selain menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya, kita juga harus saling menjaga, saling mengingatkan, dan berbuat baik kepada sesama,” tutur Ustad Das’ad.
Ia juga berpesan kepada para pemimpin daerah agar senantiasa mengabdi untuk kepentingan masyarakat serta melahirkan kebijakan dan peraturan yang benar-benar dirasakan manfaatnya dan menyentuh kebutuhan rakyat.
Kegiatan tausiyah berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, menjadi momentum refleksi spiritual bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Langkat dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276. [Sihotang/***]






